Mancehster City dalam Keadaan Panik

Penulis: Darmansyah

Minggu, 9 November 2014 | 08:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester City kembali dihampiri hasil buruk dalam laga pekan kesebelas Premier League, Minggu dinihari WIB, 09 November 2014, ketika mendapatkan hasil tidak memuaskan, bermain seri, dua gol berbanding dua, di Loftus Road, kandang Quens Park Ranger.

Hasil ini merupakan performa sangat tidak menyenangkan bagi Manchester Biru ini dalam memburu posisi Chelsea, yang beberapa jam sebelumnya mengalahkan Liverpool di laga tandanya di Anfield Stadium.
Meski merasa kecewa, The Citizens menolak untuk panik dalam menghadapi situasi ini.

Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, City cuma menang sekali ketika menjamu Manchester United di laga derby dan sisanya, mereka seri duai dan tiga kali kalah.

City kini tertinggal delapan poin dari Chelsea di klasemen Premier League. Mereka juga sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris dan dalam posisi terjepit di Liga Champions.

Di tengah situasi sulit seperti sekarang, City tak mau panik. Mereka yakin akan kembali ke jalur positif kalau menemukan lagi semangat juang mereka.

“Kepercayaan diri datang dari hasil-hasil bagus dan kemenangan atas United adalah kemenangan besar buat kami dan buat para suporter karena kami main bagus,” ujar Manuel Pellegrini kepada Sky Sports News.

“Itu menunjukkan kepada Anda bahwa sepakbola bukanlah permainan yang mudah dan Anda harus mempertanyakan diri Anda sendiri setiap tiga hari. Kami kecewa dan sedih karena situasinya bisa lebih baik. Tapi, kami percaya diri karena kualitas yang kami miliki di dalam skuat.”

“Kalau kami punya semangat juang dan melakukan hal-hal yang benar, maka tim mana pun akan sulit untuk mendapatkan poin dari City.Ketika Anda main jelek, Anda harus bertanggung jawab. Tapi, tak ada waktu untuk panik karena ini adalah musim yang panjang — kami belum tersingkir dari Liga Champions dan cuma berjarak delapan poin dari Chelsea.”

“Kalau mereka kalah, maka persaingan akan hidup lagi. Jadi, kami harus tetap fokus dan bermain seperti seharusnya,” kata Pellegrini.

Manchester City cuma memetik satu poin kala melawat ke markas Queens Park Rangers. Sang manajer, Manuel Pellegrini, menyebut timnya sedang kurang beruntung.

City harus dua kali tertinggal sebelum kemudian memaksakan hasil imbang di Loftus Road, Minggu dinihari WIB. Tentu hasil yang kurang optimal untuk The Citizens mengingat mereka tampil lebih dominan lebih banyak menciptakan peluang.

Unggul penguasaan bola, City melepaskan dua puluh tiga percobaan mencetak gol dengan enam di antaranya menemui sasaran. Sementara tuan rumah empat kali mengarahkan tendangan langsung ke gawang dari tujuh belas upaya.

Pellegrini menyayangkan terbuangnya sejumlah peluang, namun juga mengakui timnya sedang sedikit sial.

“Itu adalah laga yang bagus untuk para penggemar. Kami kembali sangat tidak beruntung,” kata Pellegrini kepada BBC.

“Kami punya tiga atau empat peluang bersih untuk mencetak gol dan gagal menyelesaikannya. Kemudian kami tertinggal kosong banding satu,” lanjutnya.

“Tapi tim ini menunjukkan bahwa kami adalah tim yang berjuang. Kami berada di momen yang tidak beruntung. Kami tidak tampil sangat baik, tapi kami punya cukup kesempatan untuk memenangi laga ini. Sama seperti saat melawan West Ham, di mana kiper mereka adalah pemain terbaik,” tambah manajer asal Chile ini

Pellegrini bertekad mengembalikan timnya ke jalur semestinya dengan memanfaatkan masa jeda internasional sampai 22 November nanti.

Manajer asal Chile itu ingin fokus mengembalikan City ke level terbaik setelah meraih hasil tak memuaskan akhir-akhir ini

“Saya tidak khawatir dengan laju Chelsea. Mereka memang sedang berada dalam momen yang sangat bagus,” kata Pellegrini kepada BBC.

“Kita akan lihat apakah mereka mampu melanjutkan itu sampai akhir tahun. Kami hanya berpikir soal tim kami dan kembali ke gaya permainan kami,” tandas pria 61 tahun ini.

Komentar