MU Menderita di Tiga Kekalahan Beruntun

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 Mei 2015 | 09:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Gagalnya penalti Robin van Persie ke gawang West Bromwich Albion, Sabtu malam WIB, 02 Mei 2015, di Old Trafford, menjadi puncak dari apesnya “Setan Merah” dalam terakhir.

Di Old Trafford itu pula Menchester United untuk kali ketiga kalinya secara beruntun kalah tanpa bikin gol setelah mendominasi penguasaan bola.

Dengan ketatnya persaingan memperebutkan posisi empat besar, MU pun harus secepat mungkin balik ke jalur kemenangan.

Ketidakmampuan menambah angka di tiga laga terakhir tak ayal turut berimbas ke posisi MU di papan klasemen. Kendatipun masih berada dalam jalur meraih tiket Liga Champions, ‘Setan Merah’ yang menempati posisi empat harus amat waspada.

Tepat di bawahnya sudah ada Liverpool yang mengancam dengan jumlah laga sama.

“Ini merupakan petang yang mengecewakan buat kami. Mustahil menang jika Anda tak bikin gol,” ujar gelandang MU Juan Mata seperti dilansir BBC tentang laga melawan WBA

“Kami tahu sejumlah tim akan melakukan hal semacam ini, bertahan dengan rapat lalu menyerang balik dan kami harus menemukan cara untuk mengalahkan mereka. Kami harus belajar dari kekalahan ini dan terus maju.”

“Kami juga tahu Liverpool dan tim-tim lain terus mendekat sehingga kami butuh lebih banyak poin sesegera mungkin,” tegasnya.

Ketidak mampuan MU memenangkan tiga laga terakhirnya dikatakan, Darren Fletcher, mantan gelandangnya, karena sedang dalam masa .

Darren Fletcher yang kini memperkuat West Bromwich Albion. Fletcher baru saja membantu The Baggies mengalahkan bekas klubnya itu satu gol tanpa balas di Old Trafford.

Di tangan Louis van Gaal, ‘Setan Merah’ sedang berusaha bangkit setelah pada musim sebelumnya finis ketujuh di liga. Sejumlah pemain berkelas sudah didatangkan dan sang manajer diyakini masih akan mendatangkan beberapa bintang lagi di bursa musim panas nanti.

“Ambisi bagi mereka adalah finis empat besar dan Chelsea selalu sulit dijagkau,” ucap Fletcher kepada Sky Sports. “Manchester United memiliki seorang manajer baru dan ini adalah sebuah periode transisional bagi mereka.”

“Aku yakin semua orang di klub akan maju dan bersaing memenangi liga musim depan. Finis keempat saja tidak cukup bagus bagi Manchester United.”

Louis van Gaal, usai laga, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Pelatih berpaspor Belanda tersebut menyebutkan biang kegagalan United adalah ketika para punggawanya tidak dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik. Menurutnya kondisi ini semakin mempersulit skuadnya.

“Pada babak kedua kami memiliki kesempatan yang cukup banyak. Anda harus menyelesaikannya. Sekarang adalah pertandingan ketiga, dan kami telah kalah tiga kali berturut-turut. Kami harus menanganinya. Hal ini sangat sulit,” jelas mantan pelatih Barcelona melansir Sportsmole, Minggu, 03 Mei 2015.

“Jadi anda bisa katakan, sebagai manajer, bahwa kami bukannya tidak beruntung di tiap pertandingan. Ini soal bagaimana menyelesaikan kesempatan yang ada,” tambahnya.

Pada pertandingan yang dipimpin oleh wasit Anthony Taylor tersebut, Manchester Merah memang memiliki banyak sekali peluang.

Pemain sayap mereka, Ashley Young beberapa kali mengirimkan umpan ke area kotak penalti The Hawthorns. Banyak yang tidak mampu diselesaikan dengan sempurna, dan tidak sedikit pula yang melenceng dari sasaran.

Statistik penguasaan bola bahkan terlihat begitu timpang. United unggul hingga 76%, sementara tim tamu hanya mampu menguasai 24% saja. Rooney dan kolega juga mencatat tembakan tepat sasaran sebanyak lima kali. Sementara WBA hanya membuat dua kali tembakan tepat sasaran.

Soal buruknya penyelesaian akhir itu diakui sendiri oleh manajer United, Louis van Gaal. “Memang mengkhawatirkan. Seharusnya kami bisa menyelesaikan peluang-peluang tersebut,” ujar Van Gaal kepada MUTV.

Robin van Persie, yang akhirnya kembali tampil sebagai starter, menjadi pemain United yang paling banyak melepaskan tembakan. Total, ada 10 tembakan dia lepaskan dengan 6 di antaranya tepat sasaran.

Van Persie juga mendapatkan peluang mencetak gol lewat tendangan penalti, namun sepakannya ditepis kiper West Brom, Boaz Myhill.

“Kiper mereka fantastis. Rasanya kami kurang beruntung jika melihat peluang-peluang yang kami ciptakan. Benar-benar tak bisa dipercaya,” kata Van Gaal.

Tiga pertandingan Setan Merah akan sangat krusial. Pasukan LvG akan sowan ke Crystal Palace pada 09 Mei 2015, lalu bertemu dengan Arsenal di Old Trafford 17 Mei, dan terakhir bertandang ke Hull City pada 24 Mei.

daily mail, mirror dan sky sports

Komentar