Preview Premier League
Janji Wenger dan “Kudeta” MU Dari Old Trafford?

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 29 September 2012 | 12:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Dua laga Premier League malam ini, Chelsea lawan Arsenal di Emirates Stadion dan Manchester United versus Tottenham Hotspurs di Old Trafford, menjadi topik trending dengan ragam isu spekulasi yang provokatif dan analisis yang menyesakkan di media Inggris. “Ini akhir minggu dengan suhu tinggi,” tulis Mirror, koran setengah gosip terbitan London, di rubrik sepakbolanya.

Mirror tak sendirian dalam menulis provokasi itu. Sehari sebelumnya, Sky Sport di laman portalnya juga telah mengusung kedua laga itu dalam tulisan berbau menghasut. Sky dengan sedikit nyeleneh menempatkan dua tim tamu, Chelsea dan Hotspurs sebagai tim away yang penuh masalah. Khusus untuk Chelsea Sky Sports menulis, di bawah tatapan Terry akan ada coup de ta atau kudeta, atau pun, pengambilalihan kekuasaan di puncak klasemen.

Ditulis, Chelsea kemungkinan akan turun peringkat jika MU menundukkan Spur dan Arsenal menjengkangkan The Blues.

Chelsea seperti disindir Sky memang sedang meriang ditinggal Terry, yang kemarin dihukum oleh komisi disiplin FA dan tidak boleh bermain di empat laga serta harus membayar denda 200.000 poundsterling atau Rp 3,4 milyar atas kasus rasialnya dengan Ferdinand ketika Chelsea betanding dengan Queens Park Rangers (QPR) beberapa waktu lalu.

Kudeta itu, hampir secara serempak disuarakan media Inggris, sebagai kemungkingan paling riil dengan kondisi yang menyertai masing-masing tim tamu. Arsenal yang kali ini menjadikan laganya sebagai home, tapi juga sedang fresh baik secara psikologis maupun penampilan usai menang besar di penyisihan pertandingan Piala FA dua hari lalu.

“Profesor” Wenger, begitu pelatih Arsenal asal Perancis itu selalu di sapa, sudah menemukan kesejatian permainan setelah usai hengkangnya van Persie ke “Setan Merah” yang sangat gaduh. Heboh berminggu-minggu yang menyebabkan terkurasnya enerji Arsenal atas sikap ambivalens Persie antara out atau memperpanjang kontrak. “Kami sudah melupakannya. Biarlah Persie menikmati auman Old Trafford,” ucap Arsene Wenger dengan kalem di Sky TV.

Sementara itu, Associated Press Sports dalam tulisan preview pertandingan Chelsea melawan Arsenal mengulas tentang muramnya suasana hati The Blues dalam tanding tandangnya itu. Tanpa Terry, pelatih Roberto Di Matteo terlihat gusar ketika mengakhiri latihan di Stamford Bridge kemarin. Ia tak bisa memendam rasa kecewanya terhadap hukuman yang dijatuhkan FA kepada Terry. Matteo hanya mengibaskan tangan dan menggeleng serta melangkah dari lapangan ketika wartawan masih gencar menanyakan tentang Terry.

“Ia magnet tim. Ia tempat berotasinya permainan. Saya kehilangan. Tapi tim ini bukan hanya Terry. Masih ada Lampard. Kami juga tidak harus panik ketika Drogba pergi,” kata Di Matteo dengan nada rendah, seperti biasanya ia melayani pertanyaan pers Inggris.

Dalam tulisan lainnya, Reuters Sports, yang biasanya menghindarkan kegaduhan dalam gosip jagat sepakbola liga, meminta Di Matteo untuk menenangkan Chelsea. “Pertandingan melawan Arsenal vital, tapi Matteo harus melihat kenyataan bahwa Terry memang sentra permainan. Ia pangeran yang mampu menghardik rekan-rekannya untuk menselaraskan serangan dan merentang garis bertahan menghempang laju serangan. Kita tidak tahu apa lagi yang tersisa di kepala Matteo untuk membuat tim lebih solid. Matteo memang pelatih aneh,” tulis Steward Rodgers, senior editor sepakbola Reuters Sport.

Sky Spors dalam item berita lainnya, menulis pernyataan khusus Mikel Arteta, gelandang Arsenal, tentang laga di Emirates sore nanti waktu London yang mempertemukannya kembali dengan Fernando Torres. “Ia dulu sahabat saya. Tapi saya telah melupakannya. Dulu saya sering memberi assist kepadanya dan memainkan umpan one-two di sudut gawang lawan. Kini saya harus menutup setiap gerakannya. Saya tahu dari arah mana ia bergerak,” kata Arteta.

Arteta memang sohib Torres. Sama-sama dari Spanyol. Bersahabat sejak usia junior 16 tahun. Pernah bersama di Liverpool dan bersebelahan rumah di kota pelabuhan itu. Di Chelsea mereka paduan utuh dalam melancarkan serangan. “Masa itu telah berlalu, dan saya mengabarkan kepadanya tentang semangat profesional. Lupakan,” kata Arteta ketika ditelepon Torres.

Sebagai profesional Torres tahu apa artinya. Tapi di Chelsea ia adalah tukang gebuk untuk melahirkan gol dan menyerahkan kemenangan kepada tim. “Ia seorang yang baik. Saya mendukungnya sebagai sahabat dan memisahkan antara privacy dan profesional,” kata Arteta yang menjadi skuad inti di pertandingan sore nanti.

Arsenal dalam laga prestise ini memiliki agenda untuk tetap berada di barisan puncak klasemen. “Ini pilihan,” kata Wenger tentang pertandingannya melawan Chelsea.

Kudeta MU?
Berlainan dengan laga Arsenal melawan Chelsea di Emirates, Sir Alex menatap pertandingan di Old Trafford melawan Hotspurs sebagai kesempatan untuk menduduki puncak klasemen. MU hanya tertinggal satu angka dari The Blues dalam lima pertandingan yang sudah dimainkan Premier League dari empat kali menang dan sekali kalah.

Fergie berambisi untuk melampui Chelsea di minggu ke enam ini ini dengan menaklukkan Spurs. Untuk mendukung tekadnya ini Fergie, seperti ditulis Sky Sports sudah menyelesaikan masalah pertahanan dan telah mengingat Rio Ferdinand, Evan dan Rafael untuk lebih ketat melapis serta menutup ruang sekecil apa pun untuk umpan terobosan. Jangan biarkan Bale dan Defoe masuk di garis gawang untuk melakukan wall pass bersama Dempsey. Itu sinyal yang tak baik. Matikan gerakannya.

Tidak hanya sektor pertahanan, di depan, dengan pulihnya Wayne Rooney sang pelatih sudah bisa memainkan lagi double striker, tombak kembar, dengan van Persie menghadapi Spurs. Persie didatangkan Alex ke Old Trafford tidak hanya sebagai pelapis bagi Rooney, tapi juga menempatkannya sebagai striker sejajar. “Ini impian saya,” kata pelatih gaek itu.

Rooney, yang dipanggil Waza, telah satu bulan absen dari skuad MU karena sayatan sepanjang 15 sentimeter di pahanya. Dan ketika diturunkan melawan Newcastle di babak ketika Piala Liga, Rabu lalu, ia belum menemukan performanya walau pun MU menang 2-1.

Bagi Andre Villa-Boaz, pelatih Spurs musim ini setelah di”usir” dari Stamfordd Bridge di ujung musim Premier League musim lalu, hanya mengangkat kepala dan menggeleng untuk mengusir pertanyaan “kutukan Old Trafford bagi timnya. Apa iya?” katanya bersungut kepada Rogers Smith, reporter kawakan The Telegraph yang menjadi temannya ketika masih melatih Chelsea.

Sedikit bergurau kepada Rogers ia berkata, “yang jelas saya bukan tandingan untuk beradu strategi dengan Sir Alex. Ia idola saya. Tapi pertandingan ini amat penting bagi Spur untuk masuk ke papan atas.”

Tottenham Hotspurs kini berada di peringkat delapan dengan perolahan delapan angka. “Bila kami memenangkan pertandingan di Old Trafford peringkat kami naik ke posisi empat. Ini peringkat psikologis karena bila terus bertahan akan masuk dalan zona Euro,” kata pelatih termuda dalam sejarah Premier League.

Pertandingan MU lawan Tottenham Hotspurs menurut rencana akan disiarkan MNCTV pukul 23.00 Wib atau bersamaan dengan pukul 17.30 waktu Inggris. []

Komentar