Moyes Bisa Tersenyum Lagi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 11 Desember 2013 | 11:44 WIB

Dibaca: 0 kali

David Moyes bisa tersenyum lagi. Usai mengulum kenyataan pahit di dua laga Premier League, kekalahan atas Everton dan Newcastle United, Manchester United memenangkan laga “matchday” penutup fase grup di Old Trafford, Rabu, 11 Desember 2013, dinihari WIB dengan menaklukkan Sakhtar Donetsk 1-0 lewat gol Phil Jones.

Kemenangan ini sangat manis bagi MU dan David Moyes, karena mereka keluar sebagai juara grup dengan angka maksimal. “United memastikan predikat juara grup di laga terakhir fase grup dan bersiap menjalani fase “knockout” dan MU bisa menempatkan diri sebagai salah satu favorit peraih gelar,” tulis “Mail Online.”

“Kami ingin memuncaki klasemen dan kami berhasil melakukannya. Kemenangan itu membantu kami, memperbaiki performa kami,” kata Manajer MU David Moyes di “BBC.”

“Kami tidak bermain baik selama tiga puluh menit dan mereka membuat dua atau tiga peluang. Di babak kedua kami bermain lebih baik.”

“Tak mudah sampai turun minum, tapi kami butuh memenangi pertandingan-pertandingan. Klub seperti Manchester United harus berusaha meraih trofi, itulah pekerjaan kami. Anda harus jadi lebih baik dalam perjalanan turnamen. Ini ajang berat, tapi kami akan menjalani laga satu per satu,” tegasnya.

Berikutnya MU akan menghadapi salah satu dari tim runner-up grup di babak 16 besar. Moyes menilai bahwa MU punya kemampuan untuk maju terus asalkan dapat terus membenahi penampilan.

“Saya pikir kami dapat dikategorikan sebagai salah satu favorit, tapi kami harus terus berbenah jika kami ingin terus maju di Liga Champions,” seru Moyes.

Manchester United menang atas Shakhtar Donetsk, bukan cuma untuk memastikan predikat juara Grup A Liga Champions melainkan juga memutus rentetan kekalahan kandangnya.

Kemenangan inii membuat MU, yang sudah memastikan tiket lolos di matchday sebelumnya, melaju sebagai juara grupnya. Selain itu, kemenangan juga membuat ‘Setan Merah’ menyudahi dua kekalahan kandang secara beruntun yang dialami di Premier League.

Dalam partai lain dari grup ini, Bayer Leverkusen menang dengan skor 1-0 ketika melawat ke markas Real Sociedad di Anoeta. Satu-satunya gol di laga ini lahir di menit ke-49 atas nama Omer Toprak.

Dengan hasil dalam dua partai tersebut maka MU mengumpulkan 14 poin lolos sebagai juara grup, ditemani oleh Leverkusen sepuluh angka, dan Shakhtar delapan poin tergeser ke Liga Europa.

Dalam laga terakhir fase grup itu, secara umum, MU mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang. Performa Andriy Pyatov membuat MU kian sulit mendapatkan gol.

Pada menit ke-58 dan ke-59, misalnya, Shinji Kagawa dan Wayne Rooney bergantian melepaskan tembakan, yang meleset dari sasaran.

Di sisi lain, peluang emas yang diciptakan Donetsk lebih banyak dari MU. Namun, David De Gea mampu mematahkan ancaman-ancaman Shakhtar Donetsk tersebut.

Pada menit ke-28, misalnya, Alex Teixeira melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti, yang dijinakkan David De Gea.

Sepanjang laga, menurut catatan UEFA, MU menguasai bola sebanyak 54 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari sepuluh percobaan, sementara Shakhtar Donetsk melepaskan sepuluh tembakan titis dari sepuluh percobaan.

Komentar