Pemecatan Ancelotti Sisakan Penyesalan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 2 Juni 2015 | 20:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Pemecatan Carlo Ancelotti dari Santiago Bernabeu masih menyisakan penyesalan pemain karena mereka menganggap “DonCarlo “ menuai sukses selama di Real dan hanya menuai hasil hampa di musim 2014-15.

Suara penyesalan pemecatan Ancelotti sebelumnya datang dari Cristiano Ronaldo. Kini, bek tengah Madrid, Sergio Ramos, juga kurang setuju dengan pemecatan Ancelotti.

Pelatih top Italia itu diberhentikan sepekan lalu.

Padahal, Ancelotti sudah mengantar Los Blancos mengakhiri puasa titel juara Liga Champions dan menjuarai Copa del Rey di musim pertamanya.

Rafael Benitez santer dilaporkan akan menggantikan posisi Ancelotti sebagai pelatih Cristiano Ronaldo dkk. di musim yang baru.

Media-media setempat mengabarkan bahwa eks arsitek Napoli, Chelsea, Liverpool, Valencia, dan Inter Milan ini akan resmi diumumkan besok, Rabu, 03 Juni 2015.

“Anda lebih tahu daripada aku tentang hal itu. Sampai ada pengumuman resmi aku tidak akan berkomentar pada isu Benitez,” ucap Ramos yang dilansir ESPNFC.

“Yang jelas dia pelatih bagus. Dia kaya pengalaman di Spanyol, Inggris, dan Italia dan selalu memenangi banyak kompetisi. Untuk membawa pengalaman seperti itu ke ruang ganti akan jadi hal yang bagus.”

Memang tidak bisa disangkal apabila Benitez kurang populer di kalangan publik Madrid.

Ancelotti sendiri mendapat dukungan dari para pemain sebelum manajemen Madrid memutuskan memecat dia. Tak kecuali Ramos.

“Aku bukan orang yang mengambil keputusan semacam ini, yang dalam kasus ini, mungkin tidak akan sama. Tapi orang-orang yang lebih berwenang ada untuk itu, orang-orang yang paling tahu tentang ini,” sambung Ramos.

“Secara umum, seorang pelatih yang pada akhirnya membawa keseimbangan dan paham dengan ruang ganti dengan baik selalu baik. Semakin lama dia ada di sana, semakin baik untuk tim.”

“Tapi perubahan sudah dibuat, mungkin karena mereka berpikir itu adalah solusi yang tepat, dan kami menerimanya,” imbuh bek internasional Spanyol itu.

Rafael Benitez hampir bisa dipastikan akan menggantikan Carlo Ancelotti.

Wakil presiden Madrid Eduardo de Blas keceplosan mengungkapkan bahwa Benitez segera ditunjuk sebagai pelatih baru.

Setelah pemecatan Ancelotti pada pekan lalu, Benitez ramai dilaporkan akan menjadi suksesornya. Ia sudah mengumumkan akan meninggalkan Napoli.

Sejauh ini Madrid belum bersedia berbicara mengenai rumor Benitez. Namun demikian, De Blas sepertinya sudah mengisyaratkan bahwa kabar itu benar adanya.

“Saya beri tahu Anda sesuatu hal, Carlo Ancelotti adalah fenomena luar biasa,” ucap De Blas yang dilansir AS.

“Kami berterima kasih kepada dia. Sampai tiga hari lalu, dia, bagi saya, adalah pelatih terbaik di dunia, seperti halnya dua tahun yang lalu Jose Mourinho orangnya, dan pada pekan ini Rafael Benitez.”

Tak bisa dipungkiri bahwa Benitez bukan sosok favorit di mata sebagian besar pendukung Madrid. Walau begitu, pencapaian pelatih berusia 55 tahun itu tidak bisa dipandang enteng.

Benitez pernah mengantar Liverpool menjuarai Liga Champions sepuluh tahun lalu dan memenangi Liga Europa bersama Chelsea.

Kabar bahwa Rafael Benitez bakal menjadi pelatih baru Real Madrid kian santer. Tidak lama setelah mengakhiri masa kerjanya di Napoli, senor Benitez tiba di Madrid dan mengaku antusias terkait kabar tersebut.

Benitez tidak menampik kabar tersebut. Malah, lewat komentarnya, dia semakin mempertebal keyakinan orang-orang yang percaya bahwa dia akan jadi pelatih baru Madrid pasca-kepergian Carlo Ancelotti.

Nama yang disebut terakhir tersebut didepak setelah gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions dan gagal membawa Los Blancos menjuarai La Liga.

Meski menyebut bahwa masih ada beberapa hal yang perlu dibahas, Benitez tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Madrid memang bukan klub yang asing buatnya.

“Saya amat antusias dan senang,” ujarnya seperti dilansir ITV.

“Meski demikian, masih ada beberapa hal yang perlu untuk dibahas,” lanjut pelatih itu.

Masa jabatan Benitez dengan Napoli sendiri tidak berakhir dengan indah.

Hari Kamis pekan lalu, dengan ditemani oleh presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, menyatakan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontraki dengan klub.

Benitez lantas menjalani laga terakhirnya dengan Napoli kala menghadapi Lazio
Bagi Benitez dan Napoli, finis di posisi kelima adalah sebuah kemunduran. Sebab, pada musim lalu, mereka sukses lolos ke Liga Champions –meski kemudian terhenti di babak playoff– dengan finis di urutan ketiga klasemen.

sky sports, marca dan as

Komentar