Messi Sepenting Maradona bagi Argentina

Penulis: Darmansyah

Selasa, 1 Juli 2014 | 14:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Striker Argentina Lionel Messi menempatkan dirinya sebagai sosok penting Argentina. Layaknya Diego Maradona, setelah tampil penoh pesona dan bermain prima di babak penyisihan grup Piala Dunia Brasil 2014. Perannya disebut setera dengan Maradona saat “Tango Team” menjadi juara di tahun 1986.

Dalam tiga laga yang sudah dilakoni oleh tim Tango, Messi mampu tampil tajam. Dia sudah membukukan empat gol.

Gawang Bosnia dan Herzegovina dan Iran masing-masing dibobol sekali oleh Messi. Dua gol lainnya dilesakkan ke gawang Nigeria.

Penampilan apik Messi ini seakan menjawab keraguan sebelum turnamen. Dia yang sedang menurun bersama Barcelona, diprediksi tak akan bersinar seperti dua edisi Piala Dunia sebelumnya.

“Messi sudah bermain luar biasa di Piala Dunia, tapi itu yang diharapkan oleh semua orang. Dia mengharapkan itu, begitu juga dengan semua rekan-rekannya, begitu juga dengan seluruh Argentina,” kata Sabella di Sports Mole.

“Kami senang atas performanya dan juga tim. Apakah dia sepenting Diego Maradona buat kami saat 1986?”

“Maradona merupakan pemain yang sangat penting saat itu, dan Messi juga sama pentingnya,”ujarnya.

Argentina saat ini sudah melaju ke babak enam belasr Piala Dunia dan bakal berhadapan dengan Swiss untuk memperebutkan satu tempat ke perempatfinal dalam pertandingan yang akan berlangsung di Arena de Sao Paulo, Sao Paulo, Selasa malam WIB, 01 Juli 2014.

Dalam laga dengan Swiss, Lionel Messi akan bertemu lawan sepadan dengan sosok yang sama-sama berpostur “pendek” dan akan menjadi perhatian dalam pertandingan. Sosok itu adalah Xherdan Shaqiri yang main untuk Swiss.

Meski Messi sedang dalam kondisi terbaik, pelatih Swiss Ottmar Hitzfeld, enggan memberikan perhatian khusus kepada Messi. Menurut Hitzfeld, koordinasi yang baik di lini belakang menjadi cara ampuh mematikan Messi.

“Penjagaan satu lawan satu terhadap Messi? Tidak. Kami akan menghentikannya dengan koordinasi yang berfungsi dengan baik. Dalam hal ini, setiap pemain membutuhkan konsentrasi dan fokus yang sangat tinggi,” ujar Hitzfeld kepada Blick.

“Kami harus mengurus semua pekerjaan penting. Kami siap untuk mengantisipasi dan bermain tanpa kesalahan. Jika mampu melakukannya, kami bisa menghentikan Messi.”

“Saya tidak ingin memikirkan Messi. Saya menikmati dia saat bermain. Saya penggemar Messi, seperti semua orang menyukai sepak bola. Namun, tidak ada perhatian khusus terhadapnya pada laga nanti,” tandas Hitzfeld.

Sementara itu, kubu Argentina justru mewaspadai permainan gelandang lincah Swiss, Shaqiri. Pemain Bayern Muenchen itu mencetak tiga gol saat Swiss menaklukkan Honduras pada laga terakhir grup.

“Swiss merupakan tim yang memainkan sepak bola bagus dan memiliki beberapa pemain hebat. Mereka punya Shaqiri dan juga Haris Seferovic yang dalam kondisi bagus. Kami akan sangat mewaspadai mereka,” jelas gelandang Argentina, Javier Mascherano.

Jika menilik dari pengalaman, Messi tentu lebih unggul dibandingkan Shaqiri. Keuntungan lain adalah Messi bisa bermain lebih leluasa karena kualitas rekan-rekannya seperti Angel di Maria, Gonzalo Higuain, ataupun Ezequiel Lavezzi. Messi berpeluang membawa Argentina ke babak perempat final.

Komentar