MU Bikin Rekor Pasca Era Fergie

Penulis: Darmansyah

Jumat, 21 April 2017 | 13:48 WIB

Dibaca: 1 kali

Pertaruhan kemenangan Manchester United  atas  Anderlecht pada laga leg kedua perempat final Liga Europa merupakan  rekor baru tak terkalahkannya Setan Merah itu saat bermain di Old Trafford.

Kemenangan dua gol berbanding satu yang membuat Setan merah melaju ke semifinal  tersebut merupakan laga kedua puluh enam MU  secara beruntun dan  tak terkalahkan di Old Trafford

Angka ini merupakan untuk semua pertandingan i.

Seperti dikutip dari lembaga peneliti statistik sepak bola, Opta Joe, jumlah itu merupakan tak terkalahkan beruntun terbanyak di Old Trafford sejak era manajerial Sir Alex Ferguson pada 2011 silam.

MU di bawah kepelatihan Ferguson pada enam tahun silam silam masih menjadi tim yang perkasa tanpa terkalahkan di Old Trafford.

Kala itu tak terkalahkan MU di Old Trafford berakhir pada laga ketiga puluh tujuh, Oktober enam tahun silam.

Kali ini, di bawah asuhan Jose Mourinho, MU tak terkalahkan di kandang dalam dua puluh enam pertandingan. Itu di antaranya termasuk tujuh belas kemenangan dan sembilan kali imbang.

Kali terakhir, MU di bawah asuhan Mourinho kalah di Old Trafford adalah saat derby Manchester pada September tahun lalu.

Sementara itu, berkat kemenangan dua gol berbanding satu atas Anderlecht, MU berhak mendapatkan tiket semifinal karena keunggulan agregat tiga gol berbanding dua gol

Namun, untuk mendapatkan tiket tersebut, MU harus melakoni drama dua babak tambahan leg kedua.

Memasuki leg kedua, MU membawa keuntungan satu gol tandang usai bermain seri dengan Anderlecht pada leg pertama di Belgia.

Pada leg kedua, MU sempat unggul lewat gol Mkhitaryan pada menit sepuluh babak pertama. Namun Anderlecht mampu menyamakan kedudukan lewat Sofiane Hanni

Laga dilanjutkan ke dua babak tambahan karena baik MU dan Anderlecht tak mencetak gol lagi di babak kedua, dan agregat gol kedua tim imbang.

Butuh waktu hingga menit keseratus tujuh menit  bagi MU untuk bisa memastikan kemenangan lewat gol yang dilesakkan Marcus Rashford.

“Saya selalu percaya kepada para pemain dengan mentalitas spesial. Selalu percaya mereka, ” ucap Mourinho dalam jumpa pers usai laga seperti dikutip dari Four Four Two, Jumat.

Mourinho pun mengakui laga melawan Anderlecht hingga dua babak tambahan pada malam itu adalah pertandingan yang melelahkan.

“Ini pertandingan yang sulit, sebuah tim lawan yang sulit. Saya lelah, saya membayangkan betapa para pemain lebih lelah dibandingkan saya,” kata Mourinho yang menegaskan bakal berupaya membawa timnya menjadi juara Liga Europa.

Selain MU, tiga tim lain yang lolos ke semifinal adalah Ajax Amsterdam, Celta Vigo, dan Olympique Lyon

Gol  Marcus Rashford, menjadi penentu melenggangnya Manchester United ke babak semifinal Liga Europa.

Sempat unggul lewat gol Mkhitaryan pada babak pertama, Anderlecht menyamakan mampu kedudukan lewat Sofiane Hanni masih pada babak pertama.

Laga dilanjutkan ke dua babak tambahan karena baik MU dan Anderlecht tak mencetak gol lagi di babak kedua, dan agregat gol kedua tim imbang.

“Kami mengepung mereka di belakang pada babak kedua dan mulai menekan mereka sebagai sebuah tim, itulah yang diperlukan dalam pertandingan seperti tadi,” tukas Rashford usai laga seperti dikutip dari Four Four Two

“Kami mendapatkan banyak kesempatan dan seharusnya lebih banyak mencetak gol…. Kemudian kami hanya dapat satu pada akhirnya dan setiap orang bahagia sekarang.”

Bagi Rashford itu adalah gol pertamanya di Liga Europa musim ini sejak digelar pada September tahun lalu.

“Dia [Rashford] belum mencetak gol sejak Septembar [2016], beberapa pemain tidak mengerti apa yang saya inginkan namun untuk Marcus, saya percaya,” ujar Mourinho yang memuji sikap dan kemauan bekerja keras dari pemuda Inggris berusia sembilan belas tersebut saat diwawancara BT Sport usai pertandingan.

Sementara itu, menanggapi gol kemenangannya, Rashford mencoba merendah.

Pemain yang telah merasakan bermain bersama timnas senior Inggris itu menyatakan, jika tim bisa menang meski ia tak mencetak gol, dirinya tetap senang.

Lantas, apakah rahasia Rashford menjadi pahlawan bagi MU di Old Trafford pada dini hari WIB tadi?

“Semua yang bisa kamu lakukan hanyalah terus mencoba menciptakan peluang dan itulah yang terus dilakukan,”

Jika gol baru dicetaknya satu, untuk assist Rashford telah menyumbang tiga–termasuk masing-masing satu di laga dua leg perempat final Liga Europa.

“Anda hanya perlu mencari dan berharap mendapatkan kesempatan lain,” tukas Rashford.

Sepanjang musim ini, termasuk satu gol ke gawang Anderlecht pada dini hari WIB tadi, Rashford telah membobol gawang lawan sebanyak sepuluh kali dan menyumbang assist lima kali di berbagai kompetisi.

Di Liga Inggris, Rashford sudah lima kali membobol gawang lawan, termasuk dua gol dalam dua laga terakhir

Komentar