Mourinho Mainkan Sepak Bola Lamban

Penulis: Darmansyah

Rabu, 10 Januari 2018 | 08:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Penggemar berat Manchester United, Usain Bolt mengomentari permainan klub pujaannya itu pada musim ini. Bolt mengaku tidak senang dengan gaya pragmatis yang ditampilkan manajer Jose Mourinho.

Mantan pelari asal Jamaika itu menyamakan Mourinho dengan manajer MU sebelumnya, Louis Van Gaal.

Bahkan, Mourinho dianggap bermain lebih bertahan dengan banyak melakukan operan. Permainan seperti itu dinilai Bolt tidak menyenangkan bagi fans.

“Saya adalah penggemar Mourinho, tapi saya tidak sepenuhnya menyukai cara dia bermain.”

“Kami terbiasa dengan Alex Ferguson, menyerang, menyerang, dan menyerang balik dengan kecepatan. Itulah yang biasa kami lakukan, tapi kali ini berbeda,” ucap Bolt kepada Yahoo Sports.

Peraih delapan medali emas Olimpiade itu pun tidak segan memberikan saran kepada Mourinho agar mengonversi lebih banyak peluang dan mendatangkan striker baru pada bursa transfer Januari ini.

Meskipun, Setan Merah telah memiliki Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa Mourinho melakukan hal yang buruk, kami hanya butuh striker. Kami menciptakan banyak peluang, tapi kami membutuhkan seorang pria yang merupakan striker murni.”

“ Saya merasa harus menemukan seseorang yang merupakan pencetak gol di jendela transfer,” ucap Bolt.

“Dia memainkan sepak bola yang lamban dan membosankan, tapi mereka mendapatkan banyak peluang. Jika kami mengambil peluang itu, kami tidak akan berada dalam posisi seperti saat ini,” Bolt menambahkan.

Bolt menganggap Lukaku tidak cukup sempurna dalam menyelesaikan peluang

Striker Belgia itu dinilai masih dalam tahap belajar dan membutuhkan waktu selama dua tahun ke depan untuk bisa matang bersama The Red Devils.

Berbeda dengan Paul Pogba, Bolt justru merasa kritik banyak pihak yang dilontarkan kepada bintang asal Prancis itu tidak adil.

“Dia membuat beberapa operan kunci, dia hanya tidak beruntung. Berbeda jika dia mendapatkan striker yang benar-benar bagus, seperti Ruud Van Nistelrooy atau Harry Kane.”

“ Dia membutuhkan striker yang memiliki gerakan bagus di depannya, dan Pogba akan memberikan umpan karena dia adalah orang yang sangat baik,” Bolt menuturkan.

Usain Bolt sendiri  masih menyimpan mimpi besar menjadi pesepakbola dan mengenakan kostum Manchester United.

Setelah sempat mengalami cedera hamstring pada Kejuaraan Dunia Atletik tahun lalu, Bolt bersiap menuju Jerman.

“Cedera saya sudah membaik dan saya sudah kembali bugar. Maret nanti saya akan menjalani masa percobaan bersama Dortmund, itu akan menentukan karier saya selanjutnya,” jelas Bolt kepada The Express.

Kendati sudah terbiasa dengan situasi di arena pertandingan, Bolt mengaku gugup mengawali rencananya menjadi pesepakbola.

“Saya grogi sampai nanti terbiasa dengan penonton, orang-orang dan semua yang ada di sekeliling saya. Mimpi besar saya adalah bermain untuk Manchester United. Jika Dortmund menilai saya cukup baik, maka saya akan berusaha dan berlatih keras,” ujar atlet tiga puluh satu tahun itu.

“Saya telah berbicara dengan Alex Ferguson dan dia mengatakan akan membantu saya jika saya sudah kembali bugar dan siap,” sambung Bolt.

Selain berbicara dengan mantan manajer MU, Bolt juga mengaku mendapat banyak saran dari gelandang The Red Devils Paul Pogba yang membuatnya bersemangat meraih gelar bergengsi di lapangan hijau.

“Saya dan Pogba banyak berbincang. Saya ingin bermain tapi di liga papan atas. Saya tidak terbiasa di area rata-rata, karena karier saya sangat luar biasa. Memenangi Liga Champions mungkin mendekati apa yang saya dapat di atletik,” tutur Bolt.

Manusia tercepat pemegang rekor di lintasan seratus meter dan dua ratus meter tersebut berharap bisa bermain di posisi sayap.

“Saya pribadi ingin bermain di sayap, tapi saya tahu banyak orang dan berbicara dengan para pesepakbola saya bisa ditempatkan sebagai penyerang,” kata Bolt.

“Saya berusaha menjadi yang terbaik dan kesempatan bermain di Manchester United akan menjadi kesepakatan besar. Saya tidak pernah melewatkan latihan sprint.”

“ Saya rindu kompetisi dan keluar dari trek dan keramaian, tapi saya selalu berlatih. Saya ingin bangun dan pergi berlatih penuh semangat di Old Trafford,” ujar Bol

Komentar