Piala FA Titik Bangkit Arsenal

Penulis: Darmansyah

Minggu, 18 Mei 2014 | 12:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Arsenal bisa memenangi Piala FA dalam laga luar biasa, di Wembley Stadion, Minggu dinihari WIB, 18 Mei 2014, setelah berhasil membalikkan situasi dari tertinggal menjadi kemenangan dan mengalahkan Hull City di laga final.

“Kemenangan luar biasa karena diraih usai tertinggal dua gol cepat di awal-awal laga,” tulis “Daily Mail.”. Arsenal melenutup laga dengan raihan tiga gol berbanding dua dengan Hull City.

Kemenangan ini dengan raihan Piala FA, membuat Arsenal sukses mengakhiri puasa gelar selama sembilan tahun. Gol penentu kemenangan Arsenal dicetak Aaron Ramsey di perpanjangan waktu setelah kedua tim bemrain imbang dua banding dua.

Arsenal harus kebobolan dua gol dalam tempo sembilan menit awal dalam pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, Minggu, dinihari.

Arsene Wenger, usai pertandingan kepada “Sky Sports, menyatakan sangat puas setelah Arsenal berhasil merebut Piala FA muism ini., sekaligus mengakhiri puasa gelar selama sembilan tahun.

Wenger menyebut kesuksesan ini adalah titik balik tim asuhannya.

“Kami ingin membuat sejarah malam ini dan memenangkan pertandingan. Ini adalah titik balik dalam kehidupan tim ini. Para pemain sadar bahwa mereka bisa menang dalam cara yang sangat penting seperti saat ini,” kata Wenger kepada ITV.

Kebobolan dua gol di awal pertandingan membuat Wenger sangat cemas. Beruntung anak asuhnya berhasil bangkit. “Akan sangat mengerikan jika kami kalah, tapi kami bangkit,” ujar juru taktik asal Prancis itu. “Saya memuji semangat tim ini. Saya sangat bangga atas pencapaian hari ini.”

Bayang-bayang kegagalan meraih gelar kembali terlihat ketika Hull dengan mudahnya menjebol jala Lukas Fabianski dalam tempo waktu delapan menit lewat James Chester serta Curtis Davies.

Apalagi Hull nyaris saja mencetak gol ketiga lewat Alex Bruce andai Kieran Gibbs tidak cepat menghalau bola. Tapi Arsenal langsung mendapat momentum untuk menguasai pertandingan usai gol Santi Cazorla di menit tujuh belas.

Tapi berkali-kali usaha Arsenal mencetak gol selalu mentah di tangan kiper Hull Alan McGregor atau barisan pertahanan tim lawan. Soccernet mencatat The Gunners membuat dua puluh tujuh peluang dengan sembilan on goal.

Beruntun ada Laurent Koscielny yang menyamakan skor jadi dua banding dua sehingga laga berlanjut extra time, di mana Aaron Ramsey tampil sebagai pahlawan lewat gol di babak kedua perpanjangan waktu.

“Kemenangan yang penting tapi kami benar-benar gugup di awal laga dan anda bisa lihat, tapi kami bisa bangkit,” tutur Wenger seperti dilansir Sky Sports.

“Secara keseluruhan semangat serta kebersamaan tim ini serta kualitas membuat kami memenangi trofi yang awalnya terlihat sulit. Tapi salut untuk Hull yang memperlihatkan kualitas mereka dan kredit untuk Steve Bruce yang sudah melakukan pekerjaan oke di tim ini,” lanjutnya.

Tak pelak kesuksesan ini pun disambut suka cita oleh Arsenal, terutama Arsene Wenger yang terus dikritik karena kerap gagal mengantarkan tim itu menjadi juara.

Maka itu Wenger berharap trofi Piala FA ke-11 dalam sejarah klub bisa jadi awal datangnya trofi-trofi lain ke depannya.

“Sangat penting (trofi Piala FA) untuk tim ini dan itu akan jadi titik balik untuk kami bisa sukses ke depannya serta melepaskan beban di pundak para pemain,” ujar Wenger kepada Sky Sports.

“Kami sempat kesulitan di beberapa laga musim ini tapi itu memberi kami sesuatu – keyakinan dan kepercayaan diri, tapi secara keseluruhan kami bisa mendapat tujuh puluh sembila poin, tampil baik di Liga Champions, dan kami memenangi Piala FA. Tim kami sudah memperlihatkan konsistensi luar biasa tapi kami butuh memenangi trofi,” sambungnya.

sumber : dailymail.uk, sky sports dan mirror

Komentar