Menang, MU Tetap di Posisi Delapan

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 November 2013 | 08:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Kemenangan Manchester United di laga tandangnya, di Graven Cottage, kandang Fulham, Sabtu, 02 November 2013, malam WIB, 3-1, tidak mengubah posisinya di klasemen Premier League. United masih berada di urutan kedelapan setelah terjadi rotasi kalah menang dari tim-tim papan atas.

Arsenal menang 2-0 dari Liverpool. Chelsea dibekuk Newscastel 0-2, dan Citizen menang 7-0 atas Norwich.
Walau pun belum mengubah peta jalannya menuju puncak klasemen, kemenangan di Graven Cottage ini telah membenarkan langkah David Moyes untuk membawa United kembali ke elite Premier League.

Ketiga gol MU di pertandingan itu tercipta di babak pertama. ‘Setan Merah’ hanya butuh waktu 22 menit untuk tiga kali menjebol gawang Maarten Stekelenburg, masing-masing lewat Antonio Valencia, Robin van Persie, dan Wayne Rooney.

Moyes pun puas dengan penampilan yang ditunjukkan oleh MU di awal pertandingan itu. Dia senang dengan determinasi yang ditunjukkan oleh Rooney dkk. sejak awal laga.

“Kami senang kami memetik tiga poin karena di Craven Cottage tidak pernah mudah.
“Itu adalah penampilan yang bagus, khususnya 20 menit pertama, karena kami memulai dengan sangat baik dan para pemain menempatkan kami di posisi yang sangat bagus,” katanya seperti di tulis di situs resmi United..

“Kami tampak seperti benar-benar siap untuk melibas mereka. Kami mencetak tiga gol dan menciptakan beberapa peluang jadi saya harus katakan saya sangat senang dengan bagian itu,” kata Moyes menambahkan.
Kemenangan ini, bagi Manchester United tidak hanya pulang membawa kebahagiaan, tetapi juga duka dari cederanya sejumlah pemain utama mereka.

Kendati tampil oke di babak pertama, United harus mendapatkan cerita tidak enak lantaran beberapa pemainnya, seperti Tom Cleverley, Rafael da Silva, dan Jonny Evans mengalami cedera. Alhasil, David Moyes pun harus melakukan tiga pergantian pemain di awal babak kedua.

Pergantian pemain itu berimbas pada menurunnya performa United di babak kedua. Tanpa Cleverley, lini tengah United bolong, tempo permainan mereka menjadi lebih lambat, sampai-sampai Rooney pun ditarik lebih mundur untuk jadi gelandang.

Fulham akhirnya mendapatkan satu gol pada babak kedua dan sempat beberapa kali mengancam gawang sang tamu. Tapi, pada akhirnya mereka takluk juga.

“Sebenarnya ada empat pemain yang cedera karena Patrice Evra juga cedera,” ujar Moyes di Sky Sports.

“Jonny Evans mengalami cedera di punggungnya, Rafa cedera di engkelnya, dan pandangan Tom Cleverley kabur. Jadi, kami harus melakukan pergantian pemain setelah jeda.

Pergantian seperti ini memang tidak pernah membantu untuk melanjutkan permainan yang sama di babak kedua, dan kami tidak bermain cukup bagus di babak kedua.”

“Biarpun demikian, kami memang layak untuk menang,” kata Moyes.

Dengan absennya ketiga pemain tersebut, ada kemungkinan Moyes akan melakukan rotasi kala menghadapi Real Sociedad di Liga Champions tengah pekan depan.

Kemenangan yang tak mempengaruhi posisi MU di klasemen sementara yang bertahan di peringkat kedelapan, merupakan jawaban dari kerasnya persaingan pekan ke sepuluh liga. Walaupun berada di peringkat delapan persaingan di papan atas Liga Inggris kian seru, menyusul kekalahan 0-2 Chelsea dari Newcastle United. Kini, MU hanya terpaut tiga poin dari Chelsea di peringkat ketiga.

Bermain di kandang lawan, MU tak butuh waktu lama untuk mencetak gol. Pada menit ke-10, MU sukses mencetak gol yang dihasilkan Valencia. Robin van Persie, yang mendapat pengawalan, berhasil melepaskan umpan terobosan kepada Wayne Rooney yang beroperasi di sektor kanan pertahanan tuan rumah.

Striker Inggris ini tak memaksakan diri melepaskan tembakan ke gawang yang penuh dengan pemain lawan, tetapi menyodorkan umpan silang kepada Valencia di sayap kanan, yang menyambutnya dengan tendangan kaki kanan ke gawang.

Fulham berusaha membalas. Pada menit ke-17 mereka nyaris mewujudkan harapannya melalui Dimitar Berbatov. Sayang, sontekan mantan striker MU ini saat menerima umpan terobosan, masih melenceng tipis di sisi kiri gawang David de Gea, yang sudah maju untuk menutup pergerakannya.

MU meresponsnya dengan sangat positif. Hanya berselang tiga menit, Setan Merah justru menambah gol yang kali ini dihasilkan Van Persie. Striker Belanda ini mengeksekusi peluang yang dimilikinya dengan tendangan kaki kiri dari sudut sempit.

Setelah itu, giliran Rooney yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa MU unggul 3-0 pada menit ke-22. Kali ini Van Persie yang menjadi inspirator karena dari sayap kanan dia melepaskan umpan datar ke mulut gawang yang dengan mudah disambar Rooney.

Usai gol tersebut, tempo permainan agak mengendur. MU tampaknya tak terlalu bernafsu lagi untuk menambah gol, karena tim besutan David Moyes ini lebih mengandalkan ball possession untuk mengontrol jalannya pertandingan. Skor di paruh pertama 3-0 untuk Setan Merah.

Di babak kedua, Fulham secara perlahan mampu keluar dari tekanan MU sehingga kerab memiliki peluang. Gol balasan pun berhasil dicetak pada menit ke-64 lewat Alexander Kacaniklic untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Gol tersebut memantik semangat Fulham untuk terus menggedor pertahanan MU. Serangan demi serangan terus dilancarkan tim besutan Martin Jol, tetapi tak satu pun yang membuahkan hasil. Peluang terbaik diperoleh pada menit ke-88, ketika Richardson berdiri bebas di mulut gawang untuk menyundul bola umpan silang dari sayap kiri. Sayang, sundulannya melenceng di sisi kiri gawang De Gea. Skor akhir tetap 3-1 untuk MU.

Komentar