Mou Dihujat Publik Stamford Bridge

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 21 September 2013 | 10:49 WIB

Dibaca: 1 kali

Stamford Bridges mulai menyalin dengan menabur benih kasus Bernabeu. Kasus hujatan untuk Jose Mourinho. Akan terulangkah peristiwa Santiago Bernabeu itu? “Entahlah,” tulis “The Sun” edisi Sabtunya tentang benih kecaman yang mulai menebar untuk Jose Mourinho di Chelsea.

Kasus yang mirip. Kalau di Madrid bibitnya bermula dari “pelengseran” Iker Casillas, di “The Blues” berawal dari penyingkiran Juan Mata dari “starter.” Di Bernabue berujung pada “pengusiran” Mou, dan apakah di Stamford Bridge menjadi peristwia yang sama?

Dan “The Sun,” tabloid terbitan London yang mirip dengan tabloid Madrid “Marca” dalam hal mengencang spekulasi, menjawabnya dengan satu kata pula,”Entahlah.” Dan “The Sun” dengan provokatif memasang di halaman depannya foto “master” yang diacungkan penonton Stamford Bridge dalam poster bertuliskan,”Jose! Mmata Belong on the Field, Not the Bench!”

Poster itu menggunakan dasar putih dan tulisan biru yang diacungkan penonton dengan lambaian syal berlogo Chelsea.”

Poster itu mengingatkan kita pada persitiwa awal di Bernabue. Ya, publik London Biru begitu mulai mengecam pelatih saat itu, Jose Mourinho setalah sangat mendambakannya untuk “pulang ke The Blues.

Hari-hari awal comeback-nya The Happy One begitu disambut suka cita, bak pahlawan yang kembali ke daerah asalnya. Namun, setelah tiga kali putaran Premier League dan sekali menjajal Champions League di babak fase grup, Mou mulai tidak disukai fans Chelsea. Apa penyebabnya?

Juan Mata lah yang menjadi penyebab utama itu semua. Dari awal musim, pemain asal Spanyol itu belum sekalipun merasakan bermain full 90 menit. Dan juga, Mata baru diturunkan di dua laga liga saat melawan Aston Villa dan Everton. Dari dua laga itu, Mata kini baru mengumpulkan waktu bermain sebanyak 122 menit.

Menurunnya performa London Biru pun menjadi akibat dari itu semua. Empat laga terakhir yang dilakoni pun belum satu pun berhasil dimenangkan. Termasuk dalam laga perdana Liga Champions, Chelsea harus takluk 2-1 dari Basel.

Fans yang datang ke Stadion, mulai menunjukkan kegusaran mereka dengan membentangkan sebuah kertas yang bertuliskan “Mata seharusnya di lapangan, bukan di bench.”

Di laga melawan Basel, Mata diberi kesempatan bermain oleh Mou, namun lagi-lagi harus dimulainya dari bangku cadangan. Ia masuk di menit ke 67 menggantikan pemain baru, Willian.

Apa jawaban Mourinho? “Bagi saya ini bukan “kiamat. Ini dua hasil buruk. Saya tahu ke mana saya ingin pergi dan melangkah. Ketika anda ingin membangun sesuatu yang berbeda dan para pemain melakukan adaptasi, kenyamanan dengan filosofi yang sebelumnya, ini jauh lebih sulit,”sambung pelatih kelahiran Setubal itu.

Mantan arsitek Real Madrid itu pun menyalahkan cara permainan Chelsea dalam beberapa musim belakangan, yang menurutnya tidak sesauai dengan permainan Raksasa London itu.

“Saya tidak suka dengan cara Chelsea bermain di beberapa musim terakhir. Klub tidak seperti itu. Kami punya pemain untuk mengubah (keadaan), kami ingin bermain dengan gaya berbeda,” tegas pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Untuk membuktikan pernyataannya, Mou bisa menjabarkan ketika Chelsea saat menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League matchday kelima Premier League, di Stamford Bridge, mala mini, Sabtu, 21 September 2013.

Tentang Mata Mou mengatakan kalau dirinya bisa saja mempertimbangkan eksistensionya sebagai “starter.” Mata bisa saja tampil, namun bukan pada posisi di belakang striker. Pasalnya, Mou telah menaruh kepercayaan penuh kepada Oscar untuk berdiri di belakang striker –atau sebagai No.10.

“Ada beberapa hal yang saya tak bisa bicarakan kepada Anda. Tapi, dia bermain melawan Everton sejak awal dan Anda bisa menganalisis performanya. Dan dia bermain melawan Basel, tak seperti Ba atau Mikel, yang masuk untuk menyelamatkan laga, tapi dia masuk saat tim unggul 1-0 dan dia punya tugas spesifik,” ujar Mou, seperti dilansir Sky Sports.

“Saya ingin membangun tim dengan Oscar sebagai No.10 saya. Saya ingin dua pemain lain berada di sektor sayap, dan beradaptasi dengan realitas, serta mempelajari segala hal yang sebelumnya tak siap untuk mereka lakukan,” sambung pelatih yang membawa Inter Milan meraih treble winner.

Mou juga membela Oscar, yang dinilainya menampilkan penampilan konsisten sejak dimulainya musim ini. “Saat ini, Oscar adalah No.10 saya dan, jika seseorang mengatakan bahwa Oscar bukanlah pemain terbaik Chelsea sejak awal musim, saya harus mengatakan kalau saya tak menyetujuinya,” tutupnya.

Komentar