Madrid Tetap Berbahaya Bagi Simeone

Penulis: Darmansyah

Jumat, 23 Mei 2014 | 16:11 WIB

Dibaca: 0 kali

Diego Simeone tidak ingin terjebak dengan prediksi para pengamat bahwa Atletico berada di atas “angin” dalam final “derby madrid” di final Champions League, Minggu dinihari WIB, 25 Mei 2014, yang berlangsung di EStadio da Luz, Lisbon, Portugal.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menilai Real Madrid tetap berbahaya apa pun strategi yang mereka terapkan.

“Mereka bermain dengan tiga gelandang dan tiga pemain di depan dan belakangan, mereka bermain dengan sangat tajam dengan pola 4-4-2 yang membuahkan hasil bagus.”

“ Dengan kualitas pemain-pemain yang mereka miliki, mereka akan membahayakan Anda, apa pun sistem yang mereka mainkan. Madrid memiliki pemain-pemain top di skuad mereka. Mereka memiliki pemain-pemain besar,” ujar Simeone, seperti dilansir UEFA. com, Jumat, 23 Mei 2014.

Atletico akan tampil sebagai juara Primera Division 2013-2014, dengan rekor tak pernah kalah dari Madrid.

“Masuk final Liga Champions adalah buah usaha yang kami lakukan selama hampir tiga tahun. Kalau tak salah, kami bermain dengan baik di Liga Europa dan tahun lalu menjuarai Liga Europa,” ujar Simeone.

“Dibanding tahun lalu kami masih memiliki sikap rendah hati yang sama, etos tim yang sama. Mulai dari penyerang sampai kiper, tim ini menyadari bagaimana kami harus bermain untuk mencapai target” Kami hanya berharap tidak menunjukkan kelemahan itu kepada mereka,” tambahnya.

Selain itu Diego Simeone, mengaku sudah memiliki strategi untuk mengantisipasi kemungkinan Diego Costa absen di final Liga Champions.

Saat ini Diego Costa masih menjalani pemulihan cedera pada otot paha, yang dialaminya pada laga Primera Division melawan Barcelona, di Camp Nou, Sabtu pekan lalu

Ia diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan selama 15 hari.

Menurut pemberitaan di Spanyol, Costa berusaha pulih lebih cepat supaya bisa tampil di final Liga Champions. Namun, sejauh ini, Simeone masih tak bisa memastikan apakah Costa akan berada dalam kondisi siap tampil untuk melawan Madrid.

“Saya punya gagasan soal apa yang harus saya lakukan jika Diego Costa absen. Pemain yang paling mirip dengannya dalam hal kecepatan adalah Adrian. Namun, dalam hal agresi, pemain yang paling mirip dengannya adalah Raul Garcia,” ujar Simeone.

“Kami bisa bermain dengan empat gelandang dan hanya memainkan David Villa di lini depan. Kita akan lihat nanti. Diego Costa adalah pemain berbeda. Kita akan lihat bagaimana kemajuannya. Saya yakin, satu-satunya hal yang ada di kepalanya adalah bermain di final, sekalipun pertandingan seperti ini menuntut Anda untuk berada dalam kondisi 90 atau 100 persen. Laga ini tak memungkinkan Anda bermain dalam kondisi 60 persen,” lanjutnya.

Selain itu, Simeone menjelaskan, Atletico juga menyiapkan diri untuk menciptakan sebanyak mungkin peluang menang, termasuk meningkatkan kemampuan memanfaatkan situasi bola mati.

“Tak ada tim normal yang tidak membutuhkan kerja keras untuk mengasah kemampuan mencetak gol dalam permainan terbuka dalam latihan. Dan, jika mengasah kemampuan menghadapi situasi bola mati dengan baik, Anda memiliki peluang lebih baik.”

“Situasi bola mati bukan satu-satunya cara untuk mencetak gol. Namun, jika Anda melatih kemampuan itu dengan serius, ini bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan solusi,” tuturnya.

Sinyal bagus diterima Atletico Madrid jelang laga final Liga Champions akhir pekan ini. Dua pemain andalannya, Diego Costa dan Arda Turan, kabarnya telah pulih dan sudah mengikuti latihan tim.

Costa dan Arda diberitakan telah ikut serta dalam latihan terakhir tim sebelum bertolak ke Lisbon, Portugal, tempat di mana final Liga Champions dilangsungkan. Pada sesi latihan yang dimulai pada pukul 18.00 waktu Madrid itu, AS melaporkan tak ada satupun pemain inti Atletico yang absen.

Keduanya sempat diragukan tampil akibat cedera saat tampil melawan Barcelona di partai penentuan Liga Spanyol. Costa menderita cedera hamstring, sementara Arda bermasalah di bagian pinggulnya.

Khusus untuk Costa, demi memenuhi hasrat tampil di final dan membantu timnya merengkuh trofi Liga Champions pertama, pemain berdarah Brasil itu sampai terbang ke Serbia untuk menjalani terapi khusus. Terapi yang disebut dengan terapi plasenta kuda itu dikenal ampuh memulihkan cedera, yang kini dibuktikan oleh Costa.

Kembalinya Costa dan Arda ke skuat jelas jadi dorongan masif bagi Atletico. Meski demikian, belum ada jaminan pasti keduanya bakal tampil sebagai starter ataupun bermain penuh selama 90 menit.

Atletico sendiri telah dijadwalkan berlatih di Estadio da Luz pada hari ini. Demikian dilansir AS.

sumber : marca, as dan sky sports spain

Komentar