“Mancio” Pulang “Kandang” ke Inter Milan

Penulis: Darmansyah

Minggu, 16 November 2014 | 16:57 WIB

Dibaca: 0 kali

“Mancio,” sapaan akrab Roberto Mancini, hari ini, Minggu, 16 November 2014, resmi kembali ke “kandang” lamanya, Inter Milan, setelah selama sepekan terakhir menjadi spekulasi usai pemecatan Mazzarri sebagai pelatih klub Seri A itu.

Mazzarri telah memurukkan Internazionale Milan, atau di sapa Inter, dalam paruh pertama “lega calsio” sehingga klub yang di beli Eric Thohir, seorang pengusaha Indonesia, akhir musim lalu, merana di papan tengah.

Spekulasi pemecatan Mazzarri telah menjadi rumor panas sejak sebulan lalu. Gonjang ganjing keberadaan Mazzarri sempat membuat heboh Inter sehingga manajemen akhirnya memutuskan untuk mencari penggantinya.

Roberto Mancini merupakan pengganti yang pas. “Mancio” pernah melatih Inter sebelum hengkang ke Etihad menukangi Manchester City. Ia diusir dari City setelah, sebelumnya, memberi trofi Premier League karena tidak mampu mempertahankan konsistensi “The Blues” di tahun kedua keberadaannya di sana.

Setelah terusir dari Etihad, “Mancio” sempat dikontrak Galatasaray, klub Istanbul, Turki, yang sedang terpuruk. “Mancio” gagal mengangkat Galatasaray dan memutuskan mundur.

Hari ini, Minggu, 16 November 2014, manajemen klub mengumumkan bahwa Roberto Mancini resmi kembali menjadi pelatih Inter Milan. Kehadirannya di kompetisi “lega calsio” disambut baik oleh pelatih Italia, Antonio Conte dan kiper Juventus, Gianluigi Buffon.

“Sebagai rekan, saya ikut sedih untuk Mazzarri dan memberikan sambutan untuk Mancini di klub penting seperti Inter,” ujar Conte seperti dilansir Football Italia.

Senada dengan Conte, Buffon juga menyambut baik kembalinya Mancini. Menurutnya, ini merupakan hal bagus untuk sepakbola Italia.

“Kami berbicara mengenai pelatih yang memiliki karisma tinggi yang menarik pemain dengan level penting di dunia internasional untuk timnya. Mancini bisa membantu kami terkait pergerakan sepakbola kami di panggung internasional,” ucap Buffon.

Mancini sempat menukangi La Beneamata pada 2004 hingga 2008. Setelah berpetualang ke Manchester City dan Galatasaray, Mancini kembali ke Inter, menggantikan Walter Mazzarri yang dipecat.

Mancini merupakan pelatih yang begitu lekat dengan Inter. Pada periode pertamanya, di Inter itu sukses memberi tiga Scudetto, dua titel Coppa Italia dan satu Supercoppa Italiana.

Bersamaan kembalinya Roberto Mancini ke Inter Milan, makin menguatkan pula rumor kepulangan Mario Balotelli ke Giuseppe Meazza. Namun, “Mancio” menilai Balotelli tengah bahagia bersama Liverpool.

Kabar reuni keduanya sudah terangkat sejak Mancini masih menjadi kandidat pengganti Walter Mazzarri. Mancini dan Balotelli memang memiliki hubungan yang cukup baik bekerjasama di Inter dan Manchester City.

Belum lagi, Balotelli dikabarkan masuk daftar jual pemain The Reds di jendela transfer musim dingin nanti. Itu tak lain, karena penampilannya yang melempem sejak dibeli dari AC Milan. .

Meski begitu, Mancini menilai Balotelli tengah dalam kondisi cukup bahagia bersama skuad Brendan Rodgers. Maka, Mancini lebih mendorong Balotelli memanfaatkan kesempatan yang ada, ketimbang harus kembali ke Inter.

“Mario bahagia di Liverpool. Dia mempunyai kesempatan luar biasa dan cukup beruntung bisa kembali ke salah satu klub terbesar Inggris. Dia harus memaksimalkan kesempatan tersebut,” ujar Mancini, seperti dilansir Mirror.

Pemecatan Walter Mazzarri, menyebabkan beberapa pemain Inter tidak bisa menutupi kesedihannya. Kabar ini diungkapkan laman olahraga Italia, Gazzeta dello Sports.

Gazzeta mengungkapkan, para pemain menangis saat Mazzarri memberitahukan bahwa dia telah dipecat. Pemain seperti Jonathan, Yuto Nagatomo, Hernanes dan Juan Jesus langsung menangis saat mendengar kabar buruk itu.

Sementara itu, bek anyar Inter yang juga mantan kapten Manchester United, Nemanja Vidic, jadi pemain pertama yang bangun dari duduk untuk memeluk Mazzari. Suasana haru pun menyelimuti kamar ganti Inter.

Usai memecat Mazzari, Inter Milan resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih. Ini merupakan periode kedua pria yang akrab disapa Mancio itu bersama Nerazzurri.

Komentar