MU Diguncang Berita De Gea, Persie dan Falcao

Penulis: Darmansyah

Rabu, 20 Mei 2015 | 10:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United, yang memastikan diri hadir kembali di Champions League, diguncang berita seputar hengkangnya kiper David De Gea dan Robin van Persie ke Real Madrid, serta masih belum menentunya nasib Radamel Falcao.

Rabu, 20 Mei 2015, hampir semua media Inggris, terutama terbitan London dan Manchester menempatkan tiga pemain Manchester United pada posisi “breaking news” dengan analisis yang berbeda-beda.

Khusus untuk De Gea, setelah surat kabar Spanyol terbitan Madrid menulis telah terjadinya “deal” personal antara kiper MU itu dengan manajemen Real, seluruh pemberitaan media Inggris menulis rumor dan spekulasi mengenai sang kiper.

Hari ini, Rabu, 20 Mei 2015, Daily Mail, menulis tentang De Gea dikaitkan dengan kembalinya Manchester United di Liga Champions pada musim depan setelah absen semusim.

“Mail” menulis momentum kembalinya MU ke Liga Champions diharapkan akan membuat David de Gea tak tergoda untuk hengkang dari ‘Setan Merah’.

MU kemungkinan besar akan mengakhiri musim ini di peringkat keempat klasemen akhir Premier League.

Dengan demikian, mereka dipastikan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan meskipun harus lebih dulu melewati babak play-off.

Kembali bermain di kompetisi bergengsi seperti Liga Champions tentu akan meningkatkan motivasi para pemain MU, tak terkecuali De Gea.

De Gea pun diharapkan menjadikan hal itu sebagai salah satu alasan untuk bertahan di Old Trafford.

Dalam beberapa waktu terakhir, pembicaraan soal masa depan De Gea terus menghiasi media massa. Kiper asal Spanyol itu santer dikabarkan tengah diincar oleh Real Madrid.

Situasi jadi makin rumit karena kontrak De Gea dengan MU tinggal tersisa semusim. Artinya, kalau tak ada kontrak baru, maka De Gea bisa bebas pergi tanpa biaya transfer pada tahun depan.

“Secara pribadi, saya ingin dia bertahan karena saya pikir dia sudah melakukan pekerjaan yang fantastis. Saya berharap daya tarik Liga Champions bisa membujuk David, tapi cuma ada satu orang yang tahu jawaban ke mana dia ingin pergi,” ujar mantan pelatih kiper MU, Eric Steele, kepada Sky Sports News HQ.

Steele punya peran penting dalam karier De Gea di MU. Saat De Gea baru tiba di Old Trafford empat tahun lalu, dialah yang membantunya beradaptasi dengan sepakbola Inggris.

“Kami tahu apa yang kami beli. Kami saat itu membeli pemain yang punya potensi menjadi salah satu kiper terbaik di dunia, bukan cuma di Eropa,” tutur Steele.

“Sir Alex punya keyakinan besar pada pemain-pemain, tapi dia tak pernah merekrut kiper yang baru berumur sembilan belas tahun,” tambahnya.

“Namun, dia mendukung penuh kiper itu dan kami sudah memprediksi akan melihat kiper yang empat tahun kemudian Anda lihat seperti sekarang. Kami tahu itu akan butuh waktu,” ujar Steele, yang meninggalkan MU pada 2013 setelah kedatangan David Moyes.

“Peter Schmeichel tidak bergabung dengan United sampai dia berusia 28 tahun. Edwin van der Sar masih di United ketika dia berumur 40 tahun. Tahun-tahun terbaik De Gea belum datang,” tambahnya.

“Pada usia masih muda, dua puluh empat tahun, dia sudah memenangi Liga Europa, dia memenangi dua gelar Piala Eropa U-21. Dia adalah seorang juara. Saya menganggapnya termasuk empat atau lima kiper terbaik di dunia. Tapi, sekali lagi, dia masih belajar,” kata Steele.

Sementara itu, kemarin, Selasa, 19 Mei 2015, David de Gea dan Juan Mata diganjar penghargaan bergengsi dari fans dan pemain Manchester United di akhir musim. Kiper asal Spanyol itu dilabeli pemain terbaik sedangkan Mata menjadi pencetak gol terindah.

Istimewanya, penghargaan itu didapatkan De Gea dua musim beruntun. Apresiasi yang didapatkan De Gea tersebut di musim lalu menjadi rekor di MU. Dia kiper pertama yang mendaptakan penghragaan bergengsi itu.

Kini, dengan mendapatkan dua kali beruntun De Gea mengikuti jejak Cristiano Ronaldo sembilan tahun lalu.

Pemilihan pemain terbaik dengan suara terbanyak itu diraih De Gea lewat voting oleh fans dan para pemain MU di tujuh situs resmi klub yang menggunakan bahasa berbeda-beda. Penghargaan dilakukan di Old Trafford Rabu dinihari WIB.

“Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan satu tim, mereka sungguh fantastis musim ini. Ruang ganti serasa nyaman dan aku juga ingin menyampaikan terima kasih,” kata De Gea seperti dikutip situs resmi klub.

“Aku rasa sebagai kiper semua penyelamatan bola sangat penting untuk membantu tim. Aku sangat senang dengan penghargaan ini dan terima kasih kepada teman-teman satu tim,” imbuh dia

Sementara itu, Mata dianggap membuat gol terindah saat MU bertandang ke gawang Liverpooldi Anfield Maret tahun ini. Di laga itu MU menang dua gol berbanding satu gol.

“Aku sangat gembira. Itu sebuah momen penting dalam pertandingan. Aku mendapatkan passing dari Angel Di Maria, dia melihatku berlari dan aku mencoba untuk pertama kalinya, beruntung bolanya masuk,” kata Mata.

“Saat menghadapi Liverpool di Anfield maka dengan cepat kamu akan merasakan perbedaan. Buat aku hari ini adalah hari terbaikku sejak aku pindah kemari. Ini sebuah kemenangan yang bagus dan menjadi momen yang indah,” imbuh dia.

sky sports, mirror dan daily mail

Komentar