Mourinho Silakan Pemainnya Hengkang

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 14:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Jose Mourinho mempersilakan pemainnya untuk pergi jika tak nyaman lagi bersama Chelsea di Stamford Bridge. Ia percaya Chelsea dapat mengatasi kalau pemainnya memilih hengkang tanpa rasa panik.

“Ditinggal kiper saja kami bisa tenang. Dan tak ada yang kacau di sini kalau ada pemain yang ingin pergi,” kata pelatih itu menanggapi kemungkinan pindahnya Petr Cech yang enggan dinomorkan oleh Mourinho dengan kedatangan Courtis.

Mourinho menilai skuat yang dimilikinya kini sangatlah tangguh. Saking hebatnya, Mourinho mengklaim cuma Chelsea yang mampu kehilangan kiper tapi tidak merasa panik.

The Blues masih melaju oke di Premier League dengan meraih satu hasil seri dan enam kemenangan dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani sejauh ini.

Dalam laga terakhir sebelum jeda internasional Chelsea berhasil menang dua gol atas Arsenal di pekan ketujuh Premier league. Saat itu cedera kepala memaksa kiper utama Thibaut Courtois sudah harus diganti oleh Petr Cech.

Menurut Mourinho, kejadian tersebut menjadi sebuah gambaran tersendiri betapa merata dan menakutkannya kekuatan yang dimiliki oleh ‘Si Biru’ musim ini.

“Cuma kami yang kehilangan seorang kiper dan tidak panik,” ucap Mourinho di Mirror.

“Kami kehilangan kiper dan paniknya cuma mengenai ia cedera apa. Tapi tidak untuk panik dalam sepakbola secara umum dan bilang ‘Ya Tuhan, apa yang akan terjadi?’–kiper satunya lagi masuk dan tak ada dari kami yang merasa takut karena kami tahu ada kiper tangguh lainnya.

“Petr sedemikian tangguh, percaya diri, pegang kendali jadi kami baik-baik saja. Saya senang dengan semua hal. Saat ini tim kami mampu beradaptasi dengan apapun. Kami bisa mengatasi apapun yang hadir dalam pertandingan.”

“Kami juga bukan tim yang cuma bermain dan berpikir dengan cara yang itu-itu saja. Kami bisa bermain dengan banyak cara dan beradaptasi dengan situasi-situasi berbeda,” tegasnya.

Membuka kompetisi dengan mengalahkan klub promosi, Burnley, London Biru seolah sulit untuk dibendung para rival. Terakhir rival sekota menjadi korban keganasan Chelsea musim ini, Arsenal.

Bermain di Stamford Bridge, Chelsea tampil digdaya sejak interval pertama. Meriam London dipaksa menyerah

Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan bahwa ia sangat bahagia dengan cara timnya mempertahankan ketenangan dan konsistensi di setiap pertandingan.

The Special One juga mengaku tak panik jika ia harus kehilangan satu pemainnya dalam pertandingan, seperti yang dialami kala menjamu Arsenal, di mana Thibaut Courtois ditarik ke luar lapangan lantaran mengalami gegar otak ringan dan digantikan Petr Cech.

“Tidak ada satu pun di tim kami yang khawatir dengan pergantian kiper itu. Ketika Cech masuk, kami tahu bahwa dia merupakan pemain hebat kami. Dia solid, percaya diri, dan selalu bisa mengambil kendali,” tutup mantan pelatih Real Madrid itu.

Komentar