Mourinho Jago Hadapi Tekanan Pemecatan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 5 September 2018 | 09:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Jose Mourinho berhasil menghindari pemecatan dari Manchester United usai timnya memenangkan laga pecan keempat Liga Primer melawan Burnley

Kemampuan Mourinho menghindari pemecatan ini dikomentari gelandang Manchester United Nemanja Matic

Ia tak cemas dengan rumor pemecatan yang tengah dihadapi Jose Mourinho. Sebab, manajer asal Portugal tersebut dinilai jago menghadapi tekanan.

Dua kekalahan beruntun yang dialami MU sempat memicu rumor pergantian pelatih bakal terjadi lebih cepat di Old Trafford. Namun, isu pemecatan mulai reda setelah MU sukses mengalahkan Burnley , akhir pekan lalu.

Matic tahu betul karakter Mourinho saat menghadapi krisis. Maklum, keduanya pernah bekerja sama di Chelsea. Matic menilai The Special One paham betul cara menghadapi tekanan yang bisa datang dari segala arah.

“Saya rasa ia menghadapi tekanan dengan sangat baik. Itulah mengapa ia ada di sini di Manchester United. Saya tak melihat ada perbedaan,” kata Matic seperti dikutip Metro.

Matic juga menegaskan kepada media untuk melihat rekor gelar yang telah dikoleksi Mourinho. Deretan prestasi tersebut bisa menjadi tolok ukur kualitas seorang Mou.

“Dia tahu apa yang dilakukan dengan pasti. Anda mungkin tahu itu juga. Ini baik untuk kami.”

“Dia adalah salah satu manajer terbaik di dunia. Anda tahu apa yang telah dia menangkan dalam kariernya sehingga hal itu menunjukkan segalanya pada Anda,” tutur Matic.

Saat ini MU bertengger di peringkat kesepuluh dalam daftar klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan catatan dua kekalahan dari empat pertandingan. Red Devils tertinggal enam poin dari Liverpool yang nyaman di posisi puncak.

Sehari sebelumnya  para pemain dan mantan pemain Manchester United menganggap Jose Mourinho adalah manajer yang berkualitas dan dapat menghadirkan gelar bagi klub yang sudah lima tahun tanpa trofi Liga Inggris.

Mourinho dan Man United mengawali Liga Inggris dengan performa yang tidak meyakinkan.

Dari empat pertandingan, Paul Pogba dan kawan-kawan menang dua kali dan tumbang dua kali.

Kekalahan diderita secara beruntun dari Brighton & Hove Albion dan Tottenham Hotspur.

Kekalahan  pada pekan kedua dan ketiga membuat Mourinho mendapat tekanan.

Namun pemain dan mantan pemain The Red Devils mendukung keberadaan sosok asal Portugal itu di kursi manajer tim.

“Tentu dia tahu apa yang dia lakukan. Anda mungkin juga tahu. Ini adalah hal yang baik bagi kami.”

“ Dia adalah salah satu manajer terbaik di dunia, Anda tahu gelar-gelar apa saja yang telah ia raih dalam kariernya, jadi itu menggambarkan segalanya,” ujar gelandang Man United Nemanja Matic dikutip SkySports.

Matic yang diboyong Mourinho dari Chelsea juga menerangkan sang manajer begitu percaya diri menjelang laga menghadapi Burnley pada pekan keempat Liga Inggris

Gelandang asal Serbia itu membeberkan keberadaan Marouane Fellaini merupakan keputusan krusial Mourinho untuk membendung bola-bola atas yang kerap dimainkan Burnley.

Selain Matic, mantan kiper nomor satu Man United Peter Schmeichel juga memberi dukungan kepada Mourinho.

Menurut penjaga gawang di era Sir Alex Ferguson itu, Mourinho hanya butuh diberi waktu untuk menghasilkan gelar.

“Dia berpengalaman di klub-klub besar. Real Madrid, Inter Milan. Dia menjuarai Liga Champions bersama Porto. Tiga gelar Liga Primer bersama Chelsea. Dia melakukan banyak hal hebat di sepak bola.”

“Tapi Manchester United berada di level yang berbeda.Pengawasan, tradisi dan sejarah yang kami miliki. Setiap hari, kami menghormati sejarah kami. Kami memiliki tradisi yang sangat membanggakan,” ucap Schmeichel menjabarkan alasannya menyokong manajer berjuluk The Special One.

Sehari sebelumnya Mourinho menyindir mereka yang mengkritiknya atas penampilan buruk MU.

Mourinho mengawali Liga Inggris musim ini dengan kurang meyakinkan. Sebelum menang atas Burnley, Manajer asal Portugal itu hanya membawa Man United meraih satu kemenangan dari tiga laga.

Setelah menang atas Leicester City, Paul Pogba dan kawan-kawan kalah  dari Brighton & Hove Albion dan takluk  dari Tottenham Hotspur.

Kemenanganatas Burnley membuat Man United tidak terperosok ke papan bawah klasemen Liga Primer Inggris.

Selain menyelamatkan posisi Man United di klasemen, kemenangan atas Burnley juga membuat Mourinho memiliki kepercayaan diri menghadapi orang-orang yang mengharapkan Setan Merah mengalami kekalahan.

“Saya senang dan beberapa di Anda kalian pasti merasa kecewa karena berharap kami kalah,” ujar Mou dalam konferensi pers sambil menyeringai dikutip dari Reuters.

“Tapi saya rasa penampilan kami sangat baik dan sangat baik sejak sentuhan pertama. Setelahsepuluh menit bermain baik dan gagal memanfaatkan peluang saya sempat berpikir kami akan mengalami kekalahan seperti ketika menghadapi Tottenham tapi saya juga merasa kami akan menang,” jelasnya.

Mourinho menekankan kemampuan anak asuhnya menampilkan permainan yang lebih baik menjadi alasan Man United dapat bangkit setelah mengalami kekalahan beruntun.

“Manajer tidak penting, yang penting adalah tim. Manajer tidak bermain,” kata Mou menanggapi dukungan yang didapatnya dari para suporter.

“Saya senang dengan performa yang ditampilkan, hasil dan perasaan baik yang diberikan kepada fan. Mereka adalah yang paling bertanggung jawab pada setiap pekan,” tambah mantan manajer Chelsea tersebut.

Komentar