Pasca Laga Barnebeu, Pesta Berita Belum Usai

Penulis: Darmansyah

Jumat, 15 Februari 2013 | 09:04 WIB

Dibaca: 4 kali

LAGA Real Madrid melawan Manchester United, dua hari lalu, di Santiago Barnebeu,  pada leg pertama 16 Besar Champions League,  belum usai dari “pesta”  ocehan media. Harian “Marca” terbitan Madrid,  menyebut pertandingan itu sebagai puncak pesta pora komentar pemain, pelatih, pengamat dan siapa saja.

“Marca” menuding Cristiano Ronaldo, Jose Mourinho dan Alex Ferguson sebagai sentra pemberitaan  yang akan tetap menjadi figur hingga dua pekan mendatang, saat kedua tim menjalani pertandingan leg kedua di Old Trafford. “Ini sebuah egoisme. Totaliteriasme media. Tapi ini hiburan dunia,” tulis “Marca” dalam tajuknya di edisi terbaru Jumat.

Bahkan, “Marca” dengan sinis menulis tentang vakumnya “seleberasi” Ronaldo usai mencetak gol ke gawang MU. “Ini pertandingan mematikan bukan laga persahabatan,” ejek koran Madrid yang selama enam bulan terakhir membuat “El Real” terusik dengan “news”nya yang menyerang.

“Marca” sehari sebelumnya juga menempatkan foto “master”  kunjungan Ronaldo ke ruang ganti MU usai pertandingan di halaman depannya dengan judul,” Cristiano squad ke-dua belas Old Trafford.”  Hari itu, tulis  “Marca” ada reuni  dan pesta “tart” di ruang ganti MU.

Cristiano Ronaldo, yang tiga tahun tahun lalu hengkang dengan bayaran Rp 1,2 triliun dari Old Trafford,  menyusup ke ruang ganti mantan klubnya untuk bergabung dengan Ryan Gigg,  Rio Ferdinand, Wayne Ronney dan menyalami Welbeck yang membobol gawang Madrid, serta minta  maaf kepada David Geaa, sang kipper MU, atas gol yang ia lesatkan.
Ronaldo memang memiliki kenangan manis selama membela Setan Merah dari tahun 2003 sampai 2009. Ia ikut menghadirkan tiga gelar Premier League, satu Piala FA, dua Piala Liga, satu Community Shield, satu Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. Di klub itu pula ia meraih gelar Ballon d’Or.
Setelah bergabung dengan Madrid, ia jarang bertemu rekan-rekannya lagi. Maka, pertemuan Madrid dengan MU menjadi kesempatan berharga buatnya untuk melepas kangen. Seusai pertandingan, ia pun segera meninggalkan ruang ganti Madrid untuk pindah ke ruang ganti MU. Ronaldo pun disambut rekan-rekan lamanya, juga Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson.

Ronaldo kepada Rio Ferdinand,  “freeback” MU,  yang menjadi teman “curhat”nya, baik selama di Old Trafford maupun setelah pindah ke Barnebeu, membisikkan dalam kalimat emosional tentang jepitan  antara Madrid dan MU yang alami sebelum bertanding. “Ini pertandingan sulit bagi saya. Saya tahu bagaimana seorang profesional bersikap. Dan gol itu adalah sikap professional saya,” kata Ronaldo sembari merangkul Rio.

Tidak hanya kesan mendalam di kalangan pemain ketika Ronaldo menyusup ke ruang ganti MU.  Fergie, sang pelatih MU juga terkesan dengan ke”gentlement” bekas anak asuhnya itu. “Saya sempat bicara dengannya dan dia duduk di ruang ganti kami. Ia juga segera terlibat perbincangan seru dengan pemain-pemain kami. Dia menghabiskan enam tahun bersama kami dan saya bangga atas apa yang ia raih,” tutur Alex Ferguson.
Ronaldo sebelumnya juga mengatakan, menghadapi MU merupakan peristiwa emosional. Laga kedua di Stadion old Trafford nanti, katanya, akan lebih emosional.
“Aku di Manchester selama enam tahun, maka pertandingan itu sangat emosional buatku. Aku mencetak gol, tapi aku tak merayakannya karena rasa hormat kepada mereka. Akan mengagumkan pada pertandingan di old Trafford nanti setelah empat tahun tak merasakannya. Itu akan menjadi malam emosional lainnya,” kata Ronaldo kepada Sky Sport.

Tentang hasil pertandingan kedua tim Ronaldo mengatakan,” no problem.”  MU memang mendapat keuntungan  satu gol di Barnebeu. “Tapi itu bukan hasil final. Masih ada pertarungan berat di Old Trafford. Saya akan datang dengan kepala tegak di sana dan memberi salam kepada penonton.

Sir Alex, manajer Manchester United (MU),  sependapat dengan Ronaldo tentang pertandingan Old Trafford yang sangat dramatis nantinya. Ia  menyatakan bahwa timnya kini lebih di depan daripada Real Madrid setelah hasil imbang 1-1 di Stadion Santiago Bernabeu. Pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Old Trafford nanti, ia yakin timnya mampu mengoyak jala Madrid lagi dan lolos ke babak berikutnya.

Pada leg pertama, Rabu atau Kamis (14/2/2013), MU sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Danny Welbeck. Namun, Madrid akhirnya menyamakan kedudukan berkat sundulan Cristiano Ronaldo. Kedua tim memiliki banyak peluang, tetapi laga akhirnya tetap berakhir 1-1.

IIni pertandingan terbuka. Saya kira, kami akan mampu membobol gawang mereka pada laga di Old Trafford nanti. Kami tahu, mereka akan menerapkan serangan balik yang mematikan. Kami tahu itu,” ujar Ferguson dalam wawancara dengan Sky Sport.

“Saya sudah lihat hal seperti itu ketika mereka bertandang ke kandang Manchester City di Stadion Etihad (penyisihan grup). Pada babak pertama, mereka mendominasi permainan. Maka, kami masih memiliki tugas berat. Namun, ini masih dalam jangkauan kami,” ujarnya.

Ferguson memuji mental para pemainnya yang tak terpengaruh oleh suasana stadion yang didominasi pendukung tuan rumah dan selalu meneror. Bahkan, katanya, harusnya MU bisa mencetak lebih banyak gol, mengingat banyaknya peluang yang tercipta.

“Saya kira, secara keseluruhan, kami mencetak banyak peluang. Kami tampil bagus dengan sepak bola menyerang. Real memang mendominasi permainan, tak diragukan akan hal itu sebab mereka main di kandang. Ini tempat yang sulit, tetapi kami harus santai dan para pemain bisa tetap tenang dan pulang membawa satu poin. Ini membuka peluang kami untuk ke babak selanjutnya lebih besar,” katanya.

Komentar