Pemain Barca Minta Ronaldo Dihukum Berat

Penulis: Darmansyah

Senin, 26 Januari 2015 | 16:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Walau pun telah memaafkan tindakan kasar Cristiano Ronaldo terhadap dirinya, dengan menampar wajah dan menendang kakinya, Edimar, bek Cordoba, tidak akan menghalangi hukuman otoritas sepakbola Spanyol terhadap winger Real Madrid itu.

“Saya telah memaafkan tindakan kasar Ronaldo. Dan saya tidak memiliki otoritas untuk menghalangi hukuman baginya. Itu adalah masalah lain,” kata Edimar yang menjadi “bancakan” Ronaldo, yang mengakibatkan penerima “Ballon d’Or” itu diusir dari lapangan.

Kekisruhan tentang hukuman yang akan diterima Ronaldo, usai menendang Edimar, makin menjadi perdebatan hangat di media Spanyol.

Para pemain Barcelona, pesaing Real Madrid di La Liga, berharap Ronaldo mendapat hukuman berat karena tindakannya menendang dan memukul pemain Cordoba, Edimar Fraga.

Skuat Azulgrana berharap Ronaldo dihukum empat pertandingan.

Ronaldo mendapat kartu merah saat Madrid mengalahkan Cordoba pada lanjutan La Liga di Stadion Nuevo Arcangel, Sabtu , 24 Januari 2015, pekan lalu.

Berdasarkan regulasi La Liga, pemain asal Portugal itu terancam hukuman tiga pertandingan.

Sebagian besar pemain Barcelona tidak melihat pelanggaran yang dilakukan Ronaldo terhadap Edimar.
Seperti dikutip dari “Sport.es,” para pemain Blaugrana baru melihat rekaman insiden usai menjalani pertandingan melawan Elche.

Lionel Messi dan kawan-kawan dikabarkan terkejut melihat aksi brutal Ronaldo.

Namun, seluruh pemain di tim besutan Luis Enrique itu sepakat mengatakan, “Ronaldo pantas mendapatkan setidaknya empat pertandingan.”

Ronaldo memang tidak hanya memukul dan menendang Edimar. Pemain terbaik dunia 2013 dan 2014 versi FIFA itu juga tertangkap kamera memukul wajah Jose Crespo sebelum mendapat kartu merah.

Asosiasi Liga Profesional Spanyol , selaku pengelola La Liga, akan mengumumkan sanksi untuk Ronaldo pada Rabu, 28 Januari 2015. Namun, mantan pemain Manchester United itu dikabarkan hanya akan mendapat hukuman ringan.

Ronaldo kemungkinan besar hanya akan mendapatkan hukuman dua pertandingan. Hal itu dikarenakan, wasit Alejandro Hernandez tidak memasukkan insiden pemukulan terhadap Crespo di laporan pertandingan.

Ronaldo hampir pasti akan absen saat Madrid menghadapi Real Sociedad pada lanjutan La Liga, Sabtu dan melawan Sevilla. Jika dihukum tiga pertandingan, CR7 akan absen ketika melawan Atletico Madrid di Vicente Calderon, 07 Februari mendatang.

Citra Cristiano Ronaldo yang baru memenangkan trofi pemain terbaik, FIFA Ballon d’Or 2014 tiba-tiba hilang dalam laga Real Madrid kontra Cordoba.

Akibat kartu merah yang ia terima setelah menendang dan menampar bek Cordoba, Edimar, Ronaldo terancam sanksi larangan berlaga di tiga pertandingan.

Berdasarkan regulasi La Liga, pemain yang terkena kartu merah dengan pelanggaran berat bisa dikenai hukuman hingga tiga pertandingan.

Seperti dilansir Marca, Ronaldo bertindak kasar terhadap Edimar lantaran frustrasi sulit membobol gawang Cordoba. Emosi Ronaldo memuncak delapan menit sebelum bubaran kala dia dan Edimar berjibaku memperebutkan sebuah umpan silang ke depan gawang Cordoba.

CR7 pun dengan emosi menendang kaki sang pemain belakang plus menamparnya dengan keras di pipi kiri. Edimar langsung terjatuh ke rumput sambil menutupi wajahnya dengan tangan sehingga wasit tidak memiliki pilihan lain kecuali mengusir Ronaldo.

Kontroversi pemain asal Portugal tersebut tak berhenti sampai di situ. Sambil berjalan ke arah ruang ganti Stadion Nuevo Arcangel, ia mengelus emblem juara Piala Dunia antar Klub di dada kanan yang kemudian memicu reaksi dari tribun pendukung tuan rumah.

“Saya tidak ingin menghakimi perbuatannya,” tukas Ancelotti.

Sementara itu bagi rekan Ronaldo, Gareth Bale, menyatakan kehilangan dirinya tak akan membuat keganasan Madrid berubah di gawang lawan. Ia yakin Madrid tetap akan tampil ganas.

“Kartu merah untuk Ronaldo sangat mengecewakan, tapi kami adalah skuat yang besar dan sudah membuktikan tetap bisa menang meski tampil tanpa dia,” ujar pemain asal Wales itu.

Komentar