Manchester United Kembali “Cuci Gudang”

Penulis: Darmansyah

Selasa, 3 Februari 2015 | 08:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United di bawah rejim Louis van Gaal kembali “cuci gudang” dengan menjual Darren Fletcher ke West Bromwich dan mengembalikan Wilfried Zaha ke Crystal Palace.

Kedua pemain itu dioper ke Bromwich dan Palace untuk memuluskan jalan bagi Mats Hummels, bek Borussia Dortmund, dan Radamel Falcao, striker pinjaman dari AS Monaco, untuk menjadi penghuni tetap di Old Trafford.

Darren Fletcher, selama dua bulan terakhir, memang sudah dirumorkan akan hengkang dari Old Trafford . Ia sempat dikaitkan dengan West Ham United, tapi gelandang bertahan itu memilih West Bromwich Albion sebagai domisli barunya.

Gelandang Manchester United itu mengikat kontrak dua setengah tahun–dengan klausul perpanjangan dua belas bulan bulan–bersama WBA.

Fletcher bergabung dengan WBA dengan status bebas transfer.

Musim ini ia bermain sebanyak dua belas kali, sebelas di liga dan sekali di di Piala FA. Fletcher menyumbang satu assist untuk Setan Merah.

Fletcher “lahir” dari Akademi Manchester United dan mulai bergabung ke tim senior empat belas tahun lalu.

Ia telah mencetak dua puluh gol, menyumbang dua puluh tujuh assists, dihukum kartu kuning dua puluh delapan kali, dihukum dua kali kartu kuning tiga kali, dan mendapat kartu merah sekali.

Sepanjang kariernya bersama klub yang bermarkas di Old Trafford itu, Fletcher telah memenangkan enam trofi mayor dan enam trofi minor. Ia merupakan bagian utama dari dominasi ManUtd di Liga Inggris pada setengah akhir dekade dua ribuan

Sementara itu Fletcher hengkang ke Bromwich, pemain sayap “Setan Merah” Wilfried Zaha hampir dipastikan akan kembali ke klub lamanya Crystal Palace.

Melalui akun pribadinya di Twitter, Zaha menuliskan kicauan yang menyatakan kebahagiannya.
Sebelumnya, Man United membeli Zaha dari Palace pada Januari 2013 dengan biaya trasnfer sebesar tiga juta poundsterling.

Zaha adalah pembelian terakhir Sir Alex sebelum ia menyatakan pensiun dari Old Trafford.

Pada Agustus lalu, Zaha kembali ke Palace dengan status pemain pinjaman dan membawa Palace menembus Liga Inggris.

Namun ketika ia kembali ke Old Trafford, Zaha tak mampu menunjukkan kemampuannya.

Ia hanya bermain sebanyak empat kali selama bergabung dengan Man United yang ditukangi David Moyes. Zaha akhirnya dipinjamkan ke Cardiff City.

Selain menarik pulang Zaha, Palace juga memboyong pemain dari klub divisi dua Norwegia Bryne FK, Andreas Breimyr.

Breimyr akan langsung dipinjamkan lagi ke Bryne hingga Juni 2015 nanti.

Menandatangani kontrak dengan klub besar adalah harapan para pesepak bola muda yang memiliki prestasi bersinar. Tak terkecuali bagi Wilfried Zaha yang kini berusia 22 tahun.

Zaha, selama di MU, tak segera mendapatkan ruang bersama tim utama. Zaha sepertinya bosan dengan perlakuan ManUtd sehingga memilih merapat ke klub lain.

“Saya punya banyak urusan dengan hidup saya sendiri di Manchester. Di sana sangat sepi. Itu bukan yang terbaik,” katanya seperti dikutip Daily Mail, Senin 02 Februari 2015.
“Jika Anda tidak bermain, Anda tidak bahagia.”

Akhirnya pada musim dingin ini, pemain yang bermain di posisi sayap itu pun meminta Manajer Manchester United Louis van Gaal melepaskannya kembali ke Palace secara permanen. Zaha tampaknya kesal dengan sikap klub yang menyia-siakan dirinya.

Van Gaal pun telah menyetujui permintaan pemain sayapnya untuk meninggalkan Old Trafford secara permanen. Di sisi lain, Palace juga telah menyetujui tanda tangan kontrak bersama Zaha.

“Sir Alex jelas melihat sesuatu dalam diri saya dan itu sebabnya ia membawa saya ke United. Namun saya tidak pernah dilatih olehnya. Saya tanda tangan, dan pada saat saya kembali dari pinjaman Palace, ia telah keluar. Itu aneh,” kata pemain kelahiran Pantai Gading tersebut.

Zaha hanya merasakan empat kali bertanding bersama tim utama ManUtd dan mencetak satu gol dari kesempatan tersebut.

Komentar