Manchester United Dibeli Pangeran Saudi?

Penulis: Darmansyah

Selasa, 16 Oktober 2018 | 08:41 WIB

Dibaca: 1 kali

Manchester United akan dibeli Pangeran Arab Saudi?

Ya, itulah yang diberitakan “mirror” tentang ketertarikan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salma terhadap klub yang bermarkas di Old Trafford itu.

Ia diklaim sangat tertarik membeli klub kaya Liga Primer Inggris, Manchester United.

Para fan kini disebut-sebut mengarahkan tuntutan mereka kepada pemilik klub, keluarga Glazers, selain kepada manajer tim, Jose Mourinho.

Para pendukung Setan Merah mendesak pemilik klub agar segera melakukan perombakan manajemen atau melepas kepemilikan Setan Merah.

The Sun  juga melansir, situasi itu dimanfaatkan Mohammad bin Salman untuk membeli Man United.

Media itu menyebut pangeran Arab Saudi itu yang memiliki kekayaan senilai delapan ratus lima puluh  miliar euro bakal menyiapkan dana besar untuk membeli klub tersebut.

Pihak keluar Kerajaan Arab Saudi ini ingin mengikuti jejak tetangga mereka yakni Qatar dan Uni Emirat Arab yang lebih dulu berinvestasi di klub-klub sepak bola Eropa.

Mohammad bin Salman dikabarkan siap mengajukan penawaran untuk membeli saham mayoritas di Manchester

United. Di satu sisi, pihak Glazers diklaim tidak akan melepas Setan Merah dengan harga kurang dari tiga miliar euro.

Meski belum merambah ke sepak bola, Arab Saudi sudah menanamkan modal mereka di bisnis olahraga yakni di gelaran WWE dan Formula One

Bersama dengan Man United, mereka berambisi memperkuat merek mereka dalam bisnis olahraga secara keseluruhan.

Pertarungan politik dan keuangan di negara-negara Timur Tengah pun diprediksi bakal memasuki babak baru jika Arab Saudi ikut berinvestasi di sepak bola.

Kendati dikabarkan bersikeras tak akan menjual klub, Avram Glazer dilaporkan menghabiskan banyak waktu di Arab Saudi belakangan ini.

Sebelumnya, Man United juga sudah bekerja sama dengan Departemen Olahraga Arab Saudi untuk meningkatkan pembinaan di sepak bola dalam rangka mewujudkan visi 2030 Mohammad bin Salman.

Komentar