MU Belum Tutup Pintu Beli Pemain

Penulis: Darmansyah

Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Manchester United akan berhenti membeli pemain usai empat nama dihijrahkan ke Old Trafford di musim pertama Jose Mourinho di “Setan Merah?”

Media terkenal Inggris “daily mail,” Kamis, 11 Agustus  2016, dengan nada setengah mencibir menulis,”belum tentu.”

Belum tentu?

Ya. Manchester United kemungkinan akan kembali ke bursa transfer untuk membuat timnya di”takuti.”

Walau Jose Mourinho berulang kali menegaskan  hanya akan membeli empat pemain saja di bursa transfer musim panas ini, tak semua pengamat yang percaya.

MU baru saja  belanja lewat rekor transfer termahal untuk mendatangkan Paul Pogba dari Juventus.

Sebelum merekrut Pogba, Mourinho telah mendatangkan tiga pemain baru yakni penyerang Zlatan Ibrahimovic, gelandang serang Henrikh Mkhitaryan dan palang pintu Eric Baily.

Namun melihat penampilan timnya di beberapa laga uji coba terakhir, Mourinho kemungkinan akan menjilat ludah sendiri.

Pria asal Portugal itu akan kembali belanja pemain sebelum bursa transfer ditutup 31 Agutus.

Pemain kelima yang ingin dibeli Mourinho berposisi sebagai bek tengah. Mourinho membutuhkan kehadiran seorang bek tengah berpengalaman untuk mendampingi Bailly.

Mantan pelatih Inter Milan itu tidak yakin Chris Smalling seorang mampu menjadi pendamping Baily.

The Telegraph melaporkan Mourinho mempertimbangkan membeli bek Zenit St Petersburg Ezequiel Garay.

Pemain asal Argentina itu dibidik Mourinho karena sangat sulit merekrut bek Juventus Leonardo Bonucci. Setelah kehilangan Pogba, Juve tidak mau ditinggal Bonucci.

Mourinho merasa MU kekurangan pemain yang bisa menjadi pemimpin di lini belakang. Smalling dan Bailly masih terlalu hijau untuk jadi leader di jantung pertahanan sehingga Garay bisa menjadi solusi instan.

Jose Mourinho memang  termasuk pelatih yang beruntung.

Sejak meninggalkan FC Porto pada musim panas dua belas tahun silam, Mourinho selalu melatih klub-klub top.

Artinya, kinerjanya pun selalu didukung kekuatan finansial klub tersebut.

Tentu saja, hal itu akan memudahkan Mourinho untuk memboyong pemain-pemain yang diinginkannya.

Bukti terkini adalah ketika ia sukses membujuk Manchester United merogoh kocek hingga seratus  juta pounds hanya untuk memboyong Paul Pogba dari Juventus.

Sebelum MU, Mourinho juga kerap membuat klub asuhannya mengeluarkan banyak uang untuk memboyong pemain. Klub yang paling gencar melayani Mourinho dengan kekuatan finansialnya tentu adalah Chelsea.

Ternyata, Mourinho sudah menghabiskan biaya delapan ratus lima puluh enam koma delapan juta pounds atau setara empat belas koma enam triliun rupiah  hanya untuk belanja pemain.

Untuk itulah ketika ia mendatangkan Pogba dengan nilai transfer yang dikeluarkan Manchester United untuk merekrut Paul Pogba mendapat kritik dari banyak kalangan.

Bagi legenda MU, Gary Neville, transfer Pogba adalah hal yang sangat penting bagi Liga Premier.

Setelah Jose Mourinho diangkat sebagai pelatih, MU kini menjadi klub yang royal mengeluarkan uang untuk belanja pemain. Bahkan, mereka tak ragu merogoh kocek dalam jumlah besar untuk mendapatkan pemain yang diinginkan.

Jika ditotal, MU sudah mengeluarkan biaya hingga 190 juta euro hanya untuk belanja tiga pemain.

Angkat itu membuat Pogba memecahkan rekor transfer yang sebelumnya dipegang Gareth Bale saat direkrut Real Madrid dari Tottenham Hotspur. Beberapa kalangan pun mengkritik kebijakan MU. Namun, tak sedikit pula pihak yang membela MU, salah satunya adalah Neville.

“Saya pikir itu adalah biaya yang besar. Tapi, Liga Premier sudah kehilangan pemain kiri, kanan, dan tengah yang hijrah ke Spanyol. Semuanya adalah pemain kelas A,” kata Neville seperti dikutip Mirror.

Neville berpendapat seperti itu setelah melihat banyak klub Liga Premier yang melepas pemainnya ke Liga Spanyol. Selain Bale, MU juga sempat kehilangan pemain terbaiknya saat Madrid merekrut Cristiano Ronaldo

“Kita tak bisa merekrut pemain ke sini dan kita tak bisa menjaganya ketika kita memiliki yang terbaik. Sekarang kita merekrut pemain yang dianggap sebagai penandatanganan top di musim panas ini,” tutur Neville.

Manajer Manchester United, Jose Mourinho kembali melepar ledekan untuk manajer Arsenal, Arsene Wenger dan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Mourinho meledek keduanya setelah berhasil memboyong Paul Pogba dari Juventus dengan mahar 105 juta euro.

Sebelum transfer Pogba rampung, Wenger dan Klopp kompak menyindir rencana Mourinho. Menurut keduanya, Mourinho sudah melakukan hal gila demi mendapatkan tanda tangan gelandang Timnas Prancis tersebut.

Mourinho memang sudah membalas kritikan tersebut dengan menyebut ocehan keduanya sangat tidak etis. Namun, pelatih berjulukan The Special One tersebut tampaknya belum puas meledek Wenger dan Klopp.

“Saya tahu komentar mereka dan sangat memahaminya. Dalam sepak bola, banyak hal bisa terjadi dan beberapa klub melakukan pemecahan rekor transfer. Hal ini sangat mungkin terjadi di klub seperti Manchster United,”  ucap Mourinho, dikutip dari Soccerway.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut malah mengatakan bahwa Wenger dan Klopp iri kepadanya. Mourinho menyebut kekuatan finalsial MU jauh lebih besar dari Arsenal dan Liverpool yang membuat dua pelatih top itu menyindir transfer Pogba.

“Saya pikir mereka memiliki masalah ini (finansial). Kalau ini yang dicari, sebaiknya Anda berada di salah satu klub top dunia. Jadi hal yang terjadi di MU bisa juga dirasakan (mereka),” katanya.

Manajer asal Portugal itu melanjutkan, MU memang membutuhkan Pogba karena kekuatannya di lini tengah. Menurut Mourinho, Pogba tidak hanya kuat, gelandang berusia 23 tahun tersebut juga sangat lincah.

“Dia memiliki segalanya, mulai dari fisik, keterampilan, hingga sangat baik dalam berkoordinasi. Sekarang yang harus Pogba lakukan adalah beradaptasi dengan gaya permainan kami,” ucap Mourinho mengakhiri.

Komentar