MU Menangkan Laga Paling Emosional

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Mei 2014 | 08:00 WIB

Dibaca: 0 kali

Ryan Giggs memberi kemenangan manis di laga emosional Manchester United, baik sebagai pemain, maupun s pelatih “caretaker, ” atas Hull City, lewat tiga gol banding satu, pada laga terakhirnya Premier League, yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Rabu dinihari WIB, 07 Mei 2014.

Kemenangan ini juga disertai salam perpisahan Nemanja Vidic, kapten sekaligus bek MU, yang akan hijrah ke Inter Milan di musim mendatang, dan menjanjikan akan tetap memberi “hati”nya untuk “The Red Devils.”

Vidic tidak memulai laga sebagai starter, melainkan sebagai pemain cadangan. Dia baru dimainkan di menit ke-sua puluh dua ketika Phil Jones mendapatkan cedera bahu.

Lalu, dimulailah menit-menit terakhir Vidic di Old Trafford. Hasilnya tidak buruk. Meski United kebobolan satu gol, mereka mampu meraih kemenangan.

Gol kemenangan MU dilesatkan striker Manchester United, James Wilson, yang menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol di laga debutnya.

Dalam laga tersebut, Ryan Giggs yang merupakan manajer sementara Manchester United juga masuk dalam daftar pemain, tetapi ia duduk di bangku cadangan. Giggs membuat beberapa kejutan dengan memainkan James Wilson dan Tom Lawrence untuk melakoni debut bersama Manchester United.

Laga itu memang sangat emsional bagi MU. Ada pertaruhan kemenangan bagi Giggs dan ada pertandingan perpisahan untuk seorang bek yang begitu fenomenal dalam karirnya di Old Trafford.

Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Vidic di Old Trafford. Mulai musim depan, Vidic akan pindah ke Inter Milan dengan status bebas transfer. Vidic telah bermain untuk Manchester United lebih dari delapan tahun.

“Sungguh sulit berkata-kata. Ini adalah pertandingan terakhirku di Old Trafford. Kami memang tidak melalui musim yang bagus, seperti saat tahun pertamaku yang tanpa trofi. Musim ini sulit,” ujar Vidic.

“Ini mungkin akan menjadi bagian dari hidupku. Aku memiliki tiga anak, memenangi banyak trofi, dan dicintai para penggemar. Para penggemar menunjukkan kehebatan saat kami tidak melalui musim dengan baik.”

“Aku sangat terharu. Aku akan katakan hatiku akan selalu ada untuk klub ini. Aku menghabiskan waktu beberapa tahun di sini dan menjadi bagian saat sukses serta bekerja dengan orang-orang hebat,” lanjut pemain asal Serbia itu.

Selama berseragam Manchester United, Vidic berhasil ikut mempersembahkan lima belas trofi. Vidic juga, selama empat musim terakhir, menjadi kapten Manchester United .

Vidic akan pergi ke Italia dan bermain untuk Inter musim depan. Dia datang ke Old Trafford pada Januari 2006 dan memenangi trofi Premier League pertamanya pada tahun berikutnya.

Total, Vidic meraih lima gelar juara Premier League bersama United. Selain itu, dia juga pernah menjuarai Liga Champions satu kali dan Piala Dunia Antarklub satu kali.

“Aku memiliki pengalaman hebat di sini. Sulit mengucapkan kata-kata karena ini mengharukan. Terpenting, aku ingin berterima kasih kepada para penggemar, manajer, dan seluruh staf pelatih. Terima kasih untuk segalanya, terutama para penggemar. Kalian luar biasa selama aku di sini,” ujar Vidic.

“Saya punya banyak momen-momen luar biasa di sini. Sulit untuk bicara karena rasanya sungguh emosional,” ujar Vidic seperti dilansir BBC.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain, manajer, dan para pelatih.”

“Terima kasih buat semuanya dan terutama untuk para fans, kalian semua begitu fantastis kepada saya selama ini,” ujar bek asal Serbia tersebut lewat mikrofon di tangannya.

Sementara itu, manajer Hull City, Steve Bruce, menyebut timnya tidak bermain buruk, meskipun pada akhirnya mereka menelan kekalahan..

“Di babak kedua, kami memutuskan untuk menyerang dan di babak pertama kami tampil cukup nyaman,” ujar Bruce seperti dilansir BBC.

“Bagi saya, telah terjadi pelanggaran sebelum gol kedua.”

United unggul dua gol lebih dulu lewat James Wilson, sebelum Matty Fraytt melepaskan tembakan jarak jauh yang tak bisa dihalau David De Gea. United kemudian menambah satu gol lagi lewat Robin van Persie.

Bruce memberikan pujian khusus untuk Fryatt. Dia menyebut bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut mungkin akan dimainkannya pada final Piala FA menghadapi Arsenal.

“Banyak pemain sudah mengklaim tempat untuk tampil di final Piala FA,” kata Bruce.

“Matty Fryatt begitu luar biasa. Dia mengubah jalannya pertandingan di semifinal dan tiap kali saya memintanya bermain, dia selalu tampil bagus.”

sumber : bbc.uk, mirror dan skysports

Komentar