Pique Ditunggu Pulang ke Old Trafford

Penulis: Darmansyah

Rabu, 24 September 2014 | 17:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Gerard Pique, bek Bbarcelona, hampir dipastkan akan bergabung dengan Di Maria dan Radamel Falcao di Old Trafford menyusul makin gencarnya Manchester United mencari pemain bertahan untuk mengimbangi lini tengah dan depannya yang mentereng,

Manchester United punya barisan lini belakang yang relatif rapuh. ‘Setan Merah’ pun disebut butuh suntikan di lini belakang dan kini dikabarkan tengah mengincar Gerard Pique.

Kepergian Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic meninggalkan United tanpa bek berpengalaman untuk posisi bek tengah. Di posisi itu, United kini hanya memiliki Jonny Evans, Chris Smalling, Phil Jones, dan Tyler Blackett.

Masalah ini sudah dipertanyakan sejak awal musim, namun baru mulai mencuat lagi ketika United membuang keunggulan tiga satu atas Leicester City akhir pekan lalu dan akhirnya malah kalah..

Eks bintang tim nasional Belanda, Ruud Gullit, mengkritisi manajer United, Louis van Gaal, dengan menyebut manajer asal Belanda itu membangun rumah dimulai dari atap dulu, bukan fondasi.

“Ketika Anda membangun rumah, Anda memulainya dari membangun fondasi lebih dulu. Tapi, Van Gaal memulai dari membangun atap dulu.”

“Dan begitulah, mereka ambruk. Saya benar-benar tidak mengerti,” ujar Gullit seperti dilansir Daily Express.

Ini membuat United kembali dikaitkan dengan rumor untuk mendatangkan bek tengah baru. Guardian melansir sebuah rumor yang menyebut, ada kemungkinan mereka akan mendekati bek Aston Villa, Ron Vlaar.

Sementara hari ini, Rabu , 24 September 2014, BBC melansir rumor yang menyebut mereka akan menggaet Pique pada Januari.

Pique bukanlah sosok baru untuk United. Dia pernah memperkuat United dari tahun selama empat tahun, sebelum akhirnya kembali ke Barcelona dan menorehkan namanya sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia.

Tapi, belakangan Pique merasakan dampak tidak enak dari kebijakan rotasi pelatih anyar Barca, Luis Enrique. Dia harus bersaing dengan Jeremy Mathieu untuk bisa tampil sebagai starter.

Tercatat, dari empat pertandingan Barca di La Liga sejauh ini, Pique baru bermain dua kali dengan salah satunya sebagai pengganti. Ada pendapat yang menyebut, Pique tidak secepat Mathieu yang kini sudah berusia tiga puluh tahun.

Kendati demikian, baik Enrique maupun Pique sudah memberikan bantahan. Pique menyebut, dirinya bisa menerima kebijakan rotasi Enrique.

“Dia memutuskan bahwa dua pemain lain akan bermain dan bukan saya. Yang bisa saya katakan adalah saya selalu mencoba melakukan yang terbaik dan memberi yang terbaik untuk tim,” kata Pique.

Sementara untuk United, mereka kini tengah dilanda krisis bek tengah. Evans menderita cedera engkel pada akhir pekan lalu, sedangkan Jones masih belum pulih dari perawatan cedera hamstring.

Mengingat Blackett menerima kartu merah pada laga melawan Leicester, ada kemungkinan United akan memasang Smalling dan Marcos Rojo sebagai bek tengah, serta memasang Luke Shaw sebagai bek kiri.

Bos Manchester United, Louis van Gaal, tampaknya akan semakin pusing memikirkan lini pertahanan timnya. Di saat pertahanan MU menuai kritikan, Van Gaal justru harus kehilangan bek terbaiknya, Jonny Evans.

Dilansir Daily Mail, Jonny Evans harus absen selama sebulan menyusul cedera engkel yang dialaminya. Bek asal Irlandia Utara ini mengalami cedera saat Iblis Merah dipermalukan Leicester City dengan skor 3-5, pekan lalu.

Cedera engkel bukan hal baru bagi bek 26 tahun ini. Dua tahun lalu, Evans juga harus absen panjang dan menjalani operasi untuk memulihkan cedera engkelnya. Kini, cedera yang sama kembali harus dirasakannya.

Absennya pemain kelahiran 3 Januari 1988 ini tentu akan semakin menyulitkan posisi Van Gaal. Maklum, Jonny Evans saat ini dianggap sebagai bek paling senior dan berpengalaman di jantung pertahanan MU.

Peran vital Jonny Evans juga diperlihatkan saat MU dikalahkan Leicester. Beberapa saat setelah Evans keluar karena cedera, pertahanan MU tampak tak terorganisir karena kehilangan seorang pemimpin.

Komentar