Mou: “Semua Orang, Kini, Mengejek Saya”

Penulis: Darmansyah

Senin, 14 September 2015 | 09:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Chelsea “ hanya” membutuhkan satu kemenangan untuk membangkitkan kembali gairah mereka di Liga Primer dan Champions Leagua di tengah amuk berita media “menghempaskan” peran Jose Mourinho sebagai pelatih tersukses usai tampil impresif sepanjang musim lalu.

Chelsea menjalani start terburuk di Premier League sebagai penyandang status juara bertahan. Dari lima laga yang telah berlangsung, The Blues kalah tiga kali, imbang sekali dan menang sekali dengan susah payah melawan West Bromwich Albion.

Mereka pun tengah disorot media Inggris saat ini, dan diragukan dapat mempertahankan gelar Premier League.

Meski begitu Jose Mourinho yakin Chelsea dapat kembali bangkit merebutkan titel, yakni dengan meraih satu kemenangan krusial.

“Kami butuh satu kemenangan besar untuk kembali ke permainan kami. Kami tak bermain buruk seperti yang diperlihatkan hasil akhir, tapi kami memang harus bangun,” ucap Mou di laman resmi klub, Senin, 14 September 2015.

“Saya pikir saat ini kami dihukum karena segala kesalahan kami. Satu-satunya cara kami bisa mengubahnya, yakni dengan bekerja keras dan menyiapkan laga selanjutnya, jadi ini seperti laga final dan kami harus bermain laiknya di final,” lanjutnya.

Akibat hasil buruk itu, Chelsea ada di urutan tujuh belas dengan raihan empat poin

Masih dengan nada “arogan” Joes Mourinho mengatakan,“Saya tahu banyak orang yang senang melihat saya seperti ini sekarang. Cukup adil, saya menikmatinya dan akan terus melanjutkan kerja keras”

“Ini adalah untuk pertama kalinya saya mendapatkan hasil yang buruk. Namun saya menyesuaikan diri dengan situasi karena saya berjuang bersama pemain saya, bukan bersebrangan,” tambahnya seperti dikutip “nuga” dari laman situs “goal.com.”

Hasil buruk yang didapat oleh London Biru musim ini adalah yang terburuk dalam kurun waktu dua puluh sembilan tahun terakhir.

Tiga kali menelan kekalahan dari lima pertandingan bukan lah hal yang bagus untuk klub sekelas Chelsea.

Sabtu malam WIB lalu London Biru itu harus tumbang di tangan Everton dengan skor tiga gol berbanding satu.

Dengan kondisi Chelsea sekarang, Mourinho, merasa pesimis tim arahannya mampu mempertahankan gelar Premier League musim ini

Meski begitu, pria asal Portugal itu cukup yakin skuad The Blues bakal bangkit saat menghadapi Arsenal akhir pekan depan.

“Saya tidak suka saat Anda bertanya kepada saya bahwa ada orang mengatakan ini dan itu. Chelsea mampu memenangi pertandingan berikutnya melawan Arsenal, itu jelas. Namun, untuk juara, saya tidak tahu,” ujar Mourinho, seperti dikutip FourFourTwo

Itu tergantung kami untuk melakukan perbaikan dari segala kekurangan. Akan tetapi juga bergantung kepada klub-klub lain yang mengalami kekalahan. Jadi mari kita tunggu apa yang terjadi di akhir musim nanti,” lanjut mantan pelatih FC Porto, Real Madrid, dan Inter Milan itu.

Seperti diketahui, masa depan Mou –sapaan Mourinho– Stamford Bridge memang sedang berada di unjung tanduk. Apalagi kalau bukan serangkaian hasil buruk yang diraih skuad Chelsea pada awal Premier League musim ini.

Tidak hanya Mou yang terusil dengan kakalahan itu, Nemanja Matic kepada “daily mail,” Senin, 14 September 2015, menytakan tak tahu apa yang terjadi dengan klubnya.

“Saya benar-benar tak tahu apa yang terjadi, tapi ini tidak baik untuk kami dan kami harus mencari tahu apa hal terbaik yang bisa kami lakukan,” ujar pencetak satu-satunya gol ke gawang Everton itu mengutip Squawka, Senin, 14 september 2015.

“Chelsea tak terbiasa dengan apa yang terjadi saat ini, tapi ini lah realitasnya. Kami harus bekerja keras untuk kembali tampil layaknya musim lalu,” tuntas Matic.

Matic dan kawan-kawan selanjutnya akan menghadapi Maccabi Tel Aviv di babak penyisihan grup Liga Champions. Laga tersebut bisa dijadikan momen untuk London Biru kembali mendapatkan ritme bermain yang diinginkan.

Para pengamat menuding kekalahan beruntun Chelsea ini disebabkan lemahnya coverage blok pertahanannya.
“Dari catatan itu bisa disimpulkan buruknya penampilan Chelsea di awal musim ini salah satunya karena lini pertahanan yang rapuh,”tulis “sky sports,” Senin 14 .

Ketika melawan Everton contohnya.

Dua gol pertama Steven Naismith tercipta karena kesalahan lini belakang Chelsea. Pertama terjadi karena Kurt Zouma gagal mengantisipasi pergerakan Naismith, sedangkan gol kedua tercipta karena Branislav Ivanovic tidak menutup ruang penyerang asal Skotlandia tersebut.

Entah apa yang terjadi dengan lini belakang Chelsea? Padahal Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih dengan strategi bertahan luar biasa. Namun, dari lima pertandingan awal Liga Primer musim ini, lini belakang Chelsea bermain tanpa arah.

John Terry yang biasanya mampu mengatur performa lini belakang, justru terlihat sering terlambat dalam menutup pergerakan lawan. Mourinho juga memberi kesempatan Zouma lebih banyak, namun bek muda asal Perancis itu masih minim pengalaman.

Dua bek sayap mereka, Ivanovic dan Cesar Azpilicueta, terlihat kesulitan mengimbangi permainan bertahan dengan menyerang. Mourinho sebelumnya menyatakan sedang berusaha memperbaiki permainan lini belakang, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil positif.

Lini tengah Chelsea yang musim lalu tampil sangat kreatif, juga tidak mampu menemukan ritme permainan terbaik musim ini. Duet Cesc Fabregas dan Nemanja Matic seperti tidak terlihat perannya di setiap pertandingan.

Menurunnya penampilan Eden Hazard juga menjadi salah satu penyebab buruknya performa Chelsea.

Dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Everton, Mourinho mengatakan Chelsea sedang mengalami banyak masalah. Tidak ada yang berjalan lancar untuk klub asal London Barat tersebut.

“Saat ini negatif dan sepertinya semua tidak berjalan untuk kami. Bahkan ketika melakukan rapat taktik pagi ini, komputer kami rusak,” ujar Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

Sejak awal musim Chelsea memang mengalami banyak masalah. Salah satunya adalah konflik internal, yang melibatkan Mourinho dengan dua dokter tim: Eva Carneiro dan Jon Fearn.

Penyebab terakhir yang menjadikan Chelsea terpuruk di awal musim ini adalah kegagalan di bursa transfer musim panas ini. The Blues memang terbilang minim pergerakan di bursa transfer kali ini.

Hanya kiper Asmir Begovic, Kenedy, Radamel Falcao, dan winger Pedro Rodriguez, yang merupakan perekrutan signifikan Chelsea musim ini. Sedangkan Papy Djilobodji dan Michael Hector merupakan pembelian panik Chelsea di jelang penutupan bursa transfer.

Chelsea gagal mendapatkan dua target pembelian utama mereka musim ini, yakni gelandang Paul Pogba dari Juventus dan bek Everton, John Stones.

Namun, jika Mourinho tidak mampu memperbaiki performa Chelsea dengan cepat, maka klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu dipastikan akan kehilangan gelar. Bahkan bukan tidak mungkin The Special One akan kehilangan pekerjaan sebelum musim berakhir.

skysports, daily mail, mirror dan berbagai sumber lain

Komentar