close
Nuga Bola

Memori Kelam Chelsea di Wembley dari Spur

Sejarah kelam Chelsea di Piala Liga bersama Tottenhamp Hotspur kembali akan dipertaruhkan ketika keduanya bertemu lagi di Wembley Stadion, Minggu malam WIB, 01 Maret 2015, pada laga final.

Dua kali Chelsea harus menerima kenyataan pahit ketika dikalahkan Spur. Tiga belas tahun lalu mereka ditendang Spur di laga semi final lewat agregat gol, dan tujuh tahun lalu di final “The Blues” harus menerima kekalahan setelahlaga dramatis berakhir lewat extra time.

Malam ini Chelsea dan Tottenham Hotspur akan kembali bertarung untuk memperebutkan Piala Liga Inggris. The Blues lebih diunggulkan dalam laga yang berlangsung di Wembley ini.

Namun Tottenham Hotspur lebih optimis bisa memenangkan laga final Piala Liga Inggris ini.

Mereka punya bekal kemenangan di pertemuan terakhir, dua pekan lalu, kala bertanding dalam lanjutan Premier League. Spurs mengejutkan Chelsea kala kedua tim bertemu di White Hart Lane awal Januari lalu.
The Lilywhites menaklukkan sang pemimpin klasemen dengan skor meyakinkan lima gol berbanding tiga

Gelandang Spur, Eriksen, menyebut bahwa kemenangan atas Chelsea di pertemuan terakhir telah mendongkrak kepercayaan diri timnya. Dia pun yakin Spurs bisa mengulang performa tersebut di laga final.

“Jika Anda punya tim yang mencetak lima gol dari enam peluang sulit untuk menghadapinya,” sahut Eriksen seperti dikutip The Express.

“Kepercayaan diri yang kami dapat dari pertandingan itu adalah yang paling penting. Kami menunjukkan kami bisa melawan dan mengalahkan mereka.”

“Kami memainkan beberapa pertandingan sebelumnya dan mencoba tapi tidak berhasil. Tapi sekarang kami menunjukkan bahwa kami bisa melakukannya lagi,” kata Eriksen.

Sementara itu pelatih Spur, Mauricio Pochettino menyebut timnya dalam performa yang nyaris sempurna.

Kendati masih tampil naik turun dalam lima laga terakhir, Pochettino tetap percaya diri menatap laga melawan Chelsea di Wembley

Rinciannya, Spurs cuma sekali menang, dua laga lainnya berakhir dengan hasil imbang, dan dua lainnya menelan kekalahan.

“Anda melihat pertandingannya, performa kami nyaris sempurna,” kata Pochettino di Soccerway.

“Saya pikir kami sudah menunjukkan performa yang bagus. Kami harus mengulangi performa yang sama untuk memenangi trofi,” tambahnya.

Di lain kesempatan, manajer Chelsea, Jose Mourinho, yang biasanya rewel dengan peran wasit kala timnya bertanding, menegaskan bahwa dia tidak memiliki kekhawatiran tentang wasit menjelang final Piala Liga melawan Tottenham Hotspur, Minggu 1 Maret 2015.
Mourinho percaya, siapa pun wasit yang akan memimpin final Capital One Cup akan melakukan yang terbaik.

Sebelumnya, pelatih asal Portugal ini mengecam wasit Martin Atkinson setelah Chelsea ditahan oleh Burnley akhir pekan lalu.

Dalam laga itu, gelandang The Blues, Nemanja Matic diusir wasit untuk reaksinya terhadap tekel keras yang dilakukan pemain Burnley, Ashley Barnes.

Adalah wasit Anthony Taylor yang akan memimpin final Capital One Cup antara Chelsea kontra Tottenham di Wembley nanti. Mourinho menyatakan, semua elemen yang terlibat akan membuat partai puncak Piala Liga Inggris nanti menjadi hebat.

“Saya tidak percaya bahwa siapa pun yang terlibat dalam permainan ini tidak ingin membuat yang terbaik,” kata Mourinho, seperti dilansir Sky Sports

“Saya percaya semua, tiga elemen Chelsea, Tottenham dan ofisial akan memperlihatkan ambisi yang sama untuk melakukannya dengan sangat baik. Semoga para pemain yang suka dengan hal-hal rumit, juga akan mencoba membuat laga final menjadi hebat,” terangnya.

Hukuman larangan bermain untuk Matic berkurang dari tiga menjadi hanya dua pertandingan. Mantan pelatih Real Madrid ini sendiri menolak berbicara tentang sanksi yang diterima Matic, demi menghindarkan hukuman untuk dia sendiri.

“Jika saya memberikan pandangan saya tentang sanksi Matic, itu buruk bagi saya. Jika saya berbicara lagi tentang situasi Matic, saya berjanji saya akan berada dalam masalah besar,” ungkap Mou.

Pemain sayap Tottenham Hotspur, Nacer Chadli, berharap timnya mampu meraih kemenangan di partai puncak Piala Liga dari lawannya, Chelsea, Minggu.

“Kami tahu dapat mengalahkan mereka. Saya pikir kami akan menang. Kami tidak punya pilihan lain. Kami sangat menginginkannya. Kami harus menunjukkannya dan membuat itu menjadi kenyataan,” kata Chadli seperti dikutip Sky Sports.

Chadli yakin spurs dapat memulai kemenangan tahun lalu bersama Spurs. Namun pemain internasional asal Bergia tersebut juga memperingatkan timnya bahwa mereka perlu berada performa terbaik untuk mendapatkan hasil baik.

“Saya sangat bersemangat untuk bermain dalam pertandingan final Piala Liga ini melawan Chelsea. Jadi, ini merupakan final yang besar bagi kami. Kami harus siap karena Chelsea adalah tim yang sulit (Dikalahkan),” ucap Chadli.

Di sisi lain, manajer Chelsea, Jose Mourinho juga memandang penting laga ini dan akan berusaha mengangkat trofi kemenangan di Piala Liga itu.

“Final Piala Liga lebih penting dari Liga Champion. Lebih penting dari kejuaraan lainnya yang pernah saya mainkan sebelumnya,” ujar Mourinho seperti dikutip dari situs Chelsea.

“Kami ada final untuk dimenangkan hari Minggu nanti dan tak ada lagi hal yang lain.”

Chelsea akan melakoni laga final yang merupakan derby London utara melawan Tottenham Hotspur di Stadion Wembley, London. Mourinho sendiri menilai skuat lawannya yang diasuh Mauricio Pochettino bukanlah tim yang mudah dikalahkan

Tags : slide