Media Gagal Bikin Van Gaal-Rooney Berkelahi

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 Februari 2015 | 14:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Hasutan media dan pengamat untuk menghasut Wayne Rooney dengan Louis van Gaal “berkelahi” menyangkut perubahaan posisi kapten tim Manchester United itu dari seorang striker menjadi gelandang serang gagal membuat gaduh Old Trafford.

Wayne Rooney ternyata senang dengan posisi barunya itu walau pun produktifitas golnya selama dua bulan terakhir menurun drastis.

Sebelumnya, media dan pengamat mengecam van Gaal yang menggeser Wayne Rooney dari posisi “permanen”nya sebagai penyerang ke gelandang. Van Gaal menarik Rooney lebih ke belakang untuk mensuport Robin van Persie dan Radamel Falcao.

Posisi baru bagi Wayne Rooney berjalan dengan adem. Rooney sendiri mampu memerankan drinya sebagai gelandang dengan melakukan dukungan lewat umpan-umpan terobosannya untuk memenangkan laga-laga Manchester United di Premier League dan Piala FA.

Media Inggris dalam beberapa pekan terakhir memuncukanl polemik terkait posisi Wayne Rooney saat ini sebagai gelandang.

Meski demikian si pemain diklaim bahagia dengan posisi barunya saat ini, meski tengah seret gol.

Rooney belakangan memang tengah dioperasikan oleh manajer Manchester United, Louis van Gaal, sebagai gelandang serang demi mengantisipasi krisis pemain tengah.

Bahkan Rooney sempat ditempatkan oleh Van Gaal sebagai gelandang bertahan di laga kontra Burnley lalu. Ditempatkannya Rooney sebagai gelandang pun berimbas pada ketajamannya di mana dia sudah puasa gol sejak laga boxing day.

Wajar jika banyak fans yang meminta Rooney untuk dikembalikan ke posisinya sebagai penyerang, demi mempertajam lini serang ‘Setan Merah’ yang saat ini disebut tengah bermasalah.

Meski demikian hal itu sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat mengingat Rooney disebut senang-senang saja bermain sebagai gelandang.

“Dia bahagia. Jika tidak maka dia harusnya datang ke saya dan bilang bahwa dia tidak senang. Tapi dia tidak melakukannya,” ujar Van Gaal seperti dikutip Mirror.

“Saya tidak pernah bermasalah dengannya. Dia ingin tampil sebaik yang saya minta, itulah yang saya lihat,” sambungnya.

“Jelas semua media menulis bahwa dia harusnya menjadi penyerang, dia mungkin akan berpikir ‘mungkin benar’. Apapun itu dia juga seorang manusia,” demikian dia.

Louis van Gaal sudah mengakui Rooney akan dikembalikan pada posisinya sebagai striker bersamaan dengan rencana MU membeli gelandang pada bursa transfer mendatang.

Stok gelandang Manchester United sendiri tidaklah buruk. Mereka memiliki Angel Di Maria hingga Juan Mata dan Ander Herrera di dalamnya. Namun, Van Gaal menyebut bahwa gelandang-gelandang yang dimilikinya kebanyakan bertipe kreatif.

Dengan banyaknya gelandang kreatif di dalam tim, Van Gaal membutuhkan sedikit keseimbangan. Sejauh ini, hanya dua gelandang murni yang bisa menghadirkan keseimbangan itu: Michael Carrick dan Daley Blind.

Ketika Carrick absen, Van Gaal mengubah posisi Wayne Rooney menjadi gelandang lantaran menilai pemain bernomor punggung sepuluh itu punya kemampuan memegang kendali di lini tengah.

“Tentu, tentu,” ujar Van Gaal di situs resmi klub ketika ditanya apakah dia akan membeli gelandang baru musim panas nanti.

“Saya mencari keseimbangan dan saya membutuhkan keseimbangan di lini tengah. Ketika saya memainkan Januzaj dan Di Maria di lini tengah, maka saya butuh keseimbangan karena keduanya adalah pemain kreatif.”

“Jadi, ketika saya memainkan pemain-pemain kreatif seperti mereka, dan juga Radamel Falcao dan Robin van Persie yang juga bertipe kreatif, maka saya punya empat pemain kreatif. Saya pun harus mencari keseimbangan untuk tim ini,” kata Van Gaal.

Selain Wayne Rooney, ada satu pemain Manchester United lainnya yang kerap berubah-ubah posisi: Angel Di Maria. Menghadapi Preston North-End, Selasa dinihari WIB, 17 Februari 2015, di babak kelima Piala FA, banyak pengamat mempertanyakan di mana Di Maria akan dimainkan

Setidaknya sudah ada empat posisi yang pernah dimainkan Di Maria semenjak berkostum United. Sebagai gelandang kanan, gelandang kiri, dan di belakang dua penyerang

Ketika Louis van Gaal membutuhkan kecepatan di lini depan timnya, Di Maria-lah yang biasanya dia pasang untuk menemani seorang penyerang murni lainnya. Namun, ini tidak cukup efektif.

Dalam beberapa kesempatan terakhir, Di Maria dimainkan sebagai pemain di belakang dua penyerang. Dia berperan sebagai “nomor sepuluh”.

Biasanya, ketika Di Maria dimainkan di posisi itu dalam beberapa laga terakhir, posisi gelandang kiri akan ditempati oleh Adnan Januzaj, sementara gelandang kanan akan ditempati oleh Wayne Rooney, dan pangkal dari berlian, sang holding midfielder, diperankan oleh Daley Blind.

Dengan Rooney kemungkinan tetap dimainkan sebagai gelandang, sementara Robin van Persie diragukan bisa tampil, ada kemungkinan Van Gaal kembali menempatkan Di Maria sebagai penyerang. Namun, jika menginginkan kecepatan di lini depan, Van Gaal masih memiliki James Wilson sebagai opsi.

Jika Wilson dipasang di lini depan, maka Di Maria diperkirakan bakal kembali bermain di belakang penyerang dengan Januzaj mengisi sektor sebelah kiri

Komentar