Masih Teka-Teki Karir Ryan Giggs di MU

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Mei 2014 | 08:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Ryan Giggs menyodorkan spekulasi lewat teka teki misterius tentang karirnya di Old Trafford usai menjalani kepelatihan “caretaker” di akhir musim ini. Giggs masih enggan mengungkapkan keputusan terkait masa depannya dengan menegaskan bahwa fokusnya saat ini hanyalah sampai pertandingan terakhir..

Status Giggs saat ini hanyalah manajer interim merangkap pemain. Kendati ada kabar yang menyebut bahwa dia akan dipertahankan sebagai staf pelatih musim depan, Giggs masih enggan untuk berkomentar menanggapinya.

Yang jadi fokusnya saat ini hanyalah membenahi permainan United pada empat laga yang dibebankan kepadanya. Sejauh ini, Giggs sudah memimpin Manchester United dalam tiga pertandingan dengan hasil dua kali menang dan satu kali kalah.

“Saya mengatakan ketika ditunjuk bahwa saya ingin membawa kegembiraan kembali. Beberapa serangan yang dibangun oleh tiga pemain muda kami, Adnan Januzaj, James Wilson, dan Tom Lawrence, begitu brilian,” ujar Giggs seperti dilansir BBC.

“Kami memutuskan beberapa pemain muda berlatih dengan pemain utama dan mereka tidak tampak berada di tempat yang salah.”

“Saya ingin memberikan penyegaran setelah hari Sabtu kemarin dan mereka tidak mengecewakan kami. James Wilson bukan hanya penyelesai akhir yang baik, permainannya secara keseluruhan juga bagus dan dia juga sangat menarik.”

“Konsentrasi saya belum berubah. Saya akan melakukan pekerjaan di dalam dan luar lapangan dan kita lihat saja selanjutnya setelah hari Minggu ini,” kata Giggs, usai memenangkan laga di pertengahan pekan dengan Hull City, Rabu dinihari WIB, 07 Mei 2014.

Dalam ucapan yang diberikannya kepada para fans di Old Trafford, ketika usai laga dengan Hull, Giggs tidak menyebut ingin pensiun ataupun berlanjut melatih musim depan. Semuanya masih tanda tanya.

Laga melawan Hull City menjadi laga terakhir Manchester United di Old Trafford musim ini. Ryan Giggs, sebagai manajer interim, pun memberikan beberapa patah kata kepada para suporter.

‘Setan Merah’ meraih kemenangan dari dua gol yang diiciptakan oleh James Wilson, sementara satu gol lainnya diciptakan oleh Robin van Persie. Sedangkan satu gol Hull diciptakan oleh Matty Fryatt.

Dengan performa yang carut-marut musim ini, Giggs pun mengakui bahwa ini merupakan musim yang berat. Namun, Giggs yakin jika timnya bisa bangkit musim depan.

“Kita tahu bahwa ini musim yang berat, sementara selama bertahun-tahun kita sudah dimanjakan berbagai sukses,” ujar Giggs seperti dilansir BBC.

“Tapi, kalian semua selalu mendukung tim beserta stafnya dan saya yakin, di masa depan kami akan memberikan kalian berbagai kesuksesan.”

“Saya hanya ingin mengatakan, tetap dukung kami, kalian semua sudah melihat sedikit masa depan bagus hari ini, kami pun selalu ingin memainkan sepakbola atraktif.”

“Tetap dukung kami dan masa-masa indah akan datang lagi,” ucap Giggs lewat mikrofon di genggamannya

Dalam laga tersebut, Giggs juga memberikan debut kepada dua pemain muda, James Wilson dan Tom Lawrence. Wilson kemudian membuat cerita sendiri lewat dua golnya.

Selain dua gol Wilson, laga melawan Hull juga jadi laga terakhir Nemanja Vidic di Old Trafford. Bek asal Serbia itu akan pergi ke Italia untuk memperkuat Inter musim depan.

Menilik hasil Manchester United musim ini, ada yang beranggapan bahwa The Red Devils harus melakukan perombakan besar-besaran pada musim panas.

Mantan kapten MU Bryan Robson tak sepaham.

Hal itu membuat sejumlah kalangan menilai MU, yang kini ditangani oleh pemain sekaligus manajer caretaker Ryan Giggs menyusul diberhentikannya David Moyes, harus melakukan perombakan besar pada bursa transfer berikutnya demi segera kompetitif lagi.

Namun demikian, Robson menilai hal itu tidaklah diperlukan. Ia justru menyebut MU harus mempertahankan mayoritas pemain yang sudah ada, meski juga menambahnya dengan beberapa pemain top.

“Saya tak sepakat dengan banyak orang yang mengatakan United butuh perombakan besar-besaran pada bursa transfer nanti,” kata Robson kepada United Review dan dilansir situs resmi MU.

“Saya melihat Liverpool, yang musim panas lalu menambah dua atau tiga pemain yang pantas dan mereka memaksimalkan Steven Gerrard, Jordan Henderson, dan Luis Suarez, plus perekrutan pemain seperti Daniel Sturridge, dan mereka punya musim yang amat bagus.

“Saya melihat skuat kami dan saya pikir kami tak butuh perubahan masif. Kami masih punya pemain-pemain hebat berpengalaman dalam diri Robin van Persie, Wayne Rooney, dan Michael Carrick, plus Rio Ferdinand dan Patrice Evra jika mereka bertahan, dan jika bisa saya pikir kami butuh tiga atau empat pemain top. Itu bisa memberi dorongan untuk para pemain lain dan membawa skuat ini segera kembali ke performa terbaik,” tegasnya.

Robson, yang kini berstatus sebagai duta MU, juga menilai bahwa jika klubnya bertindak tepat di bursa transfer nanti maka akan jadi hal yang realistis untuk langsung membidik titel Premier League lagi.

“Saya pikir bidikan kami untuk musim depan harus berkisar pada usaha kembali merebut gelar. Jika kami bisa menambahkan pemain berkualitas ke dalam skuat dan mempertahankan mayoritas pemain yang sudah ada, maka tak ada alasan para pemain tidak bisa langsung bangkit dan merebut gelar lagi,” seru Robson.

sumber : bbc.uk, mirror dan skysports

Komentar