Laga “Sikaya” MU v “Simiskin” Yeovil

Penulis: Darmansyah

Senin, 5 Januari 2015 | 14:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Ada dua hal menarik ketika untuk pertama kalinya klub sebesar dan sehebat Manchester United datang ke Huis Park Stadium, stadion kecil milik klub Yeovil Town, Senin dinihari, 05 Januari 2015, di sesi ketiga Piala FA.

Di kota kecil dan klub “kecil” itu hadir Sir Alex Ferguson, pelatih legendaris “Setan Merah,” yang khusus menjadi penonton guna memberi semangat ke pemain United yang sudah meneguhkan tekadnya untuk bersaing merebut trofi.

Kehadiran Sir Alex menjadi pusat perhatian penonton dan media karena Sir Alex datang khusus dengan menaiki sebuah helikopter carteran. Ia juga di”jamu” dalam sebuah “toast” sederhana oleh pemilik klub karena inilah untuk pertama kalinya klub “sekecil” Yeovil mendapat lawan sekelas MU.

Yang menarik lainnya adalah, salah seorang pemain United, Paddy McNair, harus menghabiskan sisa pertandingan dengan kepala berbalut perban usai bertabrakan dan cedera ringan kala menyelamat berbenturan dengan pemain Yeovil ketika menyelamatkan bola.

Sir Alex Ferguson kepada media mengatakan, ia melakukan “special tour” untuk memberi semangat karena manajer MU Louis van Gaal sudah mencanangkan untuk bersaing mendapatkan trofi FA Cup musim ini.

Sir Alex juga memberi apresiasi kepada Football Asosiation atau FA, untuk menghidupkan semangat kompetisi ini sebagai laga-laga prestesius karena merupakan kompetisi paling tua di dunia.

Bagi Sir Alex, kedatangannya ke Yeovil juga untuk ikut merasakan atmosfir berbeda ketika Setan Merah untuk pertama kalinya dalam sejarah menyambangi tim sekelas Yeovil dalam sebuah laga kompetitif.

Seperti diketahui, tim berjuluk The Glovers itu, merupakan peserta League One yang merupakan kasta ketiga Liga Inggris.

Seperti dilansir BBC, banyak yang melabeli duel ini sebagai duel antara si Kaya Vs si Miskin. Anggapan ini semakin nyata saat melihat kehadiaran Fergie di lokasi.

Fergie memang tidak bertolak dengan rombongan pemain Setan Merah. Namun pria asal Skotlandia itu memilih datang dengan helikopter mewah. Fergie mendarat di sebuah lapangan yang tak jauh dari lokasi pertandingan.

Dalam duel ini, MU berhasil keluar sebagai pemenang. Meski sempat mendapat perlawanan ketat sepanjang babak pertama, Setan Merah akhirnya mampu memaksa Yeovil menyerah lewat gol Ander Herrera dan Angel di Maria.

Dengan hasil ini, MU berhak atas tiket menuju babak keempat FA Cup.

Kemenangan Manchester United di markas Yeovil Town dini hari tadi tidak didapat dengan mudah.

Pasukan Setan Merah harus berjibaku untuk menundukkan tim kasta ketuga Liga Inggris itu. Bahkan, salah seorang pemain Setan Merah, Paddy McNair harus menyelesaikan sisa pertandingan dengan kepala dibalut perban.

Bek muda usia tersebut sempat terkapar di Huish Park setelah berbenturan dengan striker lawan pada menit ke-dua puluh. Berniat menghalau bola dari daerah pertahanan MU, McNair kepalanya justru menyundul wajah lawan. Akibatnya, darah pun langsung mengucur dari luka yang mengangga di kepala bagian sebelah kanan.

Tim medis memang langsung sigap memberi pertolongan. Untuk menghentikan pendarahan, tim medis terpaksa menjahit sementara bagian yang terluka. Namun tidak dengan benang, melainkan dengan cara yang terlihat sedikit ekstrem yakni menggunakan staples. Setelah itu, barulah bagian yang terluka di balut dengan perban.

Setelah mendapat penanganan medis, McNair, kembali melanjutkan pertandingan. Pengorbanannya membuahkan hasil di mana MU akhirnya menang dengan skor dua gol lewat gol cantik yang dicetak oleh gelandang Ander Herrera dan Angel di Maria.

Dalam laga ini pula dua pemain Manchester United kembali dilahap cedera setelah Rafael dan Luke Shaw masuk ruang perawatan.

Rafael mengalami cedera tulang pipi saat, dinihari tadi. Sedangkan Shaw menderita masalah pada engkelnya di laga yang sama.

Cedera kedua pemain ini membuat stok bek sayap MU kian menipis. Sebelumnya, Ashley Young dan Antonio Valencia yang dipaksa bermain sebagai bek sayap, juga mengalami cedera.

“Saya tak tahu bagaimana Rafael mendapatkan cederanya. Saya tak bisa mengatakannya, saya akan melihat video soal itu. Begitu juga dengan Shaw. Tapi, itu memang permainan fisik,” terang manajer MU, Louis van Gaal, seperti dilansir Daily Star.

Kini, Van Gaal hanya punya pemain muda sebagai pilihan untuk mengisi posisi itu. Ada pula Chris Smalling yang bisa ditempatkan untuk menempati pos bek sayap.

Rentetan cedera ini membuat MU harus bekerja keras di bursa transfer pemain musim dingin, Januari 2015. Sektor belakang tentu layak dijadikan prioritas utama.

Komentar