Neymar da Silva Makin Dekat ke Madrid

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 23 Januari 2016 | 11:23 WIB

Dibaca: 1 kali

Neymar ke Real Madrid?

“Kenapa tidak,” tulis media raksasa Spanyol “marca,” Sabtu, 23 Januari 2016, berkaitan dengan pertemuan Neymar dan San Ayah di sebuah hotel di Zurich, Swiss, pekan lalu, dengan para petinggi Real Madrid.

Walau pun gencar membantah, lewat Neymar Sr, sang ayah, para petinggi Madrid lebih banyak bungkam dan merespon pertemuan itu dengan menyatakan, Real siap memenuhi klausul pembelian yang mengikat Neymar.

Menurut Marca, Madrid telah mengadakan pertemuan dengan keluarga Neymar dan telah memahami bahwa ‘Los Blancos’ menginginkan kehadiran Neymar di Santiago Bernabeu.

Madrid bahkan diyakini mau menuruti pemenuhan klausul pembelian sebesar seratus sembilan puluh juta juta euro yang mengikat Neymar saat ini.

Bila hal tersebut dipenuhi Madrid dan Neymar ingin hengkang, maka kepindahan Neymar ke Madrid pun bakal terwujud.

Bila Neymar pindah ke Madrid, maka sosok Neymar bisa seperti Luis Figo, idola Camp Nou yang berubah dan dicap pengkhianat.

Saat Figo memutuskan pindah dari Barcelona ke Madrid pada tahun 2000 dengan status pemain termahal di dunia, pendukung Barcelona ramai-ramai mengintimidasi dirinya.

Dalam sebuah laga Barcelona lawan Madrid, kepala babi bahkan sempat dilempar ke lapangan saat Figo akan melakukan sepak pojok.

Bahkan hingga Figo pensiun, ‘aura permusuhan’ tersebut masih terasa.

Figo ditolak masuk skuat legendaris Barcelona pada Liga Champions musim lalu

Salah satu hal yang bisa mendorong terlaksananya kepindahan Neymar adalah kasus pajak yang masih membelitnya.

Bila persoalan pajak tak selesai, bisa jadi Neymar bakal memilih untuk pergi dari Madrid.

Namun hal lain yang bisa menahan keinginan Madrid mendapatkan Neymar adalah hubungan akrab yang ada di antara Trio MSN, Neymar dengan Lionel Messi dan Luis Suarez.

Musim ini Neymar telah mencetak dua puluh gol dari dua puluh lima pertandingan di seluruh kompetisi.

Pada musim lalu, Neymar membukukan tiga puluh sembilan gol dari lima puluh satu penampilan bersama Barcelona dan finis di posisi ketiga pada ajang Ballon d’Or.

Pemain terakhir yang pindah dari Barcelona menuju Madrid adalah Javier Saviola pada sembilan tahun silam

Namun lantaran status Saviola sudah tersingkir di Barcelona ketika itu dan sempat menjalani masa peminjaman, kehebohan atas kepindahan Saviola tak terlalu terasa.

Sehari sebelumnya, sebuah media lokal Spanyol, bikin berita menggemparkan dengan menuduh Neymar Sr sudah membicarakan kepindahan anaknya ke Real Madrid kala bertemu para petinggi klub Santiago Bernabeu itu di sebuah hotel sebelum pemberian penghargaan pemain terbaik dunia di Zurich, Swiss.

Walau pun membantah anaknya dan ia sendiri sudah berbicara dengan petinggi Real, ayah Neymar tak bisa menjawab tuntas seluruh pertanyaan media kenapa harus berada satu hotel dengan pejabar El Real itu.

Isu soal pertemuan ini dikabarkan media Spanyol “Onda Cero.”

Sang ayah, Neymar Sr., kemudian memberikan wawancara kepada Mundo Deportivo untuk meluruskan hal tersebut.

“Pertemuan dengan Real Madrid ini hanyalah rekayasa. Ini konyol. Kami semua bersama di satu hotel, direktur Barcelona dan Real Madrid,” ujar Neymar Sr seperti dikutip dari ESPN FC.

“Kami memang menyapa mereka. Tapi tak pernah mengadakan pertemuan apapun. Ini hanya rekayasa.”

Walaupun tegas membantah berita seputar spekulasi ini tetap menjadi bahan pembicaraan publik dalam paruh musim pertama kompetisi La Liga.

Hal ini dipicu perkataan Neymar Sr. yang merasa jengah karena kasus pajak terkait transfer Neymar di pengadilan tidak berkesudahan dan ia merasa pihak klub tidak memberikan perlindungan.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, juga sempat diberitakan terobsesi ingin memboyong mantan bintang Santos ini menjadi bagian skuat Los Galacticos.

Namun Neymar kemudian mengatakan ia ingin tetap tinggal di Barca dan berharap perpanjangan kontrak dari klubnya saat ini.
Neymar Sr. kemudian menegaskan lagi hal itu.

“Kami punya kontrak dengan Barcelona…dan Neymar bahagia di klub ini. Ia ingin memperbarui kontraknya di akhir musim.”

“Saya satu-satunya perwakilan Neymar dan satu-satunya orang yang bisa menegosiasikan kontraknya.”

Menurut sebuah berita lainnya dari “marca,” Neymar Santos Senior dan anaknya memang sempat berada satu hotel dengan perwakilan Real Madrid menjelang malam penghargaan Ballon d’Or di Zurich, 11 Januari 2016.

FIFA memang memberi fasilitas penginapan untuk para tamu di Hotel Park Hyatt Zurich. Para pemain Barcelona dan Madrid yang masuk nominasi pada malam penghargaan beristirahat di hotel ini.

Akan tetapi, Neymar Senior membantah laporan media asal Spanyol, Onda Cero, yang menyatakan ada pertemuan khusus antara pihaknya dengan manajemen Los Blancos untuk membicarakan transfer.

“Ini adalah laporan konyol. Kami semua tinggal di hotel yang sama sebelum seremonial. Ada mereka dari Barcelona dan Real Madrid,” kata Neymar Senior.

” Kami selalu menyapa setiap orang, tetapi sebuah omong kosong apabila ada pertemuan di antara kami,” tutur dia.

Sang ayah juga membantah rumor kepindahan Neymar ke Manchester United dan Paris Saint-Germain.

Neymar diklaim merasa bahagia bersama Barcelona.

“Kami terikat kontrak. Dia juga ingin membarui kontraknya pada akhir musim,” ucap Neymar Senior.

Komentar