Mimpi Buruk Liverpool di Sain James Park

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 Oktober 2017 | 07:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Liverpool gagal membuang mimpi buruk September-nya dan gagal meraih poin penuh di laga pertama Oktobernya, Senin dinihari WIB, 02 Oktober, ketika datang ke Saint James Park melawan Newcastle.

Perjalanan buruknya di bulan September hanya menorehkan satu kemenangan dari enam laga yang dimainkan.

Dan sebelum laga menghadapi Newcastle, Liverpool  sebenarnya punya kesempatan untuk mengawali bulan baru dengan hasil positif.

Statistik menunjukkan performa Liverpool memang dalam kondisi buruk jelang laga lawan Newcastle. Dalam tiga laga tandang yang dijalani Liverpool, mereka kebobolan sepuluh gol.

“Saya tak masalah menghadapi kritik. Saya hanya bermasalah bila orang berpikir bahwa Liverpool tak bisa menemukan solusi atas masalah mereka.”

“Kami tahu titik-titik yang harus kami perbaiki agar kami tampil baik,” kata Klopp seperti dikutip dari BBC Sport.

Liverpool adalah tim yang sangat menyerang sehingga terkadang mereka memiliki masalah di lini belakang.”

“Liverpool akan selalu jadi tim dengan serangan yang berbahaya, bahkan bila mereka mencatat sejumlah kesalahan saat bertahan,

Kegagalan meraih tiga angka di pekan ketujuh Liga Primer Inggris  melawan Newcastle membuat pelatih Liverpool Juergen Klopp lebih dari sekedar kecewa.

Rentetan peluang yang diciptakan Jordan Henderson dan kawan-kawan gagal memenangkan Liverpool.

Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Saint James Park, Liverpool unggul lebih dulu berkat gol tendangan jarak jauh Philippe Coutinho.

Keunggulan The Reds hanya berlangsung sekitar tujuh menit. Newcastle United menyamakan kedudukan berkat Joselu yang memanfaatkan situasi serangan balik.

“Saya kecewa, frustrasi, atau terserah Anda menyebutnya apa. Kami mencetak gol yang indah dan menciptakan peluang bagus. Kami menendang bola ke arah gawang. Kami menciptakan lima atau enam peluang yang luar biasa. Biasanya kami mencetak gol dengan peluang itu,” ujar Klopp.

“Saya tidak melihat banyak peluang dari Newcastle. Mereka mendapat satu peluang dan sukses mencetak gol. Sepertinya itu tidak adil,” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu

Dalam pertandingan menghadapi Newcastle, Liverpool seperti melanjutkan kebiasaan membuang peluang.

Statistik di Livescore mencatat setidaknya Liverpool memiliki lima belas upaya mencetak gol yang  sepuluh di antaranya tidak mengarah ke gawang.

Sebelumnya, dalam enam laga di bulan September, klub asal Merseyside itu seratus dua puluh enam kali melepaskan tembakan dan hanya tiga puluh empat yang menemui sasaran.

Sejak September pula Liverpool hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan.

Setelah jeda internasional pekan depan, Liverpool akan menghadapi ujian yang cukup berat ketika menjamu Manchester United pada 14 Oktober mendatang.

Dalam laga di  di stadion Saint James Park antara Newcastle United dan Lieverpool menjadi penutup pekan ketujuh Liga Primer.

Kedua kesebelasan yang ingin beranjak dari papan tengah memperagakan permainan terbuka. Liverpool mengandalkan Philippe Coutinho, Sadio Mane, Daniel Sturridge dan Mohamed Salah untuk menggedor pertahanan tuan rumah.

Upaya The Reds menciptakan gol baru berhasil di menit kedua puluh sembilan. Coutinho menyelesaikan pergerakannya di lini tengah dengan melepaskan bola dari luar kotak penalti.

Akurasinya dalam menempatkan bola kembali berbuah hasil. Bola yang menghujam ke bagian kanan atas gawang tak dapat dijangkau kiper Newcastle Robert Elliot.

Organisasi permainan yang cukup rapi dari Newcastle dan rentannya pertahanan Liverpool membuat keunggulan tim tamu hanya bertahan tujuh menit. Suporter The Magpies bersorak menyambut gol Joselu yang memanfaatkan umpan daerah dari mantan pemain Liverpool, Jonjo Shelvey.

Di babak kedua Liverpool memimpin penguasaan bola dan berkali-kali melepaskan bola namun lebih banyak yang luput dari sasaran atau off target.

Bola lebih sering berada di daerah Newcastle United, namun Salah dan kawan-kawan kesulitan membuat peluang matang yang benar-benar membahayakan gawang tuan rumah.

Newcastle yang lebih banyak mendapat tekanan sesekali mencoba mencuri kesempatan lewat serangan balik maupun bola mati.

Tidak ada gol tercipta hingga laga bubar, kedua kesebelasan gagal mendekati zona Eropa. Liverpool menempati peringkat ketujuh dengan dua belas poin, sementara Newcastle yang memiliki sepuluh poin terpaku di peringkat kesembilan.

Komentar