Mou Diteriaki Pengkhianat di Stamford

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 Maret 2017 | 07:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Jose Mourinho menangisi kekalahan pahit Manchester United satu gol tanpa balas dari Chelsea di Stamford Bridge, Selasa dinihari, yang menyebabkan klub Old Trafford itu gagal melangkah ke semifinal, yang sekaligus pula harus melepaskan gelar yang mereka rebut di muism lalu kala masih dilatih Louis van Gaal.

Datang ke Chelsea dalam status “pengkhianat” Jose Mourinho diteriaki  oleh para pendukung “the blues.”

Lantas bagaimana sikap Mou terhadap teriakan suporter itu?

Tidak tiinggal diam.

Mourinho pun balik menyerang mantan klubnya tersebut.

Ketika Ander Herrera mendapatkan kartu merah, Mourinho pun melakukan protes keras.

Aksi Mourinho ini yang kemudian direspon oleh para penggemar Chelsea. Mereka meneriaki Mourinho sebagai ‘Judas’ atau pengkhianat.

“Mereka bisa saja memanggil saya dengan sebutan apapun yang mereka inginkan. Sampai pada saat mereka memiliki manajer yang membawa Chelsea memenangi empat titel Liga Primer Inggris, saya tetaplah nomor satu.”

“Ketika mereka memiliki seseorang yang mampu membawa tim tersebut meraih empat trofi Liga Inggris, barulah saya menjadi nomor dua. Sampai saat itu tiba, Judas ini tetaplah nomor satu,” ujar Mourinho balik menyerang suporter Chelsea seperti dikutip dari Goal.

Mourinho juga menyindir Chelsea yang tak ikut serta dalam kompetisi Eropa musim ini. Bagi Mourinho, hal itu bukanlah kesalahannya.

“Chelsea bisa saja bermain di kompetisi Eropa musim ini karena ketika saya meninggalkan klub tersebut musim lalu, Chelsea ada di posisi sebagai juara grup dan lolos ke fase knock out.”

“Itu bukan salah saya, itu adalah kesalahan orang yang ada di klub tersebut setelah saya,” ucap Mourinho yang meninggalkan Chelsea karena dipecat pada bulan Desember dua tahun lalu.

Laga perempat final Piala FA antara Chelsea dan Manchester United pada awal pekan ini berakhir dengan skor satu gol untuk kemenangan The Blues.

Hasil tersebut membuat Chelsea lolos ke semifinal Piala FA sedangkan Manchester United harus memupus ambisi mereka untuk mengawinkan trofi Piala FA dengan trofi Piala Liga musim ini yang sudah dimenangkan lebih dulu

Tidak hanya sekadar teriakan dan ejekan, kedua pelatih Antonio Conte dan Jose Mourinho menolak melakukan jabat tangan usai laga

Sebelumnya, Conte dan Mourinho sempat bersitegang di pinggir lapangan saat pertandingan memasuki menit keempat puluh

Dikutip dari Evening Standard, Conte kesal dengan permainan kasar MU setelah Marcos Alonso dilanggar Antonio Valencia.

Conte berusaha menghampiri Mourinho sambil berteriak. Mourinho pun terlihat tidak gentar dan berusaha menghampiri pelatih asal Italia tersebut. Wasit keempat Michael Jones kemudian melerai keduanya.

Mourinho kemudian ditarik asistennya, Rui Faria, sementara Chelsea ditarik Angelo Alessio. Wasit Michael Oliver yang melihat insiden tersebut kemudian memberi peringatan kepada kedua pelatih.

Lima menit sebelum insiden cekcok antara Conte dengan Mourinho, MU harus kehilangan pemain setelah Ander Herrera diusir wasit Oliver karena melanggar Eden Hazard. Herrera mendapatkan kartu kuning keduanya dalam kurun waktu lima belas menit.

Usai pertandingan, Mourinho dan Conte tidak melakukan jabat tangan. Daily Express melansir, kedua pelatih langsung masuk ke lapangan untuk menyalami pemainnya masing-masing. Ketika berpapasan, keduanya juga tidak berjabat tangan.

Ini adalah kali kedua hubungan Conte dengan Mourinho memanas

Tentang kartu merah terhadap Ander Harera, pelatih Chelsea Manajer Chelsea, Antonio Conte, enggan mengomentarinya.

Herrera mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Eden Hazard.

Kartu kuning pertama didapat gelandang asal Spanyol itu pada menit kedua puluh juga karena melanggar Hazard.

Conte tidak ingin berbicara banyak mengenai keputusan wasit Michael Oliver. Pelatih asal Italia itu menyerahkan kepada publik untuk menilainya.

“Saya pikir Hazard memulai pertandingan dan dia tidak bisa bermain (karena terus dilanggar). Semua orang melihat kejadiannya dan biarkan mereka menilainya,” ujar Conte kepada BBC Sport.

Conte memuji penampilan timnya yang bermain solid meski hanya menang tipis melawan sepuluh pemain MU. Conte menganggap Chelsea telah mengalahkan tim dengan skuat terbaik di Inggris saat ini.

“Kami tampil bagus melawan tim kuat dengan pemain hebat. MU punya skuat terbaik di liga ini. Bagi kami, kami harus puas melangkah ke babak selanjutnya,” ucap Conte.

Chelsea selanjutnya akan menghadapi Tottenham Hotspur di laga semifinal yang digelar di Stadion Wembley pada 22 dan 23 April mendatang.

Semifinal lainnya mempertemukan Arsenal melawan Manchester City

Komentar