Martunis-Ronaldo Kangen-kangenan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 September 2015 | 09:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Keinginan Martunis bersua kembali dengan Cristiano Ronaldo, ayah angkatnya, akhirnya, kesampaian ketika keduanya mereka bertemu sebuah hotel, tempat Timnas Portugal menginap.

Laman situs “bomdia.fr,” Kamis, 03 September 2015, mengungkapkan pertemuan itu sangat emosional dan disaksikan oleh kawan-kawan Ronaldo

Martunis, kini sudah remaja, adalah seorang anak Aceh asal Desa Tibang, Kota Banda Aceh, yang survival dari gulungan gelombang tsunami sebelas tahun lalu.

Ia “diambil” sebagai anak angkat oleh Ronaldo karena ditemukan selamat dengan memakai “jersey” tim nasional Portugal atas nama CR7, yang kemudiannya diberitakan secara luas oleh media global.

Ronaldo, kala itu, datang ke Aceh bertemu dengan Martunis dan mengesahkan anak Tibang itu sebagai “anak angkat”nya

Saat ini Martunis sedang mengenyam pendidikan sepak bola di Akademi Sporting Lisbon, Portugal.

Remaja Aceh, Indonesia, itu merupakan salah satu orang yang beruntung karena bisa ditempa di Akademi Sporting Lisbon, yang juga almamater Ronaldo.

Sejak menjalani pendidikan di Sporting Lisbon, Martunis belum pernah bertemu dengan Ronaldo.

Dalam beberapa kesempatan, Martunis menyatakan ingin sekali bertemu dengan bapak angkatnya itu. Hanya saja, mengingat kesibukan Ronaldo bersama Real Madrid, Martunis harus memendam rindu.

Nah, begitu tahu Ronaldo kembali ke Portugal, Martunis langsung minta izin bertemu dan langsung diiyakan oleh CR7. Setelah bercakap-cakap, keduanya pun berfoto bersama.

Ronaldo tampak sangat bahagia bertemu Martunis.

Oleh Federasi Sepak Bola Portugal, foto itu kemudian diunggah ke laman resmi mereka.

Tak mau ketinggalan, Ronaldo juga melakukan hal yang sama di akun fanpage facebooknya.

Ronaldo, sebelumnya, juga pernah mengungkapkan keinginannya untuk bertemu sang anak angkat. “Dia sudah tahu kalau Martunis bermain di Sporting, jadi pas ada dia di Portugal keduanya pun bertemu,” tulis “bomdia.fr.”

Martunis datang ke hotel tempat Ronaldo menginap dengan didampingi Direktur Sporting Lisbon, Miguel.
Keduanya langsung berpelukan begitu bertemu di lobi hotel.

“Pertemuannya hanya berlangsung sepuluh menit karena Ronaldo ada agenda latihan sore bersama timnas,” jelasnya.

Keduanya pun sempat melepas unek-unek sebelum Martunis kembali ke asrama akademi Sporting.

Selain dengan Ronaldo, Martunis juga foto bareng dengan mantan winger United yang kini bermain di klub Turki, Fenerbache, Luis Nani dan bertegur sapa dengan pemain Portugal lainnya.

Laman resmi Federasi Sepakbola Portugal, juga menulis bahwa Ronaldo bertemu Martunis di tengah masa jeda akan kesibukannya bersama Los Blancos sebelum bergabung dengan pemusatan latihan Seleccao jelang lanjutan Kualifikasi Piala Eropa

Situs resmi itu juga menyatakan, momen tersebut bisa menjadi tambahan motivasi bagi pemuda Aceh itu untuk terus giat berlatih demi mewujudkan cita-citanya menjadi pesepakbola terkenal

Martunis kini berada di Portugal di salah satu akademi sepakbola di sana.

Ia berada di salah satu akademi sepakbola terbesar di Portugal, Sporting Lisbon.

“Saya senang berada di Sporting, yang merupakan mimpi saya. Ini kesempatan yang berharga buat saya. Viva Sporting,” kata Martunis, dilansir laman resmi Sporting Lisbon.

“Martunis akan berada di Akademi, yang bekerja sama dengan kami, dan tetap dalam pantauan Sporting. Kami juga akan membantunya berkembang sebagai manusia seutuhnya,” kata Bruno de Carvalho, presiden klub Sporting Lisbon.

“Ini menjadi salah satu bentuk bantuan kami dalam membuat mimpi seseorang menjadi nyata, serta memiliki kehidupan yang layak,” tambahnya.

Martunis berlatih bersama tim U-17 Sporting Lisbon. Ia dinyatakan lolos dalam tes medis yang digelar klub asal Portugal itu.

Tes kesehatan sudah menjadi standar klub-klub Eropa, untuk memeriksa kondisi fisik pemain serta melihat potensi penyakitnya

Walau pun sudah beberapa bulan berada di Portugal, Martunis masih agak gagap dalam hal komunikasi.

Tapi secara formal tak ada hambatan bahasa baginya. Ia sudah mulai berkomunikasi dalam Bahasa Portugal walaupun sedikit gagap, tulis situs resmi Sporting Lisbon.

Untuk lebih melancarkan arus komunikasinya Martunis giat mengikuti kursus bahasa Portugal dan memperdalam bahasa Inggris-nya.

“Sejak kedatangannya , dia mengaku mengikuti kursus privat dua bahasa sekaligus. Portugal dan Inggris,” tuturnya.

Martunis berada di Portugal sejak akhir Juni 2015 lalu.

Sebelumnya, Martunis juga telah menjanjikan bakal segera meluncurkan buku tentang perjalanan hidupnya.

Kisah hidup Martunis, yang selamat dari bencana tsunami pada 24 Desember 2004, hingga akhirnya bisa masuk ke salah satu akademi sepakbola ternama di Portugal, bisa menjadi inspirasi tersendiri bagi masyarakat dunia.

“Sebuah buku, “Life of Martunis”. Menanti untuk diluncurkan..,” tulis Martunis pada akun twitter-nya @MartunisCR8.

Dalam cover buku yang akan diluncurkan itu, tertulis judul From Tibang To Lisbon.

Ini seperti menggambarkan perjalanan Martunis yang berasal dari Tibang hingga akhirnya bisa menginjakkan kaki menjemput impiannya menjadi pesepakbola profesional di Lisbon.

Martunis terakhir menulis di akun twitternya tentang rasa rindu dengan keluarga di kampung halaman.

Ia menurahkan rasa rindu itu dalam bahasa Inggris yang baik, “I miss you my brother and sister #MA #SR #RJ,” kicaunya.

Komentar