Posisi Zona Champions MU dalam Bahaya

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Februari 2015 | 12:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai ditekuk Swansea di laga pekan kedua puluh enam Premier League, Sabtu, ujung pekan lalu lalu, Manchester United mencoba untuk melupakan kekalahan menyakitkan itu dan siap berhadapan dengan laga “super” sibuk di dua pekan mendatang.

Persiapan Manchester United, seperti dirilis pada situs klub, ditujukan untuk mempertahankan posisiagar bisa finis di zona empat besar.

“Setan Merah” kini berada dalam ancaman setelah Arsenal mengudeta posisi mereka di peringkat tiga klasemen sementara, dan beruntung tim Old Trafford itu tidak tertendang dari posisi empat karena pesaing terdekatnya Southampton tumbang di St. Mary’s Stadium dari Liverpool.

Ancaman baru justru datang dari “The Reds,” yang kini berada di posisi enam, dengan jarak dua poin dari Manchester United.

Ancaman Liverpoool ini lebih nyata dibanding Southampton karena konsistensi klub Anfield lebih teruji dengan tren kemenangan beruntun.

Untuk bisa bertahan di zona Champions, United sudah a ditunggu sejumlah pertandingan relatif berat di bulan Maret.

United kini mengoleksi empat puluh tujuh poin, tertinggal satu angka di belakang Arsenal. Yang merepotkan buat mereka, posisi tim-tim di bawah mereka mulai merapat.

Ambil contoh Liverpool, yang sukses mengalahkan Southampton dua gol di St Mary’s, Minggu malam WIB. The Reds yang sebelumnya tertinggal lima angka di belakang United kini hanya tinggal berjarak dua poin.

Tak pelak, pertarungan memperebutkan posisi empat besar kini ketat. Arsenal, United, Soton, Liverpool, dan Spurs kini masing-masing hanya berselisih satu poin dengan tim di atas dan di bawah mereka.

Noel Gallagher yang menjadi pengamat di Sky Sports, memberikan komentar dan pengamatan seputar persaingan zona Champions ini.

Salah satu hal yang dibahasnya adalah kecenderungan positif Liverpool, yang ia harapkan turut menyandung Manchester United di klasemen akhir nanti.

Liverpool saat ini tengah melaju dengan empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, dengan dua di antaranya terjadi di Premier League.
“Kami menduga daya The Brodge sudah mulai pudar, tapi ia sekarang berhasil memutarbalikkan semuanya,” ceplos Noel seperti dilansir Telegraph.

“Kini mereka sudah memenangi pertandingan-pertandingan tanpa (Steven) Gerrard,” tambahnya merujuk pada fakta bahwa kapten Liverpool tersebut sudah absen di tiga laga terakhir timnya.

Dikenal sebagai suporter setia klub Manchester City, yang punya rivalitas kental dengan Manchester United, Noel pun sekaligus berharap The Reds pada akhirnya akan ikut menjadi batu sandungan buat The Red Devils dalam perebutan posisi empat besar. Apalagi Liverpool juga masih akan menjamu MU di Anfield pada 22 Maret mendatang.

Buat United, mereka punya tugas untuk tidak tersandung lagi. Namun, jadwal di bulan Maret menunjukkan bahwa mereka harus melakoni beberapa laga relatif berat

United akan menjalani laga terakhir di bulan Februari pada tanggal 28 mendatang dengan menjamu Sunderland di Old Trafford. Setelahnya, mereka akan tandang ke markas Newcastle United 05 Maret, menjamu Tottenham 15 Maret, dan tandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool 22 Maret 2015.

Sudah demikian, United masih harus menghadapi Arsenal di Old Trafford 10 Maret 2015 pada babak perempatfinal Piala FA.

Meski berat, manajer United, Louis van Gaal, mengatakan bahwa mereka bisa mengatasi tekanan. “Saya pikir, Manchester United harus bisa mengatasi tekanan di setiap pertandingan, karena ini adalah klub besar,” ujar Van Gaal di situs resmi klub.

“Manajer dan pemain harus bisa menghadapi tekanan. Itu wajar saja,” lanjut manajer asal Belanda tersebut.

Komentar