Moyes Lepas Dari Himpitan Old Trafford

Penulis: Darmansyah

Minggu, 27 Oktober 2013 | 10:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Old Trafford, Sabtu, 26 Oktober 2013, sore waktu Manchester. David Moyes tertunduk, dan seperti menghitung nasib ketika sentuhan bola liar singgah ke kaki Crouch, di menit ketiga, dan nyelonong ke gawang David Gea. Gol Stoke City itu mengoyak perasaannya. Manchester dikalahkan Stoke di awal pertandingan

Menit ketiga dari laga keenam MU di Old Trafford itu memang membanting harga diri David Moyes sebagai pelatih sebuah klub prestasi “melangit.” Kelindan kerisauan menyelubunginya wajahnya. Dengan kening mengernyit Moyes berkomat-kamit sembari menunjukkan garis pertahanan MU dan menggenggam jemarinya sembari menghempaskannya meninju angin.

“Saya sempat risau oleh gol Stoke City di menit awal itu. Itu meang bukan akhir. Dan saya bisa puas dengan kinerja pemain. Mereka mampu mengatasi tekanan berat. Semuanya berjalan baik,” ujar Moyes seusai laga dan Manchester United memangkannya dengan skor 3-2..

“Mail Online,” yang menuliskan laga MU melawan Stoke di Old Traffor menegaskan, kesulitan “Iblis Merah” itu meraih kemenangannya. Bahkan, United harus tertinggal lebih dulu lewat gol Peter Crouch pada menit ketiga.

Beruntung, United mampu memenangkanya lewat gol Robin van Persie,i Wayne Rooney dan Javier Hernandez. Moyes mengakui tak gembira. Dia dengan nada tinggi mengatakan ada masalah di sektor pertahanan.

“Kami memiliki satu atau dua masalah pertahanan, tapi kiper kami luar biasa. Kami tidak bertahan sebaik yang kami harapkan. Stoke tidak mencetak banyak gol tapi mereka juga tidak kebobolan banyak gol jadi kami tahu kami mesti bekerja keras setelah tertinggal,” ujar Moyes.

“Saya sempat risau saat gol tidak akan datang–terutama saat kami tertinggal 1-2. Tapi saya pikir kami pada akhirnya layak mendapatkan kemenangan. Kami terus berusaha dan akhirnya pantas akan gol-gol tersebut,” katanya kepada “BBC Sport.”

Xaviar Hernandez, yang mengunci kemenangan MU mengakui Sotke City kali ini memang cukup sulit ditaklukkan. Itu bukan alasan. “Kami tahu Stoke akan menjadi tim yang sulit dihadapi, tapi untungnya kami terus melaju dan berhasil mencetak gol ketiga untuk memenangkan pertandingan ini,” kata Hernandez kepada “BBC Sports.”

“Semangat di klub ini senantiasa ada–kami selalu bertarung sampai menit terakhir di setiap pertandingan,” sambung pemain yang dikabarkan akan dijual pada jendela transfer musim dingin mendatang ini.

Dengan kemenangan ini posisi United masih bertengger di urutan kedelapan klasemen sementara Premier League dengan 14 poin. Sedangkan, Stoke nyaris mendekati zona merah dengan hanya delapan poin saja.

Pertandingan yang berlangsung ketat dan saling serang dalam permainan yang sangat terbuka, tidak menempatkan United sebagai superior. Aapalagi setelah gol Peter Crouch di menit ke tiga yang sempat mendegradasikan permaianan MU.

Klub Old Traffor itu baru memperoleh peluang pertama pada menit ke-32. Wayne Rooney mencoba keberuntungan melepaskan tembakan dari jarak jauh. Bola mengarah tepat ke gawang Stoke, yang ternyata masih bisa ditepis kiper Asmir Begovic.

MU berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-42. Sundulan Rooney dari jarak dekat mampu diblok Begovic. Namun, bola muntah tanpa ampun diteruskan Robin van Persie menjadi gol.

Akan tetapi, tiga menit kemudian, publik Old Trafford kembali terdiam. Dari sebuah situasi bola mati, tendangan bebas Marco Arnautovic berhasil mengoyak jala MU. Babak pertama berakhir 2-1 untuk keunggulan Stoke.

Pada babak kedua, Manajer David Moyes mengganti beberapa pemainnya, seperti Luis Nani, Tom Cleverley, dan Chris Smalling. Tiga pemain tersebut diganti oleh Adnan Januzaj, Javier “Chicharito” Hernandez, dan Antonio Valencia, masing-masing pada menit ke-58, ke-68, dan ke-76.

MU yang semakin melancarkan serangan akhirnya mendapat gol penyeimbang pada menit ke-78. Umpan sepak pojok Van Persie berhasil dimaksimalkan Rooney melalui sundulan yang menggetarkan jala Stoke.

Gol penyeimbang itu membuat motivasi para pemain MU meningkat. Hasilnya, pada menit ke- 80, Chicharito membuat publik Old Trafford bergemuruh. Umpan silang Patrice Evra disambar sundulan Chicharito yang mengubah skor menjadi 3-2. MU pun membawa kemenangan kembali di kandang sendiri.

Komentar