Mou “Ngambek” Tak Ada Konferensi Pers

Penulis: Darmansyah

Jumat, 30 Januari 2015 | 10:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Chelsea mengubah kebiasaan “klasik” menjelang laga Premier League-nya melawan Manchester City, di Stamford Bridge, Minggu malam WIB, 01 Februarii 2015, dengan meniadakan konferensi pers, yang rencananya diadakan Jumat, 30 Januari 2015, dengan alasan tidak jelas.

“Belum diketahui apa alasan The Blues melakukan itu,” turur Richard Harris, reporter “Sky TV” dalam acara preview pertandingan Chelsea versus City,Jumat, 30 Januari 2015.

Sudah lazim bagi setiap tim di kompetisi manapun, yang akan bertanding mengadakan jumpa pers, yang dilakukan biasanya satu atau dua hari sebelum pertandingan.

Apalagi jika ada duel Big Match, maka jumpa pers bisa dijadikan ajang perang urat syaraf. Duel Chelsea melawan City disebut-sebut “Title Decider,” siapapun pemenangnya akan berpeluang lebih besar menjadi juara.

Terlebih untuk Chelsea yang saat ini memimpin lima angka di puncak klasemen dari City di posisi kedua. Tapi tak akan ada psy war yang biasa terjadi antara Manuel Pellegrini dengan Jose Mourinho di laga-laga sebelumnya.

Sebab seperti dilansir BBC, Chelsea tiba-tiba membatalkan sesi jumpa pers yang seharusnya digelar hari Jumat ini, tanpa memberikan alasan yang jelas.

Meski demikian media-media Inggris menilai bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk protes Mourinho atas denda setengah miliar rupiah dari FA serta dakwaaan bersalah kepada strikernya, Diego Costa.

Mourinho didenda karena tudingannya pada wasit saat diimbangi oleh Southampton, sementara Costa terancam sanksi tiga laga dari FA setelah didakwa menginjak kaki pemain Liverpool, Emre Can, di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris.

Chelsea dan Manchester City akan melakoni duel besar akhir pekan ini. Chelsea disebut punya mental juara, tapi City disebut punya tim yang lebih baik.

Adalah eks manajer City yang kini menangani Inter Milan, Roberto Mancini, yang berpendapat demikian.
Mancini menyebut bahwa performa City sejak kepergiannya pada tahun 2013 telah berkembang pesat. Namun, mengingat pemain-pemain penting mereka masih sama, kesolidan tim tetap terjaga.

Mancini sendiri berjasa terhadap pembangunan tim City yang sejak 2012 sukses meraih dua trofi Premier League.
Dialah yang mendatangkan pemain-pemain penting seperti Yaya Toure dan David Silva ke Etihad Stadium beberapa tahun lalu.

“Menurut saya, Manchester City adalah tim terbaik di Premier League. Tapi, Chelsea juga kuat karena skuat mereka berisi pemain-pemain bagus,” ujar Mancini seperti dilansir Sky Sports.

“Mourinho sendiri adalah manajer yang bagus dan dialah yang menanamkan mental juara pada mereka.”

“Saya pikir, ini adalah laga penting. Jika City menang, persaingan kembai terbuka. Jika City kalah, itu sulit buat mereka.”

“Menurut saya, City adalah tim yang lebih baik,” kata manajer berusia 50 tahun ini.

Chelsea kini tengah unggul lima poin atas City. Mereka berpeluang memperlebar jarak menjadi delapan poin, sementara City berpeluang memperpendek jarak menjadi dua poin saja.

Dalam laga ini pula, Frank Lampard untuk pertama kalinya akan pulang ke rumah tetirahnya, Stamford Bridge Tapi rumah tersebut tak akan lagi menyenangkan bagi Lampard dan juga Manchester City.

Bagi Chelsea, Lampard adalah legenda hidup klub tersebut. Dia adalah topskorer ‘Si Biru.’.

Tak cuma itu, Lampard juga punya tiga titel Premier League, empat Piala FA, Liga Champions, dan Liga Europa selama tiga belas tahun bermukim di Stamford Bridge.

Namun kebersamaan itu berakhir musim lalu ketika Lampard memutuskan tak memperpanjang kontraknya.
Kini gelandang tiga puluh enam tahun itu sedang bermain untuk City, yang notabene adalah rival Chelsea di liga, sebelum bermain di New York City FC tengah tahun ini.

Nostalgia Lampard dengan Stamford Bridge akan terjadi akhir pekan ini saat City menyambangi Chelsea dalam laga krusial perebutan gelar juara Premier League musim ini.

Romantisme lama dengan Chelsea harus ditepikan sementara dulu dan Lampard datang sebagai musuh ke ibukota kali ini. Misinya adalah membawa City menang sekaligus memangkas jarak lima poin dengan Chelsea di puncak klasemen.

Tapi Chelsea tentu tak mau kalah dan maka dari itu Lampard sudah diwanti-wanti bahwa Stamford Bridge tak akan menyambutnya dengan hangat, melainkan siap meneror demi membantu The Blues meraih tiga poin.

“Baginya ini akan jadi salah satu momen terbaik dalam kariernya. Tapi sayangnya kami harus menang. Ini akan jadi laga yang menarik,” ujar Eden Hazard seperti dikutip Soccernet.

“Jika kami menang hari Sabtu nanti, itu akan sangat bagus. Kami sebelumnya sempat unggul delapan poin. Musim ini masih panjang, tapi kami akan dalam posisi yang bagus untuk meraih titel,” sambungnya.

Pada pertemuan pertama di Etihad Stadium, City dan Chelsea bermain imbang satu gol berbanding satu di mana Lampard bikin gol penyama kedudukan timnya.

Komentar