Messi, “Penjara” dan Neymar

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 Juni 2013 | 09:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Lionel Messi, ayahnya, Jorge dan agennya

Barca sedang dicekik “hantu” pemberitaan. Messi, “Penjara,” dan Neymar. Dua dari tiga pemberitaan itu adalah kegerahan. Sedangkan yang lainnya, Neymar adalah sukacita.

Senin, 24 Juni 2013 ulang tahun Lionel Messi yang ke-26. Dia sudah mendapatkan segalanya sebagai pemain sepak bola . Ia juga baru saja “dihadiah” Barcelona dengan pemain hebat asal Brasil, Neymar. Namun, “hadiah” lain juga membuatnya muram adalah ancaman “penjara” empat tahun.

Ya, “penjara.” Messi dan ayahnya, Jorge, kini, sedang dibelit kasus penggelapan pajak. Pejabat pajak Spanyol mengklaim, dari 2007 sampai 2009, Messi telah mengemplang pajak sebesar 4 juta euro, atau sekitar Rp 52 miliar.

Benarkah? Pihak Messi telah menglarifikasi tak ada yang salah dari komitem pajak mereka. Klarifikasi boleh saja tapi ivestigasi jalan terus dan Messi harus bisa membuktikan tak bersalah pada sidang 17 September nanti.

Jika gagal? Mesi dan ayah bisa dikenai hukuman maksimal mendekam di penjara selama empat tahun sesuai hukum Spanyol. Kalau itu terjadi berdukalah Barca. Mereka akan kehilangan “ayam bertelur emas”nya. Memang ada Neymar, tapi “Si Kutu,” sapaan Messi, masih belum tergantikan di Barca.

Menurut surat kabar “La Vanguardia,” Messi barus saja membayar 10 juta euro atau sekitar Rp 130 miliar kepada kantor pajak untuk kewajiban tahun 2010 dan 2011. Dia sengaja membayar jauh lebih besar dari ketentuan, dengan maksud mencari kesepakatan dengan kantor pajak agar kasusnya selesai tanpa harus lewat pengadilan.

Menurut “La Vanguardia,” upaya Messi melebihkan bayaran pajaknya merupakan indikasi bahwa ia mencari jalan damai.

Terlepas dari itu, Messi juga memiliki sisi bahagia, terutama di lapangan. Sebab, ia akan mendapat partner berharga, yakni Neymar. Pemain muda itu memiliki bakat besar dan dianggap cocok dengan gaya Messi. Ia juga baru saja menunjukkan kehebatannya di Piala Konfederasi.

“Saya yakin mereka akan cocok bermain bersama dan saling memahami,” kata bek Barcelona, Gerard Pique.

“Sering kali, lawan mencoba menutup dan mengurung Messi. Kini, lawan juga akan mencemaskan keberadaan Neymar dan setidaknya harus menaruh dua pemain untuk menutupnya,” tambahnya.

Messi sudah merasakan hampir semua gelar bergengsi sepak bola, baik secara tim maupun pribadi. Peraih gelar Pemain Terbaik Dunia empat kali ini sudah memenangkan enam Liga BBVA, dua Coppa del Rey, dua Liga Champions, lima Piala Super Spanyol, dan dua FIFA Club World Cup.

Jika Messi lepas dari jerat pidana pajak Barca pantas “melompat. Sebab, banyak pengamat sepakbola “hakulyakin” perpaduan Messi dan Neymar akan membawa kembali “Blaugrana” menggengam “bintang terang.” Kedua bisa menyatu dengan pemain anyar di sebuah tim bernama El Barca. Hadirnya Neymar diyakini membuat lini depan Barca semakin berbahaya.

Barcelona resmi mendapatkan Neymar pada awal Juni lalu, setelah sempat menjalani diskusi alot dengan Santos selaku pemilik lama pemain berusia 21 tahun ini. Kedatangan Neymar diyakini bisa membuat Messi semakin lebih baik dan begitu juga sebaliknya.

Pemain-pemain hebat selalu memahami satu sama lain. Jika mereka tidak bisa melakukannya, sepak bola bukanlah alasannya. Neymar sendiri sedang membantu Brasil di Piala Konfederasi 2013. Dia tampil cemerlang dengan sementara mencetak dua gol dan mengantarkan Brasil ke babak semifinal.

Komentar