Mou :“Jersey” Ozil di Laga Premier Arsenal

Penulis: Darmansyah

Kamis, 31 Oktober 2013 | 15:58 WIB

Dibaca: 1 kali

Jose Mourinho tak akan mendoakan kecemerlangan karir Mesut Ozil di Arsenal karena mantan pemain Real Madrid itu adalah seorang yang bermain di setiap laga secara impresif. “Ia memiliki skill tinggi dan mampu mengatasi hambatan di lapangan secara reflek,” kata Mourinho, Kamis, 31 Oktober kepada “Skysports.”

Penegasan Morinho terhadap permintaan Ozil, dalam bisikannya ketika menyerahkan “jersey” kekalahannya di Emirates Stadion, ketika Chelsea mengalahkan Arsenal, di laga Capital One Cup, merupakan jawaban paling manusiawi ketika “Skysports” menanyakan tentang posisi dirinya dengan Ozil.

“Ia berada diseberang sana. Di Arsenal. Saya di belahan selatan. Kami satu kota. Tapi tidak ada kompromi ketika kompetisi berjalan. Saya tahu Ozil seorang professional. Untuk itu ia perlu diberitahu tentang laga-laga berikutnya Chelsea dengan Arsenal,” ujar Mourinho elegant.

Soal kompetensi, kualitas dan skill Mesut Özil, José Mourinho sudah tak lagi heran. “Gaffer” nyentrik Chelsea itu mengaku, tak pernah percaya mantan anak asuhnya itu bisa dilego Real Madrid pada jendela transfer lalu.

Mou, sapaan santai Mourinho, mengaku tak habis pikir bahwa musim panas lalu, pemain sekelas Ozil tak lagi diperlukan untuk tim macam Los Blancos. Meski begitu, The Happy One melihat transfer itu setidaknya merupakan langkah yang bagus buat Özil – ketimbang hanya jadi penghias bench lantaran tak masuk proyek anyar suksesornya, Carlo Ancelotti di Madrid.

“Kedatangannya ke Arsenal mengejutkan saya waktu itu. Tapi inilah sepakbola, inilah pasar (transfer),” ujar Mou, sebagaimana dilansir InsideFutbol, Kamis, 31 Oktober 2013.

“Real Madrid punya banyak pemain hebat. Özil sendiri kini datang ke kompetisi terbesar dunia Premier League. Jika Real menjualnya, itu langkah bagus buat dia,” lanjut arsitek kelahiran Setubal lima dasawarsa silam tersebut.

Walau awalnya Mou mendoakan Özil untuk lebih sukses di Inggris, tentunya jelas saat ini keduanya berposisi sebagai rival sekota. Terlepas dari laga Capital One Cup lalu di Emirates Stadium di mana Ozil hanya bermain di medio babak kedua, Mou berharap mantan anak asuhnya itu tampil jelek ketika mereka berhadapan lagi di derbi London Matchday ke- tujuh belas akhir Desember.

“Saya punya memori yang indah dengan Mesut ketika bersama-sama di Madrid. Dia seorang pemain yang sangat bagus. Saya mendoakannya untuk sukses, tapi saya takkan mendoakannya tampil bagus saat dia bermain untuk tim rival,” tuntas Mou.

Komentar