Manchester United Datangkan Messi?

Penulis: Darmansyah

Minggu, 11 Januari 2015 | 08:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Tidak disebut sebagai klub yang ingin mendatangkan Lionel Messi, ternyata Manchester United memiliki opsi paling besar untuk mendapatkan pemain asal Argentina itu secara “financial fair play.”

Menurut pakar keuangan sepakbola dari Sheffield Hallam University, Rob Wilson, hanya Manchester United dan Real Madrid lah, klub yang paling mungkin menggaet Messi bila ia ingin pergi dari Nou Camp.

Analisa Wilson mengacu kepada sejumlah aspek, di antaranya klausul tebusan Messi, kemampuan pendanaan dan regulasi Financial Fair Play.

Secara finansial dan mempertimbangkan Financial Fair Play, ada dua klub yang mampu membeli penyerang Barcelona Lionel Messi, yaitu Manchester United dan Real Madrid.

MU menjadi satu-satunya tujuan realistis dan ideal, mengingat sejarah rivalitas antara Barcelona dan Madrid. Di samping itu Real Madrid sudah merilis penolakannya untuk mendatangkan Messi.

Dalam kontrak saat ini, Messi memiliki klausul buy-out dengan nilai sekitar seratus sembilan puluh enam juta poundsterling atau sekitar tiga koma tujuh puluh lima triliun rupiah.

Dengan begitu, jika Messi ingin pindah dan ada klub yang bersedia menebusnya, Barcelona harus melepas pemain terbaik mereka itu.

Menurut pakar keuangan sepak bola di Sheffield Hallam University, Rob Wilson, hanya Madrid dan MU yang memiliki penerimaan dan dana tunai untuk menebus klausul buy-out Messi.

Sebagai catatan, klub yang mengalami kerugian lebih dari dua puluh tiga koma lima juta poundsterling atau sekitar empat ratus lima puluh miliar rupiah selama tiga musim berturut-turut termasuk musim ini akan terkena sanksi Financial Fair Play dari UEFA.

Namun, menurut Wilson, untuk transfer Messi, klub akan kesulitan membeli Messi sesuai persyaratan FFP, mengingat besarnya gaji Messi.

“Mempertimbangkan gaji, sekalipun impas, sebuah klub tak bisa tak melanggar FFP,” ujar Wilson.
Klub selain MU dan Madrid bisa menghindari sanksi tersebut dengan mengubah sistem pembayaran, mencicil misalnya. Namun, menurut Wilson, Barcelona kemungkinan besar akan memilih sistem pelunasan langsung.

“Kecuali Messi betul-betul ingin pergi, kenapa Barcelona harus menerima itu perubahan sistem pembayaran?” ujar Wilson.

“Mengubah sistem pembayaran akan memudahkan Chelsea, Manchester City, Paris Saint-Germain, dan Bayern Muenchen mendapatkan Messi. Namun, Manchester United meminta pembayaran dilunai secara langsung ketika menjual Cristiano Ronaldo(ke Real Madrid dan saya menduga kuat hal ini akan berlaku untuk Messi,” lanjut Wilson.

Diketahui Messi memiliki klausul tebusan seratus sembilan puluh enam juta pound , atau sekitar tiga koma tujuh puluh lima triliun rupiah. Nilai sangat besar tentunya, sehingga cuma klub-klub kaya raya yang bakalan berani mencoba menggaetnya. Tetapi, uang berlimpah saja belum cukup.

Sesuai regulasi Financial Fair Play, klub harus punya neraca keuangan bagus jika ingin melakukan aktivitas transfer. Seandainya terbukti pengeluaran untuk belanja, gaji pemain dan biaya operasional lainnya lebih besar ketimbang pemasukan, mereka akan dijatuhi sanksi berat oleh UEFA.

Dari beberapa klub ‘tajir’ yang ada, hanya MU dan Real Madrid yang memenuhi syarat itu. “Berdasarkan pendapatan dan ketersediaan dana, saya pikir cuma MU dan Madrid yang mampu membeli Messi,” kata Wilson sebagaimana dikutip Daily Mail.

Lebih lanjut, Wilson mengaku tak yakin Messi bakalan meninggalkan Barcelona dalam waktu dekat ini. “Meski Messi memang sangat ingin pergi, apa alasan yang membuat Barcelona harus, atau mau melepasnya.”

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti ikut menanggapi isu bintang Barcelona, Lionel Messi. Ancelotti mengakui, selalu ada ruang bagi Messi di setiap tim, termasuk Los Blancos.

Masa depan Messi di Barcelona, saat ini memang menjadi pembicaraan hangat di media. Beberapa klub, tak terkecuali Madrid, dikaitkan dengan bintang asal Argentina itu.

Sebelumnya, kiper sekaligus kapten Madrid, Iker Casillas, mengaku timnya tak butuh sosok Messi. Skuad Los Blancos yang ada saat ini, kata dia, sudah luar biasa.

Namun, anggapan berbeda disampaikan oleh Ancelotti. “Sangat sulit untuk mendiskusikan Messi. Setiap tim punya ruang untuk Messi,” tutur Ancelotti seperti dikutip Football Espana.

Sementara itu, harapan fans Madrid untuk melihat pemain baru di bursa transfer Januari ini tampaknya tak akan terwujud. Ancelotti menarik ucapannya terkait rencana pembelian pemain.

Komentar