MU Lolos ke Semifinal Liga Europa

Penulis: Darmansyah

Jumat, 21 April 2017 | 08:05 WIB

Dibaca: 1 kali

Manchester United membayar “mahal” keberhasilannya lolos ke semifinal Liga Europa, usai memenangkan agregat gol dari Anderlecht, tiga gol berbanding dua, di Old Trafford, Jumat dinihari WIB, 21 April, dengan “korbannya” Zlatan Ibrahimovic dan Marcos Rojo yang mengalami cedera.

Pada laga leg kedua itu  MU menang dua gol berbanding satu etelah melalui dua babak tambahan.

MU pun ke empat besar dengan keunggulan agregat atas Anderlecht.

Usai laga, Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengaku dirinya khawatir dengan kondisi cedera Ibrahimovic dan Rojo.

Pria asal Portugal itu mendapatkan kabar dini bahwa luka kedua andalannya tersebut terdengar buruk.

Baik Ibrahimovic dan Rojo sama-sama mengalami cedera lutut saat laga menjamu Anderlecht pada dini hari tadi. Rojo mengalami masalah lebih dulu sehingga harus ditarik keluar dan diganti Daley Blind .

Sementara itu, Ibra mengalami masalah di awal babak tambahan pertama.

Saat laga memasuki babak tambahan tersebut, Zlatan mengerang kesakitan saat pendaratan yang tak mulus di daerah pertahanan Anderlecht.

Setelah diperiksa oleh tenaga medis, Zlatan diputuskan tak bisa melanjutkan laga dan ia diganti Anthony Martial.

“Saya tak menilai mereka alami cedera yang ringang, namun saya lebih baik menunggu hingga semua tes selesai dan kemudian baru berbicara lagi,” tukas Mourinho usai laga seperti dikutip dari wawancara BT Sport.

“Namun, kabar kedua nya sejauh ini sepertinya cukup negatif saya kira.”

Jika MU harus kehilangan Ibrahimovic dan Rojo tentu itu menjadi kerugian besar bagi Setan Merah.

Pasalnya, selain lagi mengejar ambisi menjuarai Liga Europa, skuat Setan Merah sedang berjuang untuk finis di barisan empat besar Liga Inggris.

Adapun terkait perjuangan skuatnya di Liga Europa, Mourinho memberikan pujian terhadap mental perjuangan anak-anak asuhnya. Sempat unggul lewat gol Mkhitaryan pada menit kesepuluh babak pertama, namun Anderlecht mampu menyamakan kedudukan lewat Sofiane Hanni.

Laga dilanjutkan ke dua babak tambahan karena baik MU dan Anderlecht tak mencetak gol lagi di babak kedua, dan agregat gol kedua tim imbang.

Butuh waktu hingga menit keseratus tujuh bagi MU untuk bisa memastikan kemenangan lewat gol yang dilesakkan Marcus Rashford.

“Anda bicara tentang kualitas? Mereka fantastis. Namun, secara mental Rashford sempurna,” tukas Mourinho.

“Rashford belum mencetak gol lagi sejak Septembar tahun lalu, beberapa pemain tidak mernerti apa yang saya inginkan namun untuk Marcus, saya percaya,” ujar Mourinho yang memuji sikap dan kemauan bekerja keras dari pemuda Inggris berusia muda tersebut.

Pada laga Liga Europa tak ada dominasi Spanyol seperti pada  semifinal Liga Champions

Pasalnya para peserta babak empat besar kasta kedua kompetisi antarklub Eropa itu berasal dari empat negara yang berbeda.

Uniknya empat klub itu berasal dari negara dengan kompetisi domestik terbaik di Eropa.

Mereka adalah Manchester United dari Inggris, Celta Vigo dari Spanyol, Ajax Amsterdam dari Belanda, dan Olympique Lyon dari Perancis.

Dari empat tim tersebut hanya Ajax yang pernah merasakan trofi Liga Europa. Tim itu menjuarai Liga Europa saat masih bernama Piala UEFA

Selain Ajax, tiga tim lain adalah debutan di babak semifinal Liga Europa.

Dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Europa yang berlangsung serentak,  MU melenggang ke semifinal usai menekuk tim Belgia, Anderlecht, di Old Trafford.

Namun, dalam laga leg kedua tersebut MU mesti susah payah menyingkirkan Anderlecht. Bahkan, harus melalui dua babak tambahan karena agregat gol yang sama hingga waktu normal leg kedua.

MU menjamu Anderlecht dengan keunggulan gol tandang setelah bermain seri di Belgia pada pekan lalu.

Lalu, pada dini hari tadi di Old Trafford kedua tim bermain imbang hingga waktu normal berakhir.

MU sempat unggul cepat lewat gol Henrik Mkhitaryan pada menit ke-10 menyambut assist Marcus Rashford. Namun, gelandang Anderlecht, Sofiane Hanni, mampu menyamakan kedudukan.

Setelah imbang di babak pertama, kedua tim tak dapat mencetak gol di babak kedua sehingga laga dilanjutkan ke dua babak tambahan.

Bukan hanya di Old Trafford. Pertarungan sengit pun terjadi di kandang Schalke 04, Veltins Arena, kala menjamu Ajax.

Laga leg kedua itu pun harus dilanjutkan hingga dua babak tambahan karena agregat kedua tim yang sama.

Di Turki, peraih tiket semifinal harus ditentukan lewat adu penalti antara tuan rumah Besiktas dan Lyon. Kedua tim memiliki agregat sama hingga waktu normal berakhir.

Setelah tak ada gol tercipta di dua babak tambahan, Lyon akhirnya melenggang ke empat besar karena unggul  dalam drama adu penalti.

Sementara itu di Belgia, menjadi satu-satunya partai leg kedua babak perempat final Liga Europa musim ini yang selesai di waktu normalt. Celta Vigo melenggang ke empat besar usai bermain imbang  dengan tuan rumah, Genk.

Celta Vigo ke semifinal berkat keunggulan agregat  atas Genk

Komentar