Messi dan Neymar Memberi Saling Assist

Penulis: Darmansyah

Rabu, 22 Oktober 2014 | 17:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Tandem Neymar-Messi makin menakutkan setelah dalam laga fase grup Champions League keduanya saling memberi assist untuk mencetak masing-masing satu gol untuk menaklukkan Ayax Amsterdam di Nou Cam, Rabu dinihari WIB, 22 Oktober 2014.

Neymar menyanjung Messi sebagai pemain pemain terbaik dan cerdas.

Pasangan ini lebih dulu membawa Barca unggul di babak pertama, sebelum Anwar El-Ghazi mencetak gol balasan untuk membuka asa Ajax menyamakan skor. Tetapi pada masa injury time, Barca memupus harapan raksasa Liga Belanda itu lewat gol Sandro Ramirez.

Kemenangan tersebut tentu saja tak hanya membuat Barca kian berpeluang lolos ke fase knock-out. The Catalans pun memberikan peringatan kepada Real Madrid, yang akan dihadapi pada el clasico di Santiago Bernabeu pada 25 Oktober nanti.

“Apa yang Messi dan aku lakukan adalah membantu tim dengan gol-gol, dengan passing. Messi yang terbaik, dia berpikir dengan sangat cepat, dan berada di atas pemain lain. Tetapi semua pemain di tim bermain sepak bola dengan bagus,” ujar Neymar, yang mencetak gol pertama Barca di laga tersebut pada menit ketujuh.

“Kami menantikan permainan hari Sabtu nanti kala el clasico dipertandingkan. Sekarang kami perlu istirahat untuk siap menghadapinya,” tambah penyerang asal Brasil tersebut.

Sementara itu, pelatih Barcelona, Luis Enrique, tengah mempertimbangkan apakah mengistirahatkan Lionel Messi dan Neymar dalam lanjutan Primera Division akhir pekan ini melawan Eibar.

Pasalnya, dua bintang El Barca itu baru saja mengemban tugas internasional bersama negaranya masing-masing. Apalagi, pekan depan Barca melakoni laga paling bergengsi melawan rival abadinya, Real Madrid.

Surat kabar Spanyol “AS : mengklaim, dua pemain tersebut akan memulai pertandingan di Camp Nou dari bangku cadangan. Faktor kebugaran menjadi pertimbangan Enrique, setelah Messi membela Argentina dan Neymar memperkuat Brasil, dalam sejumlah laga persahabatan selama pekan ini.

Neymar bermain selama dua kali waktu normal ketika Brasil mengalahkan Argentina dan Jepang, sedangkan Messi istirahat pada satu jam pertama ketika Argentina melawan Hongkong. Dua pemain ini baru bergabung dengan rekan-rekannya di Barca pada Rabu .

Messi selalu bermain bagi The Catalans sepanjang musim ini – tujuh di Primera Division dan dua di Liga Champions, sedangkan Neymar hanya satu kali lebih sedikit. Enrique menyadari bahwa timnya akan melakoni pertandingan sulit dalam beberapa minggu ke depan, sehingga tantangan besar menanti para pemainnya.

Sementara itu manajer Chelsea, Jose Mourinho, menyerang Barcelona dengan mengabaikan Messi dan Neymar dan memuji Fabregas.

Barca, kata Mou, tidak mengerti memaksimalkan kemampuan Cesc Fabregas saat pemain asal Spanyol tersebut berkarier di Camp Nou pada 2011-2014.

“Dia pribadi yang lebih baik daripada yang aku pikirkan. Seorang pria dan profesional yang fantastis,” kata Mourinho.

“Dia adalah seorang pemain yang saya tahu dari Barcelona tetapi orang-orang di sana tidak mengerti betapa bagusnya dia karena terkadang dia bermain di posisi yang tidak cocok untuknya,” lanjut manajer asal Portugal tersebut.

Fabregas sebelumnya, selama tiga musim berseragam El Barca. Fabregas memilih hengkang ke Chelsea pada awal musim. Salah satu yang membuat Fabregas hengkang dari Camp Nou karena ia jarang mendapatkan jam terbang.

Di Chelsea, Fabregas menjadi roh permainan The Blues. Gelandang berusia 27 tahun tersebut mampu “menghidupkan” Diego Costa sebagai penyerang tersubur di Premier League karena Costa, yang direkrut dari Atletico Madrid, untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan sembilan gol.

Komentar