MU Kalahkan QPR 2-1, Dan Memperlebar Selisih Poin Dengan City

Penulis: Darmansyah

Minggu, 24 Februari 2013 | 10:58 WIB

Dibaca: 0 kali

MANCHESTER  UNITED  tidak hanya sukses memperlebar selisih poin dengan Manchester City tapi juga makin menyengsarakan posisi  Queens Park Rangers (QPR)  di jurang paling dalam klasemen liga  setelah 2-0 pada lanjutan Premier League di Stadion Loftus Road, Sabtu (23/2/2013). Sepasang gol kemenangan Setan Merah ditorehkan Rafael dan Ryan Giggs.

Mengoleksi 68 angka, selisih 15 poin dari “runner up”nya Citizien, MU  makin sulit disingkirkan sebagai calon kuat juara Premier League musim ini. “BBC Sport” dalam ulasan akhir pekannya mengingatkan City untuk melupakan trofi. “Jangan terlalu banyak retorika “Mancio.” Maru lupakan jalan juaramu,” tulis media yang paling disegani di Inggris itu.

Sebelumnya, Roberto “Mancio” Mancini masih mengobarkan ambisi di internal timnya tentang jalan juara yang belum tertutup bagi City. Sang pelatih dari Etihad itu melupakan selisih poin dan mengingatkan MU bahwa mereka belum aman untuk meraih trofi ke-20-nya. “Kini mari berpikir ulang. Jalan City adalah pendakian tebing curam,” tul;is “BBC Sport” menyindir tekad Mancio.

City yang akan menjamu Chelsea Minggu malam, menurut “BBC Sport” hanya bisa memangkas tiga poin, kalau pun bisa menghempaskan The Blues.” Tentu tidak mudah untuk mengalahkan Chelsea yang dalam tiga pertandingan terakhirnya sudah berada di trek kemenangan.

Dalam pertandingan tandangnya di Loftus Road, MU bermain dalam tempo lambat di awal babap pertama. Fergie sengaja mengatur Ritme permainan berjalan adem untuk melihat strategi QPR. “Membosankan,”  ulas “Sky Sport” televisi berjaringan di awal permainan. QPR memang berusaha menekan tim tamu dengan lebih banyak memainkan bola di lapangan tengah. Namun, Esteban Granero dan kawan-kawan masih kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan MU.

MU lebih dulu memperoleh peluang melalui aksi Javier Hernandez pada menit ke-17. Menerima umpan Ashley Young, bomber asal Meksiko itu melakukan sundulan dengan membelakangi gawang. Sayang, upayanya itu belum membuahkan hasil karena bola sundulan tersebut masih mampu ditepis Julio Cesar.

Memasuki pertengahan babak pertama, MU mulai mendominasi laga lewat kombinasi sisi sayap yang dimotori Luis Nani, Giggs, dan Young. Meski begitu, QPR yang lebih banyak bertahan beberapa kali juga mampu mengancam lewat serangan balik dari aksi Bobby Zamora dan Granero.

Pada menit ke-24, Rafael membuka keunggulan MU. Berawal dari umpan Robin van Persie yang berhasil diblok Julio Cesar, Rafael langsung menyambar bola muntah tersebut dengan tendangan voli keras dari luar kotak penalti yang masuk ke pojok kanan gawang QPR.

Peluang terbaik QPR di babak ini diciptakan Christopher Samba setelah menyambut umpan tendangan pojok Granero pada menit ke-35. Namun, usaha tersebut masih dapat digagalkan Rafael yang mampu membuang bola yang sudah di luar jangkauan David De Gea.

MU pun langsung membalas. Berawal dari serangan balik, Rafael mengirimkan umpan panjang kepada Van Persie di kotak penalti. Bomber asal Belanda itu kemudian langsung menyambut umpan tersebut dengan tendangan voli keras yang mampu ditepis Cesar sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.
Selepas turun minum, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Pelatih QPR, Harry Redknapp memasukan Jermaine Jenas dan Loic Remy untuk menambah daya gedor skuadnya. Sementara, Sir Alex Ferguson mengganti Young, Hernandez dan Van Persie dengan Wayne Rooney, Antonio Valencia dan Danny Welbeck.

Baru dua menit masuk ke lapangan, Remy langsung menciptakan peluang emas bagi QPR pada menit ke-65. Sayang, bola tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih dapat ditepis De Gea sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Sepuluh menit menjelang akhir laga, Giggs memperbesar keunggulan MU menjadi 2-0. Menerima umpan terobosan matang dari Nani, gelandang veteran asal Wales itu sukses menyarangkan bola ke pojok kanan gawang QPR tanpa mampu dihalau Cesar.

Tiga menit berselang, Giggs hampir kembali mencatatkan namanya di papan skor jika saja bola tendangannya, menerima umpan silang Valencia, tidak membentur mistar gawang tim tuan rumah. Usaha Nani, yang berusaha mengambil bola rebound tersebut juga masih gagal karena bola masih melambung di atas gawang The Hoops.

QPR mendapatkan kesempatan untuk memangkas skor pada menit ke-90 melalui Samba. Tapi, lagi-lagi De Gea tampil gemilang karena mampu mengantisipasi sundulan bek asal Perancis tersebut menerima umpan tendangan pojok Adel Taarabt. Skor 2-0 untuk MU pun bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini bagi MU menyisakan kesedihan akibat cedera punggung Robin van Persia akibat bertabrakan dengan tiang kamera. Punggungnya agak sulit digerakkan dan mengakibatkan ia menahan kesakita. Alex Ferguson mengakui adanya kecelakaan yang dialami Persie. Ia mengatakan akan segera memeriksa cedera punggung Persie secepatnya untuk memastikan langkah pemulihan.

MU akan menghadapi laga krusial di Piala FA, Liga Champions dan Premier League. Fergie telah berjanji akan menjadikan ketiga ajang itu untuk mengangkat trofi. Pekan depan Old Trafford akan menggulirkan hajat besar di Laga Champions untuk menjamu Real Madrid di leg kedua. Pada leg pertama di Santiago Barnebeu, Manchester United hanya bisa bermain seri 1-1. Laga ini, bagi penggemar sepakbola dunia, di anggap sebagai pertandingan terbesar tahun ini.

Komentar