Neymar Bukan Pesepakbola Tukang Pamer

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 Desember 2017 | 08:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Neymar da Silva kembali menai pujian

Kali ini pujian itu datang dari Kylian Mbappe rekan satu timnya di Paris Saint Germain

Mbappe  menyebut Neymar bukanlah sosok yang egois meskipun di lapangan sering mempertunjukkan aksi individu yang sering membuat malu lawan.

Mbappe mendapatkan pengalaman istimewa berada satu tim dengan Neymar sejak ia memutuskan bergabung dengan Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim ini.

Setelah berada satu tim dengan Neymar, Mbappe bisa memberikan pandangan lebih dekat terhadap sosok pesepakbola yang sering disebut arogan, sombong, dan terlalu percaya diri ini.

“Orang-orang menilai Neymar dengan apa yang mereka lihat di lapangan, namun sejatinya itu bukanlah Neymar.”

“Orang melihat dia melakukan trik dan hanya memikirkan dirinya sendiri. Namun ketika dirimu sudah pernah merasakan satu tim yang berada di ruang ganti yang sama, maka kalian akan menyadari bahwa hal itu salah,” ucap Mbappe dalam wawancara dengan Marca.

Mbappe menyebut Neymar sebagai sosok yang mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadinya.

“Dia adalah sosok orang yang sangat baik dan peduli terhadap orang lain. Dia sangat menyenangkan dan selalu bermain untuk kepentingan tim.”

“Sepak bola adalah tentang menggiring bola dan unjuk kemampuan jadi publik tentu saja tak akan meminta Neymar menghentikan aksinya karena dia melakukannya dengan baik,” kata Mbappe.

Mbappe yakin kedatangan Neymar ke PSG akan membuat PSG meraih gelar-gelar bergengsi di masa depan.

“Tak ada seorang pun yang bisa menggiring bola seperti Neymar. Dia adalah sosok pesepakbola yang bisa membuat kami memenangkan titel juara. Kami harus mengambil keuntungan dari kehadirannya di dalam tim,” tutur Mbappe.

Sebelum pernyataan Mbappe ini, Neymar  diklaim sebagai perusak suasana di dalam skuat Paris Saint-Germain.

Ia  menganggap dirinya sebagai ‘Bos’ di ruang ganti PSG.

Klaim itu terungkap dalam buku ‘PSG’ yang ditulis seorang jurnalis L’Equipe.

Dalam buku yang akan segera terbit itu, Neymar  sering menunjukkan rasa tidak hormat terhadap rekan setimnya di PSG.

“Neymar  bersikap seperti  bos di dalam klub dan tidak menghormati para pemain yang datang ke PSG sebelum mereka,” tulis kutipan dalam buku tersebut.

Rumor tidak harmonisnya skuat PSG terus bermunculan sejak Neymar dibeli PSG dari Barcelona

Neymar bahkan sempat bersitegang dengan penyerang asal Uruguay, Edinson Cavani, hanya karena ingin menjadi penendang bola mati utama PSG.

Hal lain yang dibahas dalam buku tersebut adalah buruknya hubungan pelatih Unai Emery dengan sejumlah pemain PSG, termasuk kapten tim Thiago Silva.

Emery juga diklaim punya hubungan yang buruk dengan pemilik klub PSG. Kondisi itu membuat Emery kesulitan mempertahankan posisi pelatih di PSG musim depan.

Meski kabar tidak sedap terus bermunculan, tapi PSG hingga kini mampu menunjukkan konsistensi di seluruh kompetisi. PSG memuncaki Ligue 1 dengan keunggulan sembilan poin, lolos ke  Enam Belas Besar Liga Champions, dan berada di perempat final Coupe de la Ligue

Neymar sendiri tak peduli dengan pernyataan itu.

Ia lebih fokus dalam menghadapi Real Madrid salah satu lawan berat PSG di  Enam Belas Besar Liga Champions.

Terhadap laga itu, Neymar tak khawatir

Paris Saint Germain menurut jadwal langsung bertemu Real Madrid di babak Enam Belas Besar Liga Champions.

Penyerang Les Parisiens itu justru semakin termotivasi untuk menampilkan permainan terbaik.

Bintang asal Brasil itu bahkan menegaskan akan membuat sejarah baru dengan mengecundangi Real Madrid dalam dua leg untuk lolos ke babak selanjutnya.

PSG sebelumnya tersingkir di babak Enam Belas Besar, juga setelah dikecundangi raksasa dari Spanyol, Barcelona, kalah agregat lima hinga enam.

Meski demikian, Neymar mengatakan PSG tidak akan jatuh di lubang yang sama.

“Kami tahu ini akan menjadu pertandingan yang sangat sulit. Para pemain Real Madrid sudah bermain bersama-sama sejak bertahun-tahun dan berambisi meraih trofi  untuk kali ketiga secara beruntun,” ucap Neymar dikutip dari Soccerway.

Neymar pun bertekad menggagalkan ambisi Los Blancos tersebut dengan mengalahkan mereka di babak Enam Belas Besarr dalam laga dua leg.

“Kami tahu, kami bisa mengalahkan mereka. Kami ingin membuat sejaah dan akan melakukan segalanya untuk mengalahkan mereka,” ucap Neymar.

Tim arahan Unai Emery itu bakal bertandang ke markas Madrid pada leg pertama pertengahan Februari tahun depan

Selanjutnya mereka akan menjamu Los Blancos di Stadion Parc Des Princes pada pekan pertama  Maret

Neymar sendiri sempat dirumorkan mulai digoda Madrid untuk merapat ke Stadion Santiago Bernabeu, markas klub tersebut.

Media-media di Perancis dan Spanyol juga pernah memberitakan bahwa dirinya merasa tidak betah bersama PSG dan ingin segera pindah. Namun, rumor tersebut langsung dibantah Neymar.

 

Komentar