“Moyes, Besok Anda Dipecat”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 5 Desember 2013 | 16:02 WIB

Dibaca: 0 kali

David Moyes tercekat suaranya dan meminta kepada wartawan untuk menyudahi pertemuan, usai Manchester United dicampakkan oleh Everton dari posisi enam klasemen sementara Premier League di Old Trafford, Kami, 05 Desember 2013, dinihari WIB, ke urutan sembilan dan makin menjauh dari perebutan juara musim ini.

“Dia pergi dengan muka muran dan kening berkerenyit. Ia melambaikan tangan untuk kemudian mengatakan, “ sudah. Akhiri saja,” tulis “Daily Mail,” tentang wawancara bersama media David Moyes usai United dikalahkan Everton 0-1 dikandangnya.

Moyes dikabarkan hanya menjawab sekitar lima pertanyaan dan berada di ruangan selama sekitar dua menit. Pria asal Skotlandia itu kecewa dengan kekalahan yang baru didapat timnya.

Manchester United mendapatkan kekalahan keempat musim ini di tangan Everton. Sialnya buat mereka, kekalahan itu didapat di markas sendiri, Old Trafford. Ini adalah kekalahan kedua United di kandang sendiri musim ini. Kekalahan lainnya adalah ketika mereka ditundukkan West Bromwich Albion.

Sebelas tahun melatih Everton, David Moyes sama sekali tak pernah menang saat harus bertandang ke Manchester United. Dinihari tadi di Old Trafford, Moyes yang kini jadi bos “The Red Devils” malah kalah atas “The Toffees.”

Saat masih menjadi bos Everton, MU adalah mimpi buruk buat Moyes. Sepanjang 11 tahun jadi manajer klub tersebut, Moyes tak pernah menang saat menjalani lawatan ke Old Trafford. Rekornya untuk ajang Premier League adalah delapan kali kalah dan tiga kali imbang.

“Saya tahu mereka tim yang sangat bagus, Everton, dengan pemain-pemain yang sangat bagus, jadi Anda bisa bayangkan ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan saat berhadapan dengan tim lama Anda. Dan begitulah keadaannya,” sahut Moyes usai pertandingan.

Moyes dapat banyak teriakan bernada kecaman dari fans Everton yang berada di tribun Old Trafford. Di antaranya, beberapa suporter meneriakkan “David Moyes is full of s***” dan “Anda akan dipecat besok pagi”.

“Itu sorakan penonton yang tidak penting. Suporter Everton mendukung timnya dengan sangat baik malam ini. Mereka datang ke sini dan memastikan mereka memberikan dukungan pada tim mereka dan mereka melakukan itu,” lanjut Moyes seperti diberitakan “ESPNFC.”

Meski punya sejumlah peluang, United gagal mengkonversikannya menjadi gol. Moyes sempat berusaha memaksakan satu gol ketika timnya mulai mendapatkan ritme dengan memasukkan Adnan Januzaj dan Nani untuk menggantikan Rafael da Silva dan Shinji Kagawa.

Tanpa Rafael, Antonio Valencia yang awalnya bermain sebagai sayap kanan akhirnya digeser menjadi bek kanan. Sial bagi Moyes, taktik ini berbalik memukul timnya.

Nani dan Januzaj memang sempat mendapatkan peluang, tapi di belakang Valencia keteteran. Gol Bryan Oviedo di menit ke-85 adalah kombinasi kejelian Romelu Lukaku melewati Marouane Fellaini dan kegagalan Valencia melihat pergerakan Oviedo di sisi tiang jauh.

Alhasil, Moyes pun keluar lapangan dengan muka masam. “Sangat kecewa. Kami punya banyak kesempatan, tapi mereka bermain dengan baik dan karena itulah mereka berada di papan atas,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mencoba menghibur Moyes dengan mengatakan, Manchester United tak bisa disebut telah keluar dari perlombaan menjuarai Premier League 2013-2014 hanya karena mereka tertinggal sembilan angka dari Arsenal.

Mourinho menerangkan, selain MU, tim lain yang berpeluang menjadi juara adalah Chelsea, Liverpool, Arsenal, Manchester City, dan Tottenham Hotspur. Hingga pekan ke-13, empat tim selain MU dan Spurs berada di zona empat besar.

“Menurut saya, kita tak bisa bicara soal favorit, tetapi kita bisa bicara bahwa satu tim menguasai klasemen, dan beberapa tim agak tertinggal. Namun, saya tetap berpikir bahwa enam tim itu berpeluang menjadi juara,” ujar Mourinho.

“Saya tetap mengatakan bahwa tim yang memiliki beban lebih besar untuk menjuarai Premier League karena skuad mereka cukup unik adalah Manchester City.”

“Spurs dan MU tahu, jika tim-tim itu memangkas selisih dari sepuluh menjadi tujuh atau enam angka, mereka masuk dalam persaingan merebut gelar juara. Namun, saya berpikir mereka juga tahu jika selisih berubah dari sepuluh menjadi 13, atau sembilan menjadi 12, keadaannya menjadi sulit,” tuturnya.

Arsenal saat ini menguasai klasemen dengan nilai 31 poin, atau unggul empat angka dari Chelsea di tempat kedua. Peringkat ketiga dihuni Manchester City yang unggul satu angka dari Liverpool di posisi keempat. Sementara MU dan Spurs berada di peringkat kedelapan dan kesembilan dengan nilai 22 dan 21.

Komentar