Oblak Menjelma Jadi Kiper Terbaik Europa

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 April 2016 | 10:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Kiper Atletico Madrid Jan oblak mengukuhkan dirinya sebagai kiper terbaik dunia menyingkirkan David De Gea, kiper Manchester United, usai tampil “spektakuler” ketika klubnya membuat Bayern Muenchen menangis atas kekalahan satu gol tanpa balas di semifinal leg pertama Champions League.

Penampilan meyakinkan Jan Oblak di bawah mistar gawang Atletico Madrid bukan hanya memastikan kesebelasannya mengantongi kemenangan, tapi juga membuat dirinya menorehkan rekor baru.

Saat ini Oblak mengantongi delapan laga tanpa kebobolan atai cleansheet, di Liga Champions musim ini.

Ia menjadi kiper Los Rojiblancos dengan cleansheet tertinggi pada satu musim di kompetisi Eropa, sepanjang sejarah.

Sebelumnya, catatan tertinggi dipegang oleh Miguel Reina –ayah dari kiper Pepe Reina– dengan tujuh cleansheet pada musim empat puluh tiga tahun silam.

Selain itu, Jan Oblak juga mengantongi total tiga puluh tiga  kali cleansheet dalam empat puluh enam penampilannya di seluruh kompetisi musim ini, dua puluh di antaranya padalaga di  La Liga.

Total tiga puluh tiga3 cleansheet ini juga yang tertinggi di antara lima liga teratas Eropa.

Bahkan torehan tak kebobolan Oblak jauh melebihi penjaga gawang Manchester United, David De Gea.

Terakhir kalinya Oblak memungut bola dari gawangnya sendiri adalah pada pertandingan melawan Espanyol, awal April Ini berarti Oblak tak tertembus dalam lima laga terakhirnya.

Oblak melakukannya dengan membikin tujuh kali penyelamatan dalam laga semalam melawan Munich.

Ini jumlah penyelamatan terbanyak Oblak dalam satu pertandingan musim ini, menyamai penampilannya ketika menang satu gol atas Athletic Bilbao di Stadion San Mames tepat satu pekan lalu.

Menurut Oblak, kemenangan atas Munich itu menjadi bukti bahwa kesebelasannya pantas disejajarkan dengan klub-klub besar lainnya di Eropa.

“Ini adalah laga ke sekian kalinya, kami menunjukkan bahwa kami layak berada di sini menghadapi tim-tim besar lainnya karena kami adalah tim besar,” ucap Oblak kepada beIN Sports.

“Kami pastikan, kami akan mengerahkan segalanya dan kami harap bisa melaju ke final (Liga Champions

 

Kemenangan atas Bayern Munich di leg pertama Liga Champions, kembali mendongkrak percaya diri pemain Atletico Madrid.

Jan Oblak, bahkan menegaskan kemenangan ini sebagai bukti timnya berada sejajar dengan klub-klub elite Eropa lainnya.

“Ini adalah laga ke sekian kalinya, kami menunjukkan bahwa kami layak berada di sini menghadapi tim-tim besar lainnya karena kami adalah tim besar,” ucap Oblak kepada beIN Sports.

Hasil positif yang diraih timnya di Stadion Vicente Calderon menurut Oblak, diraih dengan kerja keras para pemain.

“Ini laga yang sangat sulit dan kami akan menghadapi laga sulit berikutnya di Munich,” ucap kiper timnas Slovenia itu.

“Kami pastikan, kami akan mengerahkan segalanya dan kami harap bisa melaju ke final (Liga Champions).”

Selain pencetak gol tunggal, Saul Niguez, Oblak merupakan pemain yang dinilai berperan penting dalam kemenangan timnya.

Berkat ketangguhannya di bawah gawang, para penyerang Bayern Munich dibuat frustrasi gagal mencetak gol di laga itu.

Sejumlah peluang berbahaya tercatat mampu dijinakkan dengan baik oleh Oblak.

Mulai dari sundulan keras Javi Martinez di depan gawang, tembakan keras Vidal dari luar kotak penalti, hingga sundulan Mehdi Benatia di masa injury time semuanya mampu diredam dengan baik oleh Oblak.

Satu-satunya tendangan yang lepas dari jangkauan Oblak adalah tendangan keras David Alaba di menit kelima puluh empat.

Beruntung, tendangan itu hanya menerpa tiang gawang.

Dengan keberhasilan Oblak mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan, maka Oblak jadi kiper yang memiliki jumlah clean sheet terbanyak dalam satu kompetisi Liga Champions dalam sejarah klub Atletico.

Pada musim ini, Oblak sudah mencatatkan delapan clean sheet dari sebelas pertandingan yang dimainkan oleh Atletico.

Ketangguhan Oblak di bawah gawang plus kedisiplinan barisan bek Atletico jadi formula ampuh terciptanya catatan mengesankan tersebut

Komentar