Pertaruhan “Citizien” Kandas, Kalah 1-3 Dari Southampton

Penulis: Darmansyah

Minggu, 10 Februari 2013 | 14:14 WIB

Dibaca: 0 kali

“THE CITIZEN” memasuki lubang hitam prestasi setelah pertaruhannya untuk bisa  memenangkan pertandingan melawan tim di dasar jurang degradasi Southampton, di Stadion St Mary’s, Minggu dinihari WIB,  berakhir dengan kekalahan tim  Etihad itu 1-3. “Kekalahan terburuk dari sebuah tim terbaik,” ejek “review”  koran “The Telegraph” dalam edisi terbarunya yang ditujukan  untuk sang pelatih, Roberto Mancini.

Sehari sebelumnya “Mancio,”  begitu Mancini di sapa, mengumbar kesombongan dengan mengatakan tim Etihad itu masih merupakan klub terkuat di kompetisi Liga Primer. Bahkan sebelum bertanding melawan Southampton, Mancio, sempat melecehkan klub yang sedang berjuang menghindari zona degradasi itu dengan menegaskan,”kami akan bawa angka dari St Mary’s.”

Bahkan, Mancini, pekan lalu, dengan nada enteng menyebut tim tetangga satu kotanya, MU belum menemukan jalan lurus menuju trofi liga. MU akan terpecah konsentrasinya menghadapi laga gengsi dengan Madrid di Piala Champions. Dan ada tiga belas laga yang tersisa untuk membalikkan posisi klub Old Trafford itu. “Kami masih bisa memotong selisih angka di sisa laga,” kata Mancini.

Citizien kini berada di peringkat dua klasemen liga dengan angka 53, yang terpaut sembilan angka dengan MU di puncak klasemen. MU sendiri,  yang kini mengoleksi 62 poin, nanti malam, akan menghadapi lawan tangguh Everton di laga kandangnya, Old Trafford.

Pertandingan itu disebut oleh pelatih gaek Fergie sebagai duri yang menyulitkan timnya sebelum Rabu nanti menghadapi Real Madrid di leg pertama Liga Champions. MU, sebenarnya, sudah mengajukan penundaan pertandingan kepada FA dengan alasan tak memiliki waktu istirahat, tapi ditolak dengan alasan mengganggu jadwal kompetisi liga.

Manchester City, klub kaya yang memiliki dana tak terbatas untuk mendatang pemain ke Etihad, terperosok prestassinya di pertengahan musim kompetensi. Selama dua pekan terakhir klub milik Pangeran Qatar itu dua kali bermain seri, melawan Arsenal dan QPR dan sekali kalah menghadapi Southampton.

Kekalahan dari Southampton ini benar-benar memukul Mancini.  Sebab kalau MU menang melawan Everton, selisih angka di antara klub satu kota itu akan terpaut 12 dengan sisa laga jua 12 kali. “Akan sulit bagi City untuk mendekatkan angka. Apa mungkin MU akan kalah dalam empat laga?” tanya “BBC  Sport” dengan nada bertanya kepada Mancini.

Pertandingan di Mary’s Stadion amat mengejutkan bagi City. Penampilan mereka jatuh pada tingkat paling rendah. Southampton secara telak  3-1  dengan gaya permainan nya yang menggebrak sejak menit awal.

Bermain  dengan lepas di depan dukungan penuh pendukungnya, The Saint langsung menampilkan kolaborasi Jay Rodriguez dan Ricky Lambert yang  kerap membuat barisan belakang The Citizens kesulitan.
Hasilnya langsung terbukti pada menit ke-7. Kerja sama Jason Puncheon dengan Rodriguez sempat digagalkan kiper City, Joe Hart. Namun, bola muntah mampu dimaksimalkan Puncheon untuk membuka keunggulan.
Gol cepat itu ternyata memantik semangat juang pasukan Mauricio Pochettino. Meski City mendominasi laga, Southampton yang baru promosi ke Premier League musim ini, berhasil melancarkan serangan balik yang membahayakan gawang City.

Memasuki menit ke-22, Southampton menambah keunggulan. Berawal dari aksi Lambert di kotak penalti lawan, sepakan kerasnya sempat dimentahkan Hart. Tapi. lagi-lagi, bola tanggung mampu diteruskan Steven Davis untuk membuat Southampton unggul 2-0.
Pada menit ke-39, City mendapatkan gol untuk memperkecil kedudukan. Dari sebuah serangan balik cepat, David Silva memberikan umpan kepada Pablo Zabaleta yang merangsek naik ke pertahanan lawan dengan cepat. Zabaleta lantas memberikan umpan silang kepada Edin Dzeko yang tak menyiakan peluang tersebut untuk membobol gawang Artur Boruc. Babak pertama berakhir 2-1 untuk keunggulan The Saint.
Pada babak kedua, City yang mencoba mencari gol demi memenangi pertandingan malah kebobolan lagi. Malang bagi Gareth Barry yang mencetak gol bunuh diri ke gawang Hart.
Tiga menit setelah turun minum, Southampton melancarkan serangan dari sisi kiri. Umpan silang Lambert sebenarnya mengarah ke Barry yang berusaha menutup Rodriguez. Namun, Barry terlihat gagal mengontrol umpan tersebut sehingga gerakan kakinya malah membuat bola menyelonong masuk ke gawang sendiri tanpa bisa dihentikan Hart.
Tertinggal 1-3 membuat The Citizens lebih giat melakukan tekanan ke pertahanan Southampton. Pada menit ke-55, Sergio Aguero hampir memperkecil skor jika tembakannya tak diselamatkan dengan gemilang oleh Boruc.
Upaya City mengejar skor gagal sampai peluit pertandingan babak kedua dibunyikan. City pun menyerah 1-3 di tangan Southampton. Ini menjadi kekalahan pertama City pada tahun 2013, setelah terakhir kali menderita kekalahan pada 26 Desember 2012 melawan Sunderland.
Hasil tersebut semakin menyulitkan The Citizens mengejar perolehan poin Manchester United yang berada di puncak klasemen Premier League. Jika MU berhasil menang melawan Everton pada Minggu (10/2/2013), maka City akan ketinggalan 12 poin dengan sisa 12 laga.

Susunan Pemain

Southampton (4-5-1): 31-Artur Boruc; 2-Nathaniel Clyne, 3-Maya Yoshida, 5-Jos Hooiveld, 13-Daniel Fox (22-Frazer Richardson 71); 42-Jason Puncheon (20-Adam Lallana 61), 18-Jack Cork, 8-Steven Davis (16-James Ward-Prowse 80), 4-Morgan Schneiderlin, 9-Ricky Lambert; 9-Jay Rodriguez
Manajer: Mauricio Pochettino

Man City (4-2-3-1): 1-Joe Hart; 5-Pablo Zabaleta, 14-Javi Garcia, 6-Joleon Lescott (13-Aleksandar Kolarov 66), 22-Gael Clichy; 42-Yaya Toure, 18-Gareth Barry; 8-Samir Nasri (7-James Milner 56), 16-Sergio Aguero, 21-David Silva (3-Maicon 73); 10-Edin Dzeko
Manajer: Roberto Mancini

Wasit: Martin Atkinson

Komentar