MU “Permanen” di Posisi Tiga Liga Primer

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 Februari 2015 | 09:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United mempermanenkan posisinya di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League,i pekan kedua puluh tiga ini, usai Southampton menuai hasil negatif di St. Mary’s Stadium, ketika kalah dari tamunya Swansea City lewat gol tunggal Jonjo Shelvey.

Sehari sebelumnya Manchester United sudah berada di peringkat tiga dalam ancaman Southampton yang menyisakan satu laga. “The Red Devils” bergerak ke posisi tiga setelah memenangkan laga kandanya atas Leicester City tiga gol berbanding satu.

Posisi MU ini belum lagi aman karena Southampton di posisi empat dan Arsenal di urutan lima hanya berjarak satu poin dengan klub asuhan Louis van Gaal ini. Arsenal yang memiliki angka sama dengan Southampton hanya kalah dalam selisih gol.

Dalam laga, Minggu, 01 Februsari 2015, Arsenal membantai Aston Villa dengan lima gol tanpa balas. Dengan makin impresifnya “The Gunners” ancaman untuk MU bukan lagi datang dari Sothampton, tapi dari Arsenal.

Untuk mengokohkan posisinya, MU harus memenangkan setiap laga berikutnya agar tidak tercampak dari zona Champions League ini.

Manajer Southampton, Ronald Koeman, yangsemula optimistis timnya bakal terus berada di empat besar sampai akhir musim, mengubah asumsinya setelah “The Saints” kalah satu gol tanpa balas dari Swansea.

Pesimisnya Ronald Koeman

Bertanding di hadapan pendukung sendiri di St Mary’s, Senin dinihari WIB, 02 Februari 2015, Southampton tampil dominan.

Tidak hanya memenangi penguasaan bola, mereka juga memiliki lebih banyak percobaan untuk mencetak gol.

ESPNFC mencatat, Southamp[ton memenangi penguasaan bola dan juga memiliki percobaan untuk mencetak gol lebih banyak.

Sedangkan Swansea hanya punya enam attempts dan hanya hsatu yang tepat sasaran. Tetapi, satu-satunya attempt on target, yang dilepaskan Jonjo Shelvey, Swansea berbuah jadi gol.

“Kita bisa membayangkan tim-tim seperti Arsenal, Tottenham, dan Liverpool memenangi pertandingan-pertandingan.”

“ Mereka adalah tim besar dengan banyak pemain bagus. Saya tidak akan terkejut jika mereka bangkit di fase terakhir kompetisi,” ujar Koeman seperti dilansir The Independent.

“Sekarang kami harus tampil bagus di setiap laga. Bisa dilihat, jika para pemain kami tidak berada dalam level terbaik, kami kesulitan.”

“Tidak sekaipun kami perbah berpikir bahwa kami bisa berada terus di zona empat besar, karena itu sulit.”
“Posisi kami setelah kekalahan ini memang sulit, tapi kami akan terus berusaha. Kami pernah bangkit setelah serangkaian hasil buruk di Desember dan saya yakin kami bisa melakukannya lagi,” kata Koeman.

Namun, ketika berhasil menundukkan Newcastle United 2-1 pada 18 Januari, Koeman sempat menyatakan optimismenya bahwa Southampton bisa bertahan di empat besar.

Bedanya, ketika itu kemenangan atas Newcastle memantapkan posisi mereka di urutan ketiga klasemen. Kini, posisi Southampton tergusur ke urutan keempat klasemen.

“Saya pikir, kami bisa mempertahankan posisi ini,” ujar Koeman usai kemenangan atas Newcastle tersebut.

Peluang Arsenal

Sementara itu, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, tak mau sesumbar soal peluang Arsenal bersaing dengan Chelsea dan Manchester City. Buat Wenger, yang penting The Gunners konsisten dulu.

Usai menang dari Aston Villa, Arsenal masih berpeluang bersaing jadi juara. Apalagi masih ada lima belas pertandingan tersisa di musim ini.

Penampilan Arsenal saat menggilas Villa diakui Wenger sangat memuaskan dirinya. Tapi saat berbicara soal peluang jadi juara, manajer asal Prancis itu bersikap diplomatis.

“Terlalu dini menyebut Arsenal masih punya peluang. Kami tertinggal sebelas poin – itu artinya mereka harus kalah empat pertandingan dan kami harus menang empat kali. Saya yakin kalau kami harus mencoba lebih konsisten baru kemudian melihat apa yang akan terjadi,” ujar Wenger.

Bicara soal konsistensi, Arsenal sedang tampil sangat oke sejak pergantian tahun. Setelah kalah atas Southampton di hari pertama 2015, The Gunners mencatatkan lima kemenangan beruntun setelahnya di semua kompetisi.

Termasuk dalam rangkaian tersebut adalah keunggulan dua gol tanpa balas atas Manchester City.

“Saya bisa katakan begitu performa Arsenal terus membaik. Itu mungkin juga menunjukkan kalau kami punya konsistensi yang lebih baik. Itu akan sangat penting sampai di akhir musim,” lanjut Wenger di situs resmi klubnya.

Arsenal punya peluang untuk merapatkan jarak dengan Chelsea karena kedua tim masih akan saling berhadapan. Laga tersebut akan dihelat di Emirate Stadium pada 25 April mendatang.

Komentar