MU Sudah Melupakan Kekalahan dari City

Penulis: Darmansyah

Selasa, 4 November 2014 | 08:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Menjamui Queen Park Ranger di pekan kesebelas Premier League, Minggu malam WIB 09 November 2014 mendatang di Old Trafford, manajer Manchester United, Louis van Gaal, sudah melupakan kekalahan satu gol dari hasil tandangnya ke Etihad Minggu lalu.

Van Gaal lebih tenang setelah performa pemainnya meningkat dan di puji oleh banyak pengamat sebagai keseimbangan konsistensi United menghadapi laga-laga berikutnya.

“The Red Devils” menutup laga dengan sepuluh pemain menyusul dikartumerahkannya Chris Smalling.

“Saya mengatakan kepada pemain bahwa kemauan dan kerja keras mereka luar biasa. Mereka bisa sangat membanggakan. Suporter tahu para pemain telah memberikan segalanya untuk seragam mereka. Namun, pada akhirnya, kami tidak mendapatkan poin. Di olahraga ini, gol selalu diperhitungkan,” kata Van Gaal.

“Kami nyaris mencetak gol balasan dengan sepuluh pemain. Kami memiliki lebih banyak peluang ketika Smailling dikeluarkan dari lapangan Kami nyaris mencetak gol, tetapi tidak cukup mampu,” lanjutnya.

Kekalahan dari City ini i membuat MU turun ke peringkat kesembilan dengan mengantongi tiga belas poin. Adapun City tetap berada di peringkat ketiga, Arsenal di posisi dua dan Chelsea sebagai pemuncak klasemen.

“Kami kehilangan tiga belas poin dari sepuluh pertandingan. Chelsea memperoleh banyak poin, sama halnya Manchester City. Jadi, kami memiliki sebuah masalah. Kami harus memperbaikinya dan membuktikannya. Kami akan memperbaikinya. Hal itu yang saya janjikan,” ujarnya.

Terhadap tingkah Smailling yang tidak bisa menjaga emosi, van Gaal mengaku kesal. Menurut dia, kartu merah yang diterima Smalling dalam pertandingan itu berasal dari tindakan yang bodoh.

Smalling mendapatkan kartu kuning pertamanya karena menghalang-halangi kiper City, Joe Hart, saat melepaskan tembakan. Delapan menit kemudian, Smalling menerima kartu kuning kedua karena dinilai melanggar James Milner.

“Dalam partai derbi, Anda harus hati-hati. Kartu kuning kedua Smalling itu adalah kartu kuning yang bodoh,” ungkap Van Gaal.

“Sebagai pemain, Anda harus mengontrol emosi. Saya tidak melihat kartu kuning pertama. Namun, untuk masalah kartu kuning kedua, ketika Anda sudah tahu bahwa sebelumnya Anda telah menerima kartu kuning, maka hal ini harus ditangani dengan cara berbeda. Saya mengatakan hal itu kepada para pemain,” tambahnya.

Mengenai cederanya bahunya Marcos Rojo, yang sempat di tandu ketika berbenturan dengan Martin Demichelis, Van Gaal, mengungkapkan, tidak terlalu mencemaskan. Pemain asal Argentina tersebut mengerang kesakitan, sebelum akhirnya ditandu ke luar lapangan.

“Bahunya terkilir. Kami tidak tahu berapa lama cederanya pulih. Saya akan menunggu sampai Selasa. Namun, dia tidak akan bermain melawan Crystal Palace 09 November 2014. Saya pikir tidak mungkin,” tutur Van Gaal.

Dengan demikian, Rojo menambah daftar deretan pemain cedera setelah Rafael, Jonny Evans, dan Phil Jones.

“Kami masih memiliki pemain lain yang sangat bagus sehingga saya tidak menangis untuk pemain yang cedera. Cederanya Rojo sangat disayangkan tetapi itu bukan alasan. Saat Michael Carrick dan Paddy McNair bermain, kami tampil fantastis. Kami bisa mengatasinya. Namun, kami harus mencetak gol dan kami tak berhasil hari ini sehingga kami tak mendapatkan satu atau tiga poin,” beber manajer asal Belanda tersebut.

Komentar