MU Jadi Lelucon Setelah Kalah dari MK Dons

Penulis: Darmansyah

Rabu, 27 Agustus 2014 | 15:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Kekalahan telak Manchester United, empat gola tanpa balas, dari Milton Keynes Dons di Piala Liga, Rabu dinihari WIB, 27 Agustus 2014, menjadikan klub Old Trafford itu menjadi olok-olok di media sosial dan menjadi sangat tidak menyenangkan bagi sang pelatih, Louis van Gaal.

Van Gaal sendiri tidak memedulikan kekalahan itu karena lebih mementingkan transfer Angel Di Maria, empat jam sebelumnya, dan menganggap Piala liga sebagai gangguan pembenahan tim yang sedang ia lakukan.

“Van Gaal tidak antusias dengan Piala Liga. Itu sangat mengganggu rencana besarnya mengembalikan MU sebagai klub ditakuti. Ia akan berkonsentrasi di Premier League dan Piala FA ketimbang dengan Piala Liga yang akan merecokinya,” tulis surat kabar “Guardian” tentang masa bodoh pelatih asal Belanda itu terhadap kekalahan dengan Milton Keynes Dons.

Kalah empat gol tanpa balas dari tim yang berstatus anggota Divisi Tiga saja sudah cukup buruk, apalagi jika sampai pemain-pemain United tahu bahwa akibat kekalahan itu mereka jadi bahan tertawaan.

Tidak butuh waktu lama setelah kekalahan itu untuk melihat timeline di Twitter dipenuhi banyolan berbau kekalahan tersebut, entah itu dari akun anonim ataupun pelaku sepakbola sungguhan seperti Edin Dzeko.

Lewat akun Twitter-nya, @EdDzeko, penyerang Manchester City itu menuliskan tweet implisit: “Hahahahaha”. Tweet tersebut diikuti dengan ikon tertawa terbahak-bahak.

Dzeko memang tidak secara khusus menyebut United. Namun, cukup jelas apa yang melatari dia menuliskan tweet itu.

Selain Dzeko, beberapa akun yang mengkhususkan diri pada lelucon sepakbola juga membuat beberapa tweet. BBC Sporf melansir gambar David Moyes dengan wajah ceria, sementara Football Funnys memberi analogi lewat sebuah adegan The Simpsons.

Pada adegan tersebut diperlihatkan Abe Simpson –ayah dari Homer Simpson– masuk rumah hanya untuk pergi lagi. Karakter Abe di situ diibaratkan sebagai Angel Di Maria, yang baru saja digaet United.

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, usai pertandingan dengan sangat sepele mengatakan, lebih senang berbicara tentang kualitas timnya yang akan meningkat setelah mendapatkan pemain sayap Angel Di Maria.

Menurut Van Gaal, selain punya bakat alami luar biasa, Di Maria adalah seorang pemain yang berorientasi kepada tim.

“Angel adalah gelandang kelas dunia, tetapi hal terpenting adalah ia merupakan pemain yang berorientasi kepada tim. Tak ada keraguan soal bakat alaminya yang luar biasa,” ujar Van Gaal.

“Ia pemain yang sangat cepat dan pemain berkaki-kiri yang tajam. Kemampuannya mendribel bola da melewati lawan adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilihat. Ia adalah tambahan yang luar biasa bagi tim ini,” lanjut Van Gaal.

MU menyelesaikan transfer Di Maria dari Real Madrid pada Selasa malam, dengan nilai transfer terbesar dalam sejarah Inggris, yaitu 59,7 juta poundsterling. Rekor pembelian terbesar dalam sejarah Inggris sebelumnya dipegang Fernando Torres, ketika dibeli Chelsea dari Liverpool dengan harga 50 juta poundsterling pada Januari 2011.

Di Maria merupakan pemain keempat yang dibeli MU pada bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, MU mendatangkan Sebelumnya, mereka merekrut bek kiri Luke Shaw dari Southampton, gelandang serang Ander Herrera dari Athletic Bilbao, dan bek tengah Marcos Rojo dari Sporting Lisbon.

Di Maria didatangkan Madrid dari Benfica pada Juli 2010 dan sebetulnya masih memiliki kontrak hingga Juni 2018. Menurut pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, Madrid sebetulnya ingin mempertahankan Di Maria, tetapi Di Maria menolak tawaran kontrak baru dan mengajukan permintaan dijual.

Ketika ditanyakan dengan serius tentang kekalahan timnya dari Milton Keynes Dons, pada putaran kedua Piala Liga 2014-2015, di MK Stadium, van Gaal mengaku tetap yakin akan filosofinya dan berharap suporter terus mendukungnya.

“Ini adalah soal melakukan kesalahan pada waktu yang salah. Ketika Anda melihat gol-gol ke gawang kami, kami melakukan kesalahan karena menciptakan situasi yang sebetulnya tidak boleh Anda lakukan,” ujar Van Gaal.

“Anda tak harus melupakan fakta bahwa ada sembilan pemain kami cedera dan kami memiliki tim yang sangat muda. Saya melihat mereka berusaha melakukan yang terbaik. Jadi, Anda tak bisa berharap lebih dari para pemain,” ujar Van Gaal.

MU kini hanya mengikuti dua ajang, yaitu Piala FA dan Premier League.

Ketika ditanya apakah ia punya pesan untuk suporter MU, Van Gaal mengatakan, “Mereka harus percaya kepada filosofi kami. Kami sedang membangun tim dan Anda tak bisa mewujudkannya dalam satu bulan atau satu tahun. Tentu, ini sangat mengecewakan. Namun, saya berharap mereka tetap percaya kepada klub dan filosofi kami karena filosofi membutuhkan waktu.”

Komentar