MU Campakkan City dari Liga Champions?

Penulis: Darmansyah

Senin, 9 Mei 2016 | 09:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United bisa saja menyingkirkan Manchester City dari posisi perebutan kursi Liga Champions musim depan setelah “The Citizen” hanya mampu bermain seri, dua gol berbanding dua ketika  menghadapi Arsenal di Etihad Stadium Minggu malam WIB, 08 Mei 2016.

Skor imbang tidak menguntungkan kedua tim.

ManCity yang berada di posisi keempat, saat ini mengoleksi enam puluh lima poin dari tiga puluh tujuhlaga.

The Citizens terancam tidak bermain di Liga Champions musim depan, karena Manchester United berada di posisi kelima dengan enam puluh tiga poin dan memiliki satu sisa lebih pertandingan.

“Manchester United punya satu laga lagi di banding City,” tulis “daily mail,” 09 Mei 2016.

Hasil imbang ini juga  membuat Arsenal gagal menempel ketat Tottenham Hotspur di posisi kedua.

Dengan satu pertandingan tersisa, The Gunners masih tertinggal dua poin dari rival sekotanya tersebut.

Walau pun dalam ancaman United. Manuel Pellegrini, sang pelatih City,  masih optimistis timnya akan lolos ke Liga Champions musim

Berbicara kepada BBC One usai pertandingan, Pellegrini mengatakan ManCity harus tetap optimistis dengan peluang lolos ke Liga Champions.

Pelatih asal Chile itu berharap MU tidak bisa mengalahkan West Ham United di Upton Park, Selasa, 10 Mei 2016.

“Semuanya bukan tergantung kami, tapi kami akan mengetahuinya Selasa nanti. Kami harus berpikir positif, memiliki kepala tegak, dan berusaha memenangi pertandingan terakhir,” ujar Pellegrini.

Setelah tiga musim melatih ManCity, Pellegrini akan menjalani pertandingan terakhirnya bersama The Citizens saat menghadapi Swansea City pekan depan.

Musim depan posisi Pellegrini digantikan Pep Guardiola.

“Di masa kepelatihan saya, kami meningkat jauh di Liga Champions. Banyak hal positif yang kami raih, tapi kami harus lolos lagi ke Liga Champions musim depan,” ucap Pellegrini.

Terkait pertandingan melawan Arsenal, Pellegrini menganggap ManCity tidak pantas meraih hasil imbang.

Terlebih Sergio Aguero dan kawan-kawan sempat unggul dua kali.

“Kami seharusnya memenangi pertandingan, dan saya pikir kami pantas mendapatkannya. Kami bermain lebih baik. Permainan kami  merupakan yang terbaik musim ini. Tapi, Arsenal juga menciptakan gol bagus,” ucap Pellegrini.

Suporter ManCity sendiri tidak memberikan penghargaan yang cukup bagi Pellegrini. Terlihat usai pertandingan melawan Arsenal sebagian besar tribun Stadion Etihad kosong ketika Pellegrini memberikan pidato terakhirnya.

“Terima kasih semuanya, saya tidak akan melupakan kalian. Jangan berubah, karena tim ini membutuhkan kalian. Bagi saya ini tiga tahun yang tidak akan terlupakan. Terima kasih, sampai jumpa lagi,” ujar Pellegrini dalam pidatonya.

Sama-sama membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi di empat besar, ManCity dan Arsenal bermain terbuka sejak awal pertandingan.

Laga baru berjalan delapan menit, ManCity sudah mampu menciptakan gol lewat tendangan kaki kiri Sergio Aguero.

Berawal dari umpan Jesus Navas dari sisi kanan yang disundul Fernandinho, Aguero kemudian mengecoh Mohamed Elneny dan melepaskan tendangan mendatar ke pojok kiri gawang.

Keunggulan ManCity tidak berlangsung lama.

Pasalnya, dua menit kemudian Arsenal menyamakan kedudukan melalui sundulan Olivier Giroud yang meneruskan umpan sepak pojok Elneny. Giroud berhasil lepas dari penjagaan Eliaquim Mangala.

Ini merupakan gol perdana Giroud bersama Arsenal dalam empat bulan terakhir. Sebelumnya penyerang asal Perancis itu mencetak gol ketika melawan Liverpool, Januari 2016.

Skor imbang bertahan hingga jeda babak pertama.

Pada menit kelima satu ManCity kembali unggul lewat gol Kevin De Bruyne. Gelandang serang asal Belgia itu menggiring bola dari tengah lapangan dan melepaskan tendangan mendatar ke pojok kanan gawang.

Arsenal tidak mau pulang dengan tangan hampa.

Kerja keras The Gunners membuahkan hasil pada menit keenam puluh delapan setelah Alexis Sanchez membobol gawang ManCity setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan Olivier Giroud.

Sejumlah peluang tercipta hingga akhir babak kedua, termasuk tendangan Wilfried Bony yang membentur mistar gawang. Namun, hingga laga usai skor imbang  tetap bertahan.

Komentar