MU Lepas Piala Liga Secara Konyol

Penulis: Darmansyah

Rabu, 27 Agustus 2014 | 09:08 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United “melepaskan” kompetisi Piala Liga untuk berkonsentrasi di Premier League secara konyol, setelah Rabu dinihari WIB, 27 Agustus 2014, memberi kemenangan empat nol tanpa balas ke klub kasta ketiga di Liga Inggris, Milton Keynes Dons.

Menurunkan pemain muda dengan panduan beberapa seniornya, Manchester memang tidak diperkuat oleh Wayne Rooney, Robin van Persie atau pun Fletcher. Hanya ada David Gea sebagai penjaga gol.

Tapi, kekalahan ini tetap di”soraki” lewat berita menyudutkan dari media Inggris yang menuliskan, tidak seharusnya MU kalah dengan angka sebesar itu. “Itu konyol,” tulis “Daily Mail,” Rabu, 27 Agustus 2014.

Bahkan surat kabar “Mirror” menuding van Gaal sebagai pecundang dengan memberikan kemenangan kepada Milton. “Tidak seharusnya mereka mengalah dengan empat gol. Itu keterlaluan,” tulis Mirror.

Tidak hanya media yang dibuat cemas oleh Manchester United. Manajer Milton Keynes Dons, Karl Robinson, mengaku agak terkejut timnya bisa menang empat gol tanpa balas., di Stadium MK, Milton Keynes.

Menurutnya, itu hasil pertandingan yang konyol. “Saya sedikit terkejut. Saya berjalan-jalan dan melihat papan skor. Ini konyol. Ini sesuatu yang mengawali mimpi bagi para pemain ini,” ujar Robinson.

Kemenangan MK Dons atas MU ditentukan oleh gol Kemenangan tuan rumah ditentukan oleh William Grigg dan Benik Afobe dengan masing-masing dua gol.

Menurut catatan ESPN, sepanjang laga itu, MU membukukan penguasaan bola dan melepaskan empat tembakan akurat dari empat belas usaha, sementara MK Dons melepaskan sebelas tembakan titis dari lima belas usaha.

Menurut Opta, ini adalah pertama kalinya MU kemasukan empat gol di ajang Piala Liga saat menghadapi tim dari kasta lebih rendah. Dengan kekalahan itu juga, MU memperpanjang rekor tak pernah menang sejak musim 2014-2015 dimulai.

Sebelumnya, MU kalah dari Swansea City dan imbang dengan Sunderland, di pentas Premier League.

Bermain sedikit santai tanpa beban gawang MU sudah kebobolan saat laga berjalan dua puluh lima menit. Jonny Evans melakukan blunder fatal saat umpannya malah bisa dimanfaatkan oleh William Grigg.

Setelah itu, lini pertahanan MU kembali buat kesalahan sehingga Grigg untuk kedua kalinya sukses menjebol gawang David De Gea. Kemenangan MK Dons lalu dilengkapi oleh dua gol Benik Afobe.

Berbicara soal kekalahan tersebut, Evans mengaku sangat frustrasi. Bek yang didapuk sebagai kapten pada laga semalam itu pun mengakui kesalahan buruk yang dibuat olehnya.

“Para pemain sangat kecewa. Kami memulai pertandingan dengan baik dan bisa dapat satu atau dua gol,” ujar Evans pada MUTV.

“Tapi, kemudian kami melakukan kesalahan ceroboh, termasuk operan saya yang berbuah gol pertama mereka. Sejak saat itu, kami malah menyulitkan diri sendiri,” akunya.

Evans pun mengakui kekalahan telak yang ditelan MU tak lepas dari stamina pemain MK Dons yang lebih superior. Pasalnya, Louis van Gaal banyak memainkan pemain yang sebelumnya belum tampil di ajang kompetitif musim ini.

“Untuk lima menit pertama kami mengontrol permainan dengan baik, saya pikir kami akan dapat gol. Tapi, akhirnya kesalahan ceroboh yang akhirnya menyulitkan kami. Saat tertinggal dua gol, kami tak bisa apa-apa lagi,” imbuh Evans.

Atas hasil tersebut, Evans tak menampik jika timnya membuat terlalu banyak kesalahan. Dia juga mengakui kecerobohan yang dilakukannya hingga berbuah gol pertama untuk MK Dons.

“Para pemain kecewa. Kami memulai dengan sangat baik dan bisa saja mencetak satu atau dua gol. Tapi kemudian ada beberapa kecerobohan, termasuk operan saya di gol pertama mereka dan dari titik itu kami menyulitkan diri kami sendiri,” sahut Evans di situs resmi klub.

“Begitu kami mulai mengejar, level kebugaran mereka yang superior terlihat, karena sebagian besar dari tim cukup lama absen bermain,” lanjut bek yang di laga tersebut menjabat sebagai kapten itu.

“Selama 15 menit pertama, kami memegang kendali, dan saya pikir kami bisa mencetak gol tapi ternyata tidak. Pada akhirnya kami harus membayar kecerobohan yang kami lakukan dan begitu tertinggal dua gol, tidak ada jalan kembali untuk kami,” katanya menambahkan.

Dengan kekalahan ini, penampilan MU di awal musim bersama Van Gaal masih belum menjanjikan. Hanya dapat satu poin dari dua laga Premier League, dan tersingkir memalukan dari tim yang levelnya jauh di bawah sang juara Inggris 20 kali itu.

MU kini hanya mengikuti dua ajang, yaitu Premier League dan Piala FA.

Komentar